Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 18


__ADS_3

"permisi," ucap kepala pelayan.


"nona muda dengan tuan muda, sebentar lagi ritual pribadi khusus pengantin baru akan segera dimulai," ucap kepala pelayan.


"baiklah," ucap gibran.


Gibran terlebih dahulu masuk kedalam kamar mandi yang ada dikamarnya. Abe tidak mengerti yang dimaksud oleh bi endah begitu binggung.


"ma, kalau boleh Abe tahu... ritual pribadi itu apa sih?" tanya Abe malu - malu.


nyonya Adelia dan tuan Zafano saling memandang sebentar, hanya senyum dengan malu - malu.


"kamu ikuti saja dulu suamimu, nanti kamu akan tahu" ucap nenek Ayse dengan mengulumkan senyumannya.


"baiklah, kalau begitu Abe keatas dulu ya"


bi endah dan beberapa pelayan dibelakangnya hanya berjalan mengikuti nya dan ikut masuk kedalam kamar Abe. Ia membukakan Abe pintu, "silahkan," ucap kepala pelayan.


Ia melihat Gibran sudah berada di dalam bakhtup yang telah berisi air. Abe membulatkan matanya dan menelan ludahnya dalam - dalam. Begitu saja saat ia ingin keluar dari kamar mandi tiba - tiba ia ditutupi pintu oleh bi endah tanpa memberikan nya keluar dari dalam kamar mandi sampai ritual nya selesai.


"cepat buka pakaian mu," ucap gibran dengan tenang.


"whatt? buka pakaian" ucapnya dengan menutupi matanya.


"ya, cepetan..." ucap gibran.


Abe menghela nafasnya sebentar, "tapi tutup matamu, jangan gintip... awas saja aku ngak akan mengampuni mu" ucap Abe dengan melototkan matanya.


"buka saja aku tidak akan melihat nya kok," ucap Gibran dengan jail.

__ADS_1


Abe membulatkan matanya, "cepetan tutup matanya! kalau ngak aku tonjok muka mu!!" teriaknya.


"ya, udah... galak banget," ucap gibran dengan menutup mata nya rapat - rapat.


Setelah yakin gibran menutup matanya, Abe mulai membuka semua pakaian nya hanya meninggalkan ****** ******** dan masuk ke dalam bahtup. Setelah Abe benar - benar masuk kedalam bahtup, Gibran membuka matanya dan ia mendekati Abe yang membelakanginya dengan memeluknya.


"jangan dekat - dekat!" teriak Abe.


Ia mulai menggoda Abe, berbisik ditelinga nya.


" apakah bisa kita mulai," bisik gibran.


Abe merasakan sensasi pada tubuhnya begitu membuat bulu kuduk nya berdiri.


Ia menjauhkan tubuhnya dari gibran, "lepasin gibran," ucap Abe meronta - ronta.


tetapi Gibran masih saja melingkarkan tangannya dari pinggang abe, ia menenggelamkan wajahnya dari tengkuk leher jenjang abe dan mencium bau wangi dari tubuhnya.


Saat Abe membalikkan badannya menghadap padanya tiba - tiba saja kedua mata mereka saling bertemu sangat dekat. Mereka terdiam sejenak, "ada apa ini kenapa jantungku berdetak sangat kencang," batin Abe.


tiba - tiba saja saat Gibran menatap mata Abe ia begitu tidak bisa menahan hasrat nya. Ia memalingkan wajahnya dan keluar dari bahtup.


"aaaaaaaa!" teriak Abe dengan menutup wajahnya.


Ia mengira Gibran tidak menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya padahal gibran menggunakan boker hitam pendek.


"awas jangan sampai buka mata Lo, gue telanjang nih" canda gibran diselingin tawa.


"jadi kamu telanjang?" ucap nya dengan matanya masih keadaan tertutup.

__ADS_1


"dasar kamu gibran, cepetan ambil handukmu dan keluar!!" teriak Abe.


"kamu beneran kita ngak mau melakukan sesuatu yang dilakukan suami istri," goda Gibran.


"aku tidak akan melakukan nya dengan mu! cepetan keluar!!!" teriak Abe dengan mata tertutup.


Malam harinya, ibu Merina menelpon seseorang tentang rencana nya yang akan ia lakukan.


"halo?" ucap seseorang dari balik ponsel.


"jadi apa rencana yang akan kita mulai?" ucapnya.


"tenang saja aku akan membantumu untuk menyusun rencana nya, besok pagi kita bicarakan dikafe tempat biasa kita sering kunjungi" ucap seseorang itu.


"baiklah," ucapnya mematikan ponsel nya begitu saja.


Ia mengambil foto suaminya yang terpajang di meja riasnya. Ia menatap nya dan mengusap - usapnya.


"mas, aku pasti akan melakukan sesuatu agar perusahaan mu teralih ke tangan Ryan anak kita... dia yang lebih pantas menjadi generasi penerus pewaris tunggal" ucapnya dengan mengeluarkan air matanya.






__ADS_1


Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️


__ADS_2