Pernikahan Pewaris Tunggal

Pernikahan Pewaris Tunggal
Part 165


__ADS_3

"Syukurlah kalau begitu.." Ucap mama Adelia yang mendapati putri nya. Tetapi keadaan nya kini tidak memungkinkan.


Varrel mendekati Lea dan membantunya untuk mengeluarkan semua isi dalam perutnya yang akan ia muntahkan.


"Muntahkan saja." Ucap varrel sembari mengurut tengkuk leher Lea.


"ini kamu olesi minyak kayu putih di tengkuk nya nanti bagian perutnya biar mama saja." Ucap mama Adelia mengambil minyak kayu putih didalam tasnya.


Setelah selesai Lea merasa mendingan, varrel menuntun Lea membaringkan tubuhnya keatas ranjang dan menyelimuti nya.


"Aku panggilkan dokter ya?" tanya varrel menatap kearah Lea wajah nya itu memucat.


"tidak perlu. ini cuma palingan masuk angin.." tolak Lea beralih tersenyum kearah varrel.


Drtttt.... drtt... tiba - tiba ponsel mama Adelia bergetar menampakkan nama seseorang disana yang tak lain suaminya. Ya memang katanya ia tidak bisa kerumah sakit karena ingin menemani putranya gibran yang sedang sedih karena istrinya melarikan diri dari rumah.


"Halo pa?"


"Mama sedang sama siapa disana...?" Ucap tuan Zafano ia sedang berada tak jauh dari keberadaan putranya.

__ADS_1


"sama varrel, memang ada apa pa? oh ya gimana Abbey sudah ditemukan.?" tanya mama Adelia sebenarnya ia begitu khawatir saat mengetahui Abbey melarikan diri dari rumah.


"(menghela nafas) belum ma, tapi bisakah mama pulang sebentar.. gibran seperti nya butuh kamu." Ucap tuan Zafano yang membuat mama Adelia semakin khawatir.


"memangnya ada apa dengan gibran? apa gibran baik - baik saja kan..?" tanya mama adelia wajah nya mulai memucat dan kini menatap kearah putrinya yang mendengar juga yang berada disampingnya.


"Gibran pingsan, dia butuh kamu.. dia sebelum pingsan tadi manggil nama kamu terus." Ucap tuan Zafano.


"Baiklah aku bakalan pulang." Ucapnya dengan menutup telponnya.


"Ma, ada apa dengan kakak? apa dia baik saja?" tanya Lea ia kita khawatir dengan keadaan kakaknya.


"tidak, kakakmu hanya sedang sedih.. varrel kamu jaga Lea sebentar ya. mama tinggal kerumah dulu." Ucap mama Adelia mengelus rambut varrel yang sedang duduk disamping putrinya yang tertidur. sedangkan mama Adelia berdiri disampingnya.


"Ya udah mama pulang dulu. ya nak.." Ucap mama adelia mengecup kening putrinya berlalu pergi dari kamar ruangan putrinya.


•••


Mobil berwarna hitam alpahard memasuki semua pekarangan rumah begitu besar. Disana mereka disambut hangat oleh beberapa pelayan, mereka sangat ramah.

__ADS_1


"Ayo Abbey kita masuk," Ucap Azka menarik lengan Abbey memasuki pintu rumahnya.


"Ini beneran rumahmu? terus kamu tinggal sama kedua orang tuamu," tebak Abbey mengamati semua isi didalam ruangan yang ia pijaki. begitu sangat besar bergaya klasik Eropa.


"Tidak, aku tinggal sendirian disini. kedua orang tuaku tinggal di Amerika bersama adekku namanya Tina." Ucap Azka membawa Abbey kesebuah ruangan yang tak lain kamar untuknya.


"Nah ini kamar mu sekarang, kalau perlu apa kamu bisa panggil beberapa pelayan.. lagian aku jarang berada dirumah." Ucap Azka.


"Ah jarang? maksud nya?"


"Aku sering bolak balik keamerika, soalnya mom and dad tidak setuju jika aku tinggal disini. mereka ingin aku punya istri dulu baru aku diperbolehkan tinggal disini." Ucap Azka.





__ADS_1



Jangan lupa like jempolnya dan dukung terus karya aku sekian terima kasih banyak ❤️🙏😘


__ADS_2