
Abe yang sudah dirumah sakit menunggu dokter keluar mengecek kondisi korban hanya berdiri mondar - mandir begitu khawatir dengan korban.
Kedua orang tua dari Korban tiba - tiba saja datang, ia begitu terkejut mendengar kabar dari pihak rumah sakit.
"Apakah adek telah menolong anak saya?" tanya seseorang itu.
Abe ragu untuk mengatakan sebenarnya, "i- iya, saya tadi tidak sengaja menolong nya saat kecelakaan diperempatan jalan" jawab Abe berbohong.
"lalu apakah dokter sudah berbicara sesuatu?" tanya seseorang itu.
"belum, dokter masih memeriksa" jawab Abe.
ibu marwa menatap suaminya, "bagaimana ini mas? aku tidak mau sampai kehilangan Alden," ucap seseorang itu menangis dipelukan suaminya.
"Sabar saja ma, kita berdoa saja agar Alden bisa sembuh," ucap pak Hendra menenangkan istri nya.
Dalam 30 menit dokter telah keluar dari ruangan tempat Arlan berada.
"apakah disini ada keluarga dengan korban?" tanya pak dokter.
pak Hendra dan Bu marwa berdiri dari duduknya, " saya dok," ucap pak Hendra.
Abe hanya berdiri disamping ambang pintu.
"apakah kita bisa berbicara di ruangan saya sebentar?" tanya pak dokter.
"bisa dok," jawab pak Hendra.
__ADS_1
"baiklah, mari ikut saya" ucap pak dokter berjalan menuju ruangan nya.
"bapak kesana sebentar ya Bu," ucap pak Hendra.
Bu Mirna hanya menganggukkan kepalanya.
BAR...
didalam bar gibran berkali - kali meminum - minuman yang membuat nya semakin mabuk. Ia terduduk disana bersama satu wanita yang menggodanya.
wanita itu mendekati nya dan mengelus - elus wajah mulus gibran "kamu begitu sangat tampan, aku ingin sekali memilikimu" ucapnya.
Gibran menepis tangan wanita itu dan mendorong nya, "lepaskan tangan kotor lo itu!" teriaknya.
Ia bangun dari tempat duduknya dan wanita itu kaget dengan perlakuan gibran yang begitu sangat kasar dengan seorang wanita.
wanita itu menyunggingkan bibirnya, "oh hanya itu kemampuan kamu... oke" ucap wanita itu.
"Abe kenapa kamu disini?" tanya nya dengan tubuh sudah Ling Lung.
wanita itu saja baru menyadari bahwa gibran mengira ia adalah Abe, istrinya. Tetapi wanita itu tersenyum kepada nya matanya tertuju kepada bibir mungil gibran yang bikin semua orang yang tertarik dengan nya ingin mencium nya.
Dalam hitungan detik wanita itu mencium bibir mungil gibran dan ********** sampai habis.
Gibran merasakan ciuman itu begitu nikmat sampai ia membalas ciuman bergairah itu.
"Abe aku mencintaimu," ucapnya.
__ADS_1
Gibran berkali - kali mengatakan itu sampai ia tidak sadar bahwa wanita itu adalah orang lain bukannya Abe istrinya. Ia membuat wanita itu kewalahan dan sampai beberapa kali memberikan kiss Mark di leher jenjang wanita itu.
Dikediaman tuan Zafano
Beberapa orang berada disana sedang membicarakan sesuatu, entah apa yang dibicarakan.
"bagaimana dengan perusahaan hari ini?" tanya tuan Zafano kepada sekretaris nya yang tiba - Tiba datang.
Pak sekretaris ragu untuk mengatakan tentang perusahaan nya, "sebenarnya semenjak berita tentang pertunangan gibran dengan kekasih nya itu banyak yang menginginkan memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan anda," ucap pak sekretaris menundukkan kepalanya.
"apa?" ucap tuan Zafano sedih.
tuan Zafano hanya memijat pelipisnya, "benar dugaan saya, pasti ini akan terjadi" ucap tuan Zafano prustasi.
"apakah tidak ada cara untuk menutupi itu semua?" tanya tuan Zafano.
"sebenarnya ada tuan," ucap pak sekretaris.
"apa itu? cepat katakan?" tanya tuan Zafano.
"tapi jika kata - kata saya ini lancang, saya mohon maaf..."
"apa yang ingin anda katakan? cepat katakan saya tidak mengerti maksud anda?" tanya tuan Zafano mengerutkan keningnya.
"anda alihkan saja perusahaan itu ke tangan Ryan anak dari mendiang Zafano harission, kakak tuan" jawab pak sekretaris masih menundukkan kepalanya.
tuan Zafano hanya mencerna perkataan pak sekretaris.
__ADS_1
"baiklah, saya akan melakukan nya... mungkin ini jalan terbaik" ucap tuan Zafano.
Jangan lupa like setelah membaca 🙏❤️