
[Ding]
[Selamat Host telah menjalankan misi pembersihan kebun]
[Selamat Host mendapatkan +2 stamina]
Pemberitahuan itu Seno dapatkan setelah dirinya menyelesaikan misi membersihkan lahan baru miliknya. Seno langsung saja mulai menanam cokelat dan pisang miliknya. Ketika Seno mulai menanam kedua tanaman itu, dirinya mendapatkan sebuah pemberitahuan dari sistem.
[Ding]
[Misi telah dibuat]
[Host jual seribu sisir pisang kesukaan monyet dan lima puluh ribu kemasan cokelat super cokelat]
[Waktu : 21 hari]
[Hadiah : +3000 benih pisang kesukaan monyet dan +3000 benih cokelat sangat cokelat]
[Hukuman : -1.000.000 poin tanam]
[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]
“Menjual seribu sisir pisang dan lima puluh ribu kemasan cokelat super cokelat? Itu adalah angka yang cukup tinggi. Meskipun ada banyak orang yang ingin membeli produkku ini, akan sulit bagiku menjual dengan target sebanyak itu.” Gumam Seno.
Meskipun banyak yang meminati kedua produknya, tidak mudah bagi Seno menjual sebanyak itu. Satu sisir pisang Seno buka dengan harga seratus lima puluh ribu tanpa ada batasan harga tertinggi. Ketika mencoba menjualnya ke pasar, satu sisir pisang memiliki harga tertinggi dua ratus tiga puluh ribu dan terendah dua ratus dua puluh ribu per sisir.
Sedangkan cokelat miliknya, ia buka dengan harga empat puluh lima perbungkus tanpa ia batasan harga tertinggi. Pada akhirnya harga tertingginya cokelat tersebut adalah delapan puluh ribu per bungkus dan terendah tujuh puluh lima ribu per bungkus.
Seno hanya berharap bahwa kedua produknya itu bisa terjual dengan laris ketika ia memasarkannya dalam jumlah besar nantinya. Langsung saja Seno melanjutkan menanami semua lahan di kebunnya dengan sayuran yang ia miliki.
Ketika selesai melakukannya, Seno mendengar sistem mengajaknya berbicara. Ada kemungkinan bahwa Sistem akan kembali memberinya misi yang cukup berat seperti kemarin. Mencari benih tanaman dari dimensi lain.
[Host, Sistem kembali menawarkan misi berat untuk Host]
[Apakah Host siap menerima misi kali ini?]
“Aku tebak konsekuensinya sama seperti misi kemarin bukan? Jika aku menerimanya lalu gagal, aku akan kehilangan sistem. Lalu jika aku tidak menerimanya maka aku tidak akan pernah bisa menaika level kebunku.”
__ADS_1
“Tidak hanya itu saja, harga benih dan masa tanam dari semua sayuran akan naik lima kali lipat sementara poin tanam yang host dapatkan masih sama. Apakah konsekuensi yang aku dapatkan masih sama seperti yang kemarin sistem?” Tanya Seno kepada Sistem.
[Benar sekali Host]
[Itu adalah konsekuensi jika Host tidak melaksanakan misi atau gagal dalam menjalankan misi]
[Jika Host berhasil dalam misi kali ini, Host akan mendapatkan benih misterius lagi]
[Selain benih misterius, Host juga akan mendapatkan hadiah lainnya yang tidak kalah menarik dari benih misterius]
Sudah Seno duga ini sama saja dengan apa yang ia pikirkan. Mau tidak mau Seno harus mengambil misi ini. Seno berharap ia bisa berhasil dalam menjalankan misi kali ini. Apalagi dengan adanya Tiarsus yang jelas bisa membantunya dalam menyelesaikan misi.
“Katakan saja apa misinya Sistem, aku akan mengambil misi itu.” Jawab Seno dengan penuh keyakinan.
[Baiklah Host]
[Ding]
[Misi telah dibuat]
[Waktu : 21 hari]
[Hadiah : - Benih Misterius (1)
Lahan pertanian baru di dimensi XY01BS9]
[Hukuman : Kehilangan sistem]
[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]
“Lahan pertanian baru? Sekarang itu berarti, lahan pertanianku tidak hanya di dimensi yang aku miliki sekarang itu akan bertambah?” Tanya Seno penasaran.
[Itu benar Host]
__ADS_1
[Jika ada dimensi lain yang Host takhlukkan, maka dimensi yang Host miliki untuk dijadikan kebun juga akan bertambah]
“Kalau begitu, apakah portal ke dimensi itu nantinya bisa aku pindahkan ke sini jika aku berhasil menaklukkan dimesi itu?”
Jika memang seperti itu, maka itu akan sangat memudahkan Seno dalam mengakses dimesi tersebut. Jika nantinya portal itu tidak dapat dipindah, maka akan sulit bagi Seno mengunjungi kebunnya yang ada di dimensi itu.
Sekarang saja portal menuju ke dimensi itu dijaga ketat oleh tentara. Jika portalnya tidak berubah letaknya, maka ia harus terus menyelinap melewati para tentara jika ingin pergi ke kebunnya. Itu sangat merepotkan dan tidak efektif.
[Host akan mengetahui semua itu jika Host sudah berhasil menakhlukkan mahkluk yang ada di dimensi XY01BS9]
Jawaban Sistem tersebut membuat Seno kesal. Sistem hanya tinggal menjawab ya atau tidak tetapi Sistem tidak melakukannya. Ini bukan hal yang baru dilakukan oleh Sistem. Jadi ia tidak terlalu banyak berharap mendapatkan jawaban dari sistem.
“Kalau begitu aku perlu mengetahui ciri-ciri mahkluk tersebut untuk menyusun rencana penyerangan. Aku perlu menanyakan kepada Thor mengenai hal ini. Dia yang sudah pernah melihat mereka pasti bisa memberikan gambaran lebih jelas mengenai mahkluk tersebut.”
“Mungkin juga Thor tahu bagaimana cara menaklukkan mahkluk tersebut dengan mudah.” Gumam Seno.
Laki-laki itu sekarang langsung menuju ke arah sektor peternakan miliknya di mana Thorbiorn sekarang berada. Dua hari yang lalu, dua sapinya yang lain sudah melahirkan. Hal itu membuat Thorbiorn sibuk mengurusi kedua anak sapi baru.
Buruh taninya yang satu ini nampaknya sangat menyukai mengurusi anak sapi yang ada di sana. Selain jam istirahat pada malam hari atau ketika Seno tidak memiliki kegiatan besar di kebunnya, Thorbiorn akan menghabiskan waktunya di peternakan.
“Thor, bisakah aku bicara padamu sebentar?” Tanya Seno.
“Tentu saja Bos.” Jawab Thorbiorn yang lalu menghentikan kegiatannya membersihkan kandang. Ia kemudian mencuci tangannya sebelum kemudian mendatangi Seno.
“Memangnya Bos ada perlu apa?”
“Aku ingin Kamu menjelaskan lebih detail lagi mahkluk yang Kamu temui di dimensi XY01BS9, dimensi yang di mana Kamu mengambil benih anggur waktu itu.” Pinta Seno.
“Katakan padaku berapa jumlah mahkluk tersebut, bagaimana dengan kekuatan mereka. Lalu apakah Kamu juga mengetahui kelemahan dari makluk tersebut?” Rentetan pertanyaan langsung Seno layangkan kepada Thorbiorn.”
Sebelumnya Thorbiorn memang sudah memberikan Seno gambaran mengenai mahkluk tersebut. Tetapi Thorbiorn hanya memberikan penjelasan singkat saja. Itu sama sekali tidak mewakili informasi yang Seno inginkan.
“Sebenarnya aku sudah mengambil video mengenai mahkluk penghuni dimensi itu Bos. Tetapi Ipad yang aku bawa rusak terkena peluru dari para tentara.” Jawab Thorbiorn.
Seno baru ingat hal itu. Dirinya memberikan Thorbiorn sebuah Ipad yang dipakai untuk melihat peta digital agar dia tidak tersesat ketika menuju portal. Ketika kembali, Ipad itu memang sudah tidak bisa digunakan lagi karena sudah terkena peluru dari para tentara.
Pada Ipad tersebut tidak terdapat kartu memori sama sekali jadi Seno tidak bisa mendapatkan gambar visual dari mahkluk penghuni dimensi XY01BS9.
__ADS_1