Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
part 38


__ADS_3

Didalam perjalanan gibran entah tiba - tiba saja dicegat oleh beberapa komplotan preman yang bertubuh begitu besar - besar dan perawakan umuran 40 tahunan. Ia terhenti disana dan dengan tidak sadar orang - orang itu menarik nya masuk dan mendekap mulutnya menggunakan kain yang telah diberikan bius.


Mereka membawa gibran kesuatu tempat yang begitu jauh dari kerajinan, dimana tempat orang - orang tidak bisa menemukan nya. Tepatnya dihutan yang paling begitu jauh membutuhkan 3 jam untuk sampai sana.


Saat Berjam - jam telah sampai sana, gibran siuman. Ia sudah terikat disebut dahan pohon, ia sendirian Disana.


gibran berusaha melepaskan ikatan tali itu tapi sia - sia, "siapa saja yang ada disini tolong saya!!!" teriaknya.


Tetapi tidak ada sahutan satupun, juga. Karena itu hutan tepatnya paling tengah.


plok, plok, plok.


tiba - tiba Amira datang dengan menepuk tangannya dan gibran melihatnya sudah berada didepannya.


"apakah kamu yang melakukan ini?" tanya gibran dengan wajah yang sudah marah.


Amira memutar bola matanya malas, mendekati gibran.


"kalau emang iya bagaimana?" tanya balik Amira.

__ADS_1


"kenapa kamu melakukan ini semua hahh?!!!" amarah gibran.


"terserah dong aku mau lakukan apapun," ucap Amira dengan menyunggingkan senyum nya.


"Kamu benar - benar jahat!! kamu perempuan yang sangat kejam!!! kita lihat aja nanti kamu akan aku laporkan kepada polisi!" amarah gibran masih dengan berusaha melepaskan ikatan tali ditangannya itu.


"oh, laporkan polisi ya? kalau kamu ingin itu lihat dulu ini, anak buah cepat bawa dia kehadapan saya!" perintah nya dengan wajah yang begitu datar.


saat anak buah Amira membawa seseorang kehadapan gibran. Ia begitu terkejut dan membulatkan matanya melihat keberadaan Abe tepat dihadapan nya.


"lepaskan aku! lepaskan!" teriak Abe dengan meronta - ronta.


tetapi Abe menyadari keberadaan Gibran juga disana.


"kamu apakan Abe, Amira?!! cepat lepaskan Abe , Amira?!!!" amarah gibran dengan melototkan matanya.


"humm, kalau kamu ingin Abe lepas ada satu syaratnya.… tapi kalau kamu tidak ingin menuruti syarat ku, aku tidak segan - segan untuk membunuhnya " ucap Amira dengan menyunggingkan bibirnya.


gibran dan Abe membulatkan matanya, "apa - apaan kamu Amira?!!! aku peringatkan jangan pernah kamu menyentuh Abe sekalipun ataupun membunuh nya aku tidak akan pernah mengampuni mu dan aku akan membuat kamu menderita seumur hidup mu!!!!" amarah gibran.

__ADS_1


"baiklah, jadi kamu mau menerima persyaratan ku?" tanya Amira.


gibran menutup mata nya sebentar dan mengatur nafasnya dan membuka matanya kembali "baiklah, apa itu?" tanya gibran.


Amira berpikir "aku mau kamu menikahiku dan hidup bersama ku? bagaimana deal? kalau tidak, ya aku terpaksa akan membunuh Abe," ucap Amira dengan santai nya.


Abe dan gibran membulatkan matanya kaget, "persyaratan apaan itu?! aku ngak akan mau menikah dengan mu!! seumur hidupku tidak akan pernah menikahi mu sekalipun!" amarah gibran.


"baiklah, kalau begitu anak buahku cepat kalian lenyapkan wanita itu!" perintah nya.


"baik, bos " ucapnya dengan menarik tangan Abe pergi.


"aku tidak mau, tidak, gibran!! tolong aku gibran!!!" teriak Abe.


"gibran aku mohon kamu ikuti kata - Kata Amira!!! gibran aku mohon!!!" teriak Abe dari kejauhan.


gibran yang mendengar perkataan Abe hanya menghela nafas nya panjang, "baiklah demi Abe aku akan melakukan nya'' batin gibran.


"aku akan menikah dengan mu, tapi dengan satu syarat kamu harus melepaskannya dan jangan pernah sakiti dia lagi" ucap gibran dengan mulut yang sudah bergetar.

__ADS_1


Amira tersenyum dengan penuh kemenangan, "baiklah, kalau begitu aku akan menyuruh anak buahku untuk melepaskan nya" ucap Amira.


jangan lupa like setelah membaca 🙏❤️


__ADS_2