
...•••••••••••••...
"Ayah tahu itu,," Ucap ayah Bima dengan wajah lesunya.
"Terus,, apa rencana ayah, apakah ayah akan menerima rencana kakek..?" Abbey bertanya dengan tatapan muka mulai gelisah.
"Ayah akan menceritakan semuanya,, ayah akan mengatakan sejujurnya bahwa kamu sudah menikah.." Jawab ayah Bima.
Abbey hanya terdiam, dirinya hanya mengganggukan kepalanya. Ia lanjut mengerjakan tugas sekolah nya. Ia tidak perlu berpikir terlalu berat tentang itu, pastinya ayahnya bisa mengatasi semuanya.
Ayah Bima beralih mengusap rambut putrinya. "Kalau begitu ayah menemui kakekmu dulu,, kamu bersiap - siap lah sebentar lagi Al dengan orang tuanya akan datang..."
...••••••••••••••...
*Bandung
Gibran yang baru pulang dari rumah Amira langsung saja memilih pulang ketimbang menemui teman - temannya karena ia mengingat saran nenek ayse sebelum ia berangkat.
Tiba - tiba saat ia akan masuk kedalam rumahnya ia tidak sengaja berpapasan dengan seseorang gadis cantik dihadapan nya.
Gadis itu menatap nya dengan senyuman manis yang mengembang dan dengan cepat memeluk gibran.
__ADS_1
"Gibran,, kakak merindukan mu!" Ujarnya. Gibran yang merasa kaget mendapati saudari sekandung nya itu kakak perempuan nya begitu kaget. Telah bertahun - tahun lama nya berpisah dan menghilang tanpa kabar kini mereka dipertemukan kembali.
"Astaga kakak,, aku kira siapa?" Membalas pelukan nya.
"Bagaimana kabar mu kak? apakah kakak senang berada disana?" Tanya nya.
Kakaknya melepaskan pelukan nya, "Hey,,, pertanyaan apa itu? Mana mungkin kakak akan merasa senang disana tanpa dirimu.." Ujarnya.
Gibran hanya tertawa kecil, tanpa kakak nya sadari ia menatap penampilan adik sekandung nya kini berbeda lebih cool, ketimbang yang pernah ia lihat ditv. Karena semenjak gibran menikah dengan sosok Abbey tidak ada lagi kegaduhan tentang berita - beritanya lagi tersebar ataupun foto - foto berkencannya dengan gadis - gadis yang tidak benar diluaran sana terkecuali Amira cewek yang ia kenal lewat media sosial adik nya itu.
"Seperti nya adikku ini sekarang semakin tampan aja,, kemana aja selama ini kenapa jarang muncul ditv lagi? Oh ya istri mu mana? kakak dengar kamu sudah menikah,,"
Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan sang kakaknya membuat nya kesal.
"Kakak tidak menemuinya,, maka itu sebabnya kakak keluar.. dan rumah sebesar ini mengapa tidak ada pembantunya..?" Tanya kakak nya tidak habisnya menatap rumah yang kini ia pijaki itu telah berbeda agak lebih besar.
"Semua penghuninya pada pulang kampung mungkin,," Canda Gibran beralih menaiki tangga mencari kamar nenek ayse.
...•••••••••••••...
*Jakarta
__ADS_1
Kini jam menunjukkan pukul 20.00,, rumah mewah kakek Tama kedatangan tamu. Mereka disambut masuk dengan hormat dan disajikan makanan malam mereka, kini mereka sudah berada dimeja makan.
Ibu (Alden) menatap rumah itu, ia mencari keberadaan seseorang. "Ngomong - ngomong cucunya dimana?" Tanya ibu (Alden).
"Iya nih,, kami ngak sabar pengen lihat menantu kami..." Ujar pak Hendra keceplosan.
"Ih papa ini bagaimana sih,, bukan menantu tapi calon..." Ujar ibu (Alden) Menegaskan.
"Iya itu maksudnya..Bu" Pak Hendra mengulanginya.
"Oh itu dia cucuku..." Ucap kakek Tama memandangi cucunya Abbey menuruni tangga dengan pakaian yang begitu indah membuat para yang berada diruang makan memandang nya begitu terpesona termasuk Alden.
•
•
•
•
•
__ADS_1
Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️