Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 138


__ADS_3

"Hm... apa saat aku berada divila, apa kamu yang membawaku kesana?" tanya lea dengan begitu gugup sebenarnya ia ragu untuk menanyakan nya tetapi ia ingin mengetahui apa yang terjadi kepada nya. Karena ia takut apa yang ia pikirkan ternyata itu adalah Kenyataan.


"tidak bukan aku, aku cuma tidak sengaja mengikuti mu saat bersama seorang pria. dan ia membawamu kesana dalam keadaan pingsan." Ucap varrel dengan aura dingin nya.


"Pingsan? aku pingsan lalu darah tadi pagi itu jangan - jangan benar lagi" Gumam lea semakin ketakutan.


"Hah darah? darah apa?" Tanya Varrel mengerutkan keningnya.


"Tidak ada apa - apa, kalau begitu aku akan kembali kekamar." Ucap lea dengan wajah nya hampir akan menangis. Ia berlari keluar dari kamar varrel dengan terburu- buru.


varrel hanya terdiam semakin kebingungan dengan tingkah Lea. "Kenapa dengannya?"


"Ah ya, berarti dia tidak tau bahwa yang terjadi semalam. jika dia tidak tahu, semoga saja dia tidak hamil akibat perbuatanku." Gumam varrel dalam hatinya.


Dengan langkah cepat lea mengunci kamar nya dan menghempaskan tubuhnya di tempat tidur dengan posisi menelungkup.


Ia menangisi dirinya dugaan nya memang benar - benar itu adalah sebuah kenyataan. Ia tidak perawan lagi, ia tidak suci lagi.

__ADS_1


"Hiks... hikssss.... apa yang harus kulakukan sekarang? dan pria itu apa benar telah merenggut nya? ini tidak mungkin! hikssss..." Ia begitu menangisi dirinya sendiri.


"Ini ngak mungkin apa yang harus aku katakan pada mama dan papa? jika mereka tahu pasti mereka akan marah besar? hikssss..."


"Tapi tunggu dulu aku harus kembali lagi ke villa itu, aku harus mengambil cctv itu aku takut jika itu benar dan kedua orang tua ku tahu aku hamil pasti mereka akan mencari tahu.. ini ngak boleh dibiarkan.." Ucap lea menghapus air matanya dan mengambil tas selempang nya keluar dari kamar nya mencari alamat vila yang ia inapi tanpa sepengetahuan kedua orang tua nya.


...•••••...


Abbey dengan kedua temannya yang tak lain ialah Miranda dan Dika telah sampai disebuah restoran yang akan mereka datangi. Mereka tadinya sebelum menuju ke tempat tujuan pertemuan reonian, mereka mengunjungi sebuah toko bunga hanya sekedar mengantarkan Dika.


"Ayo Abbey kita masuk teman lainnya sudah menunggu didalam." Ucap Miranda mengandeng lengan kedua temannya sebelah kiri Abbey dan sebelah kanannya Dika.


"Tidak apa - apa kali, ayo kita masuk." Ucap Miranda membawa kedua temannya masuk kedalam.


Sedangkan dibelakang mereka ada seseorang yang mengikuti mereka dengan diam - diam.


"Hai semuanya," sapa Miranda kepada beberapa teman - temannya kini sudah berkumpul duduk dibangku melingkar itu.

__ADS_1


wajah mereka kini sudah sangat berubah lebih dewasa dan sangat begitu cantik dan tampan.


"Hey mir, Dika gimana kabar nya?" tanya Kelly teman dekatnya saat SMP selain itu teman SMP yang suka jaili Abbey.


"Kabar ku baik," Ucap Miranda dengan mengembangkan senyumnya.


"Oh ya itu dibelakang mu siapa? kenalin dong dia sangat begitu cantik." Ucap teguh sosok lelaki yang suka membuly Abbey juga dan mengejeknya.


Sedangkan Abbey yang sedari tadi hanya terdiam dibelakang Miranda hanya ketakutan menemui teman - teman alumninya itu.





__ADS_1



Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️🙏😘


__ADS_2