Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 82


__ADS_3

Gibran baru saja sampai disekolah, saat ia akan melangkahkan kakinya menuju ketangga - tangga darurat. Sempat Amira mencengatnya dengan merentangkan kedua tangannya.


"Stop gib, kamu mau kemana? kenapa terburu - buru?"


"Lo ngak perlu tahu gue mau kemana dan sekarang biarkan gue pergi..." Ucap gibran dengan begitu dingin.


Tetapi tetap saja Amira mencengah nya untuk pergi, ia menarik lengan gibran membuat nya kembali menghentikan langkahnya.


"Mau apa lagi sih? lepaskan tangan gue!"


"Kalau kamu mau aku lepaskan? bilang ke aku dulu, kamu mau kemana?" Ucap Amira memaksa.


Gibran menghela nafas nya dengan berat, dan ia berpikir sejenak. "baiklah... gue mau keruang kepala sekolah... puas" Ucap gibran berlalu pergi mempercepat langkahnya.


Amira membiarkan nya, "Mau ngapain gibran keruang kepala sekolah?" Gumam Amira dan berusaha mengikuti langkah Gibran secara diam - diam tanpa diketahui oleh nya.


••••••


Jakarta


🌞🌞🌞


Abbey telah sampai disekolahnya, ini hari kedua disekolah barunya. Ia bertemu dengan kedua teman baru nya itu dan mereka begitu sangat perhatian terhadap Abbey termasuk selalu membela Abbey dalam segala omongan para siswa - siswi yang melecehkan termahal membuly karena penampilan nya yang begitu culun.

__ADS_1


*Dikantin


"Eh, temen - temen... kalian tahu ngak, siculun itu tadi dianterin naik mobil sama om - om... jangan - jangan om - om yang tadi itu simpanan nya lagi" Ucap seorang siswa kepada beberapa temannya dengan mata nya sedikit melirik kearah Abbey yang mendengar nya dari samping tempat duduk yang ada dikantin.


Abbey berusaha untuk tetap tenang dan tiba - tiba saja.


Brak!


Suara gebrakan meja itu membuat Abbey yang duduk disampingnya kaget dan orang - orang disekitarnya pun juga menoleh kearah nya. Ia itu salah satu teman barunya Lisa. Ia berdiri dan berjalan kearah siswi yang mengosipi temannya itu dengan penuh emosi.


"Eh kalian! jangan suka mengosipi orang lain yang tak tahu pasti!" Amarah Lisa dengan mengepalkan tangannya.


Abbey menyusul Lisa dan menggenggam tangan nya dan menarik Lisa kembali ke kelas.


Lisa menepis tangan Abbey, "Ngak Abbey, gue ngak suka kalau Lo dibilang wanita simpanan sama dia!" Tunjuk Lisa kepada megy, siswi itu yang suka mengosipi Abbey dengan tidak suka.


Megy berdiri dan membalas tatapan amarah Lisa, "Emang iya, kenapa?" Megy siswa itu balik melototkan matanya kearah Lisa.


"Ish..." Geram Lisa ia menjambak rambut megy membuat nya membalas nya. mereka beradu jotos membuat para siswa disana hanya melihat kejadian itu.


"Stop Lisa! sudah Lisa!" teriak Abbey, tetapi Lisa tetap saja tidak mendengarkan nya.


"Lea kamu cepat panggil guru!" perintah Abbey kepada Lea yang sedari tadi berdiri disampingnya.

__ADS_1


"I..ya" ucap Lea.


Ia berlari mencari salah satu guru yang sudah datang ke sekolah, karena ini masih pagi. Biasanya yang terlebih dahulu datang jika waktu pagi guru BK, jadi ia memutuskan menuju ruang BK mencari Bu Baiq guru BK paling tegas dalam menaati segala aturan sekolah.


•••••••


*Diruang BK


"Kalian kenapa ribut - ribut tadi dikantin? apa kalian tidak malu dilihat sama siswa lain? hah!" Amarah Bu Baiq guru BK.


Lisa menundukkan kepalanya merasa bersalah, "maaf bu, dia yang duluan Bu" tunjuk Lisa kearah megy.







Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️

__ADS_1


__ADS_2