
"on Miss Abbey Elizabeth Taylor, (atas nama Abbey Elizabeth Taylor)" Panggil seseorang itu.
"Iya dengan saya sendiri!" Abbey menunjuk tangan nya lalu mengikuti perintah karyawan itu dan masuk kedalam ruangan.
••
Indonesia.
(Bandung)
Perusahaan Zafano
"Permisi Dimana tuan gibran?"
Seseorang itu menatap Amira dari atas sampai bawah kaki, penampilan nya sederhana. Ia menyunggingkan senyuman nya.
"Lumayan. tapi ngapain dia cari tuan segala" gumam seseorang itu dengan menyilangkan kedua tangannya diatas dadanya.
"Hello mbak dengerin saya kan? tuan gibran nya ada engak?" tanya Amira sekali lagi. Baru saja pertama kalinya ia dibuat kesal oleh seseorang kini ditambah lagi.
"Maaf nyonya, direktur sedang keluar negeri ada urusan pekerjaan penting yang harus diselesaikan di perusahaan cabang yang ada di Inggris" Jawab sekretaris gibran namanya vira.
"Kalau boleh tahu nona siapa nya tuan gibran?" tanya Vira.
__ADS_1
"Aku temannya. saya permisi" Ucap Amira berlalu pergi dari hadapan sekretaris itu.
Amira mengacak - acak rambut nya prustasi. "Aduh mending gue tadi ngak kesini. jadinya ngak ketemu tuh cowok genit tadi." gerutu Amira mencari keberadaan taksi diujung jalan ia pijaki.
seketika taksi itu berhenti dan membuka jendela kacanya. Amira begitu kaget siapa sopir taksinya.
"Hai nona, kita ketemu lagi ya."
"Kamu! ngapain kamu jadi sopir taksi?" seru Amira.
"Biar bisa ketemu nona. nona mau naik taksi kan, masuk aja gratis kok." Ucapnya dengan suara menggoda.
Amira merasa merinding dan bergidikkan bahunya, "engak jadi deh! mending gue jalan kaki pulang mau jauh ataupun dekat asal gak sama cowok kegatelan itu. ihhh amit - amit dah." Gerutu Amira berjalan dengan langkah cepat menjauh dari taksi.
Ia mengejar Amira dengan mobilnya sehingga mobil itu mengikuti langkah Amira dengan perlahan tepat disampingnya.
"Hey nona tunggu!"
"Apaan sih jangan ikutin aku! sana jauh - jauh!" teriak Amira berlari kencang menjauh dari Luffy.
"Ah sialan. aku harus mendapatkan nya, tapi bagaimana caranya ya?" gumam Luffy dalam hati.
••
__ADS_1
Setelah Abbey selesai diinterview telah dinyatakan ia lulus dan bisa bekerja di perusahaan itu. Tetapi ia akan dipindahkan ke perusahaan yang ada di Indonesia untuk ia dipekerjakan selama sebulan dan kembali lagi ke perusahaan 'Gibaale' dan kini tinggal menunggu persetujuan dari diri nya sendiri. Karena ia diberikan waktu selama 1 hari untuk menyetujui pekerjaan itu atau tidak nya.
Sesampainya dirumah.
"Gibeyyyyy mom pulang!!!!" teriak Clarissa dari atas balkon kamarnya dan berlari menemui gibey didalam kamar nya.
"gi--- ya dia tidur." Clarissa menatap gibey sudah tertidur dengan begitu pulas.
"Dia sama persis seperti dadnya tertidur, kak andai kau tahu sekarang putramu tumbuh begitu besar dan bertambah tampan mirip seperti wajah mu." Gumam Clarissa dalam hati.
Ting tong
Tanpa ia sadari. Suara bell rumah berbunyi terus dari luar.
"Astaga aku lupa Abbey sudah pulang!" seru Clarissa dengan cepat ia menutup mulutnya karena mengeluarkan suara begitu keras. Tetapi untung saja gibey tidak terbangun dari tidurnya.
ceklek, pintu pun dibukanya.
"Clar kenapa buka pintunya lama amat sih? ngapain aja semedi? terus gibey mana? dia cari mom nya ngak?" Beberapa pertanyaan terlontar dari mulut Abbey membuat Clarissa binggung mau menjawab yang mana terlebih dahulu.
"Huh (menghela nafas) aku terlalu banyak tanya ya?" Abbey mengaruk kepalanya menyadari bahwa dirinya banyak tanya.
"tuh gibey didalam kamar sedang tidur, terus gimana dengan lamaran pekerjaan mu diterima?" tanya Clarissa.
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote setelah membaca makasih ❤️