Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
part 33


__ADS_3

Bugh...


Gibran beberapa kali dipukul oleh varrel, ia begitu membenci gibran. Andai saja dulu dia tahu bahwa Abe adalah adiknya dan gibran adalah seseorang yang dijodohkan itu. Ia tidak akan pernah memberikan Abe menikah dengan gibran. Ia tidak ingin Abe begitu menderita karenanya, karena sebagai kakak akan selalu menjaga adeknya agar tidak disakiti oleh siapapun termasuk gibran suaminya.


"Lo apa - apaan sih langsung tonjok aja?!" tanya gibran yang tidak tahu apa - apa.


"kenapa Lo sakitin Abe?! kenapa Lo tidak punya perasaan jadi suami, hah?!!" ucapnya dengan 1x lagi pukulan keras mengenai wajah nya lagi.


"CUKUP," ucap gibran tanpa membalas pukulan dari varrel.


"Lo mau tau kenapa gue marah sama Lo?! Abe itu adek gue saudara sekandung gue!! dia itu adek gue, yang gue selalu rindukan selama ini!! tapi kenapa Lo sakiti dia, hah?!!" teriak varrel penuh dengan emosi.


Gibran begitu syok bahwa Abe adalah adik dari varrel.


"gue... gue..." ucapnya terbata - bata.


Varrel yang mendengar jawaban gibran terbata - bata hanya menyunggingkan bibirnya, "itu saja Lo ngak bisa jawab! gue tidak mau lagi punya sahabat kayak Lo yang munafik!!" ucap varrel berlalu pergi.


"argggghhh!!" teriak gibran dengan memukul wajahnya sendiri.


"kenapa aku begini tuhan?!!! kenapa aku begitu membenci diriku sendiri?!!!" teriak gibran.


Ini adalah dimana Abe pulang dari rumah sakit,


mereka masih dalam perjalanan menuju kediaman tuan Bima.

__ADS_1


Saat itu Abe hanya terdiam dalam mobil tanpa berkata apa-apa hanya memandang kearah jalanan. Saat itu baru ia menyadari mobil yang dinaiki nya sebelum nya ia sudah melewati jalanan menuju kediaman tuan Zafano.


"loh, yah ini kita mau kemana? perasaan rumah gibran ngak mengarah ke jalan ini deh"


mama Ratna hanya tersenyum dan mengelus - elus rambut Abe dengan lembut, "kita akan pergi ke suatu tempat?"


"suatu tempat? maksud nya?" tanya abe heran.


"ada deh itu masih rahasia," ucap tuan Bima.



Sesampainya mereka dikediaman tuan Bima, Abe turun dari dalam mobil ia begitu terpesona dengan rumah yang begitu mewah itu tak kalah mewah dari kediaman tuan Zafano.


"ayo kita masuk," ucap tuan Bima.


"itu barang - barang nya tolong dibawa masuk ya pak, " ucap mama Ratna kepada pelayan nya.


"ma, yah, ini rumah siapa sih?" tanya Abe binggung.


"ayo kita masuk, entar kamu tahu sendiri..." ucap mama Ratna.


Diruang keluarga sudah ada bibi Emily, tuan Zafano, nyonya adelia, Momo (adek abe), dan varrel.


"loh semuanya kok ada disini?" tanya Abe semakin penasaran.

__ADS_1


"kami Disini menyambut kedatangan mu Abe dan ini sekarang adalah rumahmu..." jawab bibi Emily.


Abe hanya mengaruk kepalanya yang tidak gatal, "hah, rumahku? maksudnya aku tidak mengerti?" jawab Abe bingung dan menatap kedua orang tuanya secara bergantian.


"ya, sayang ini adalah rumahmu..." ucap tuan Zafano.


"tapi, dari mana ayah dapat uang untuk membeli rumah semewah ini?" tanya Abe lagi.


"itu masih rahasia, nanti jika dihari ulang tahun mu kamu akan tahu..." jawab mama Ratna.


Momo yang baru saja bangun dari tidur nya melihat kakaknya sudah berada dirumahnya. segera berlari kearahnya.


"kakak, Momo kangen tahu" ucap Momo berlari kearahnya dan memeluk nya.


"kakak, Momo kesepian semenjak kakak tidak ada disini..." ucap Momo sedih.


"pasti karena ingin jaili kakak lagi kan?" tebak Abe.


Momo yang mendengarkan perkataan kakaknya malah dibikin kesal olehnya.


"kakak ini bagaimana sih? adeknya padahal sedang merindukan nya, malah dibikin kesal... menyebalkan " ucapnya dengan kesal.


Semua orang disana hanya tertawa melihat kelakuan kedua saudara itu.


Jangan lupa like setelah membaca 🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2