
Sementara Dina menghadapi pertanyaan milik dari keluarganya, Seno sibuk mengurusi kebun miliknya. Sore ini dirinya berencana memanen semua sayuran miliknya. Dari perhitungan kasarnya, Seno yakin setelah ini dirinya akan bisa menaikkan level kebunnya.
Tetapi, sebelum laki-laki itu memulai penennya, Thorbiorn mendatanginya. Ada raut kebahagiaan dari wajah laki-laki itu ketika mendekat ke arah Seno.
“Bos, Bos, ada kabar menggembirakan Bos.” Ucap Thorbiorn.
Atas paksaan Seno selama ini, akhirnya Thorbiorn mau menatap langsung ke arah Seno ketika berbicara. Dulu dia hanya memalingkan wajahnya ketika berbicara. Ini adalah kemajuan yang bagus menurut Seno.
“Apa yang membuatmu semangat seperti ini?” Tanya Seno heran.
Tidak biasanya buruh taninya ini membuat kehebohan seperti ini. Dia selalu berbicara seadanya. Ketika berbicara pun, dia selalu menggunakan nada datar, tanpa intonasi yang berarti. Pasti ada sesesuatu yang luar biasa yang membuat Thorbiorn bersikap seperti ini.
“Betty melahirkan Bos, Betty melahirkan. Sapi betina, Betty melahirkan sapi betina.”
Karena begitu semangatnya, Thorbiorn beberapa kali mengulang ucapannya ketika mengatakan bahwa Betty melahirkan. Mungkin hal yang membuat Thorbiorn senang adalah hal-hal yang berhubungan dengan ternak. Seno ingat bahwa laki-laki itu lebih unggul di bidang peternakan daripada yang lainnya.
Ucapan Thorbiorn tersebut mengingatkan Seno pada kondisi Betty. Sapi-sapi betina yang Seno dapatkan dari Sistem semuanya dalam kondisi hamil. Seno tidak menyangka sekarang ini sapi betinanya itu sudah melahirkan.
“Benarkah itu? Kalau begitu, ayo ke sana. Aku ingin melihat kondisi Betty dan anaknya.” Jawab Seno.
Ketika sampai di kandang, Seno bisa melihat bekas darah. Ucapan Thorbiorn tentang Betty yang melahirkan ternyata benar adanya. Sekarang ada sapi kecil yang berada di dekat Betty. Sepertinya sapi itu baru bisa belajar berjalan.
Seno bisa melihat bahwa sapi kecil itu sekarang mencoba menyusu kepada induknya. Dengan adanya sapi kecil ini, maka produksi susunya akan berkurang. Tidak mungkin dirinya memisahkan Betty begitu saja dari anaknya.
Seno perlu menunggu anak Betty berusia beberapa bulan agar dirinya bisa mendapatkan produksi susu yang sama dengan produksi semula. Belum lagi jika dua sapi Seno yang lainnya juga melahirkan. Jika begini, jumlah produksi akan semakin menurun banyak.
“Sistem, tambah slot hewan ternak milikku. Tambah sebanyak mungkin slot hewan ternak sesuai dengan poin yang aku miliki.” Pinta Seno ekapda Sistem.
Laki-laki itu ingat, sekarang ketika dirinya membeli slot baru pada sektor pengolaha hasil kebun dan ternak, sistem menjual resep baru kepadanya. Mungkin saja ini juga sama. Dengan Seno membeli slot hewan ternak, dirinya bisa membeli ternak baru.
[Ding]
[430.000 poin ternak telah diambil]
[Ding]
[Selamat Host telah membuka tiga slot baru dalam sektor peternakan]
[Semakin banyak hewan dan beragam hewan ternak yang Host miliki, semakin banyak pula peluang menghasilkan hasil olahan yang baik]
“Eh, hanya tiga slot saja? Hem… sepertinya aku memang masih kurang banyak dalam mengumpulkan susu, sehingga poin ternak yang aku dapatkan belumlah terlalu banyak.” Gumam Seno.
Dalam sehari, satu ekor sapi miliknya mampu meproduksi empat puluh lima liter susu setiap harinya. Itu adalah jumlah yang cukup besar jika dibandingkan dengan jumlah susu yang diperoleh oleh sapi perah pada umumnya.
Seno sendiri tidak tahu apa yang harus ia lakukan agar produksi susunya semakin meningkat. Ia sudah melakukan banyak cara. Memutar musik dan dilm kesukaan sapi-sapinya sudah Seno lakukan. Bahkan Seno juga sudah memberikan laptop tersendiri untuk sapi-sapi miliknya.
Dengan begitu, mereka yang memiliki selera yang berbeda bisa dengan leluasa menikmati musik dan film favorit mereka. Tempat tidur sapi-sapinya juga Seno buat selalu bersih. Memandikan mereka dua kali sehari pun juga sudah Seno lakukan.
Jadi, apalagi yang belum Seno lakukan untuk memuaskan sapi-sapi miliknya ini? Seno rasa ia sudah melakukan semua yang ia bisa.
“Sistem, apakah ada cara lain untukku meningkatkan kesenangan sapi-sapiku agar produksi susu mereka semakin banyak?” Tanya Seno kepada sistem.
[Tentu saja Host]
[Host bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas dari produksi susu jika Host sudah menaikkan level kebun milik Host]
[Nantinya, akan ada makanan jenis baru yang bisa Host beli setelah Host menaikkan level kebun]
__ADS_1
“Benarkah itu?” Ucap Seno penuh semangat.
[Tentu Host]
“Kalau begitu, aku akan segera memanen kebun milikku.”
Seno baru akan meminta Thor membantunya memanen sayuran, tetapi ia mengurungkannya. Seno bisa melihat bahwa buruh taninya sekarang sedang sibuk membersihkan kandang sapinya. Ia juga terlihat dengan telaten mengelus-elus anak sapi Betty.
Jika begini, Seno hanya bisa memanen kebunnya sendiri seperti sebelum-sebelumnya. Meski dulu Seno juga melakukan semua ini sendiri tetapi sekarang akan lebih berat dan membutuhkan waktu lama. Kebun miliknya sekarang lebih luas daripada dulu.
…
[Level kebun : 4 (10000/10000)]
[Poin tanam yang dibutuhkan untuk naik level : 125.000.000]
[Poin tanam : 136.457.600]
“Akhirnya poinku sudah cukup untuk menaikkan level kebunku. Sistem naikkan kebunku sekarang juga.”
[Baiklah Host]
[Ding]
[125.000.000 poin tanam telah diambil]
[Ding]
[Selamat Host level kebunmu naik menjadi level 5]
[Selamat Host mendapatkan tambahan kotak penyimpanan +10]
[Selamat Host mendapatkan perluasan kebun +1000m2]
[Bercocok tanamlah untuk menjadi petani terhebat]
“Kotak petani menengah?”
[Benar Host]
[Saat ini bisa dibilang bahwa kemampuan bertani Host bisa dikatagorikan sebagai petani menengah, bukan lagi petani pemula]
[Jadi, kotak hadiah yang Host terima sekarang sudah berbeda dari sebelumnya]
“Jadi seperti itu.” Gumam Seno sembari mengangguk-anggukkan kepalanya pelan.
[Ding]
[Sistem mendeteksi bahwa lahan yang host miliki tidak layak untuk dijadikan kebun]
[Host sebagai calon petani terhebat, olah kebun yang sudah tertaut dengan sistem agar layak ditanami]
[Ding]
[Misi telah dibuat]
[Host bersihkan lahan milikmu agar layak ditanami]
__ADS_1
[Waktu : 3:00:00]
[Hadiah : +2 Stamina]
[Hukuman : -1.000.000 poin tanam]
[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]
Pemberitahuan itu Seno dapatkan setelah Seno memasuki kebun baru miliknya. Seperti sebelum-selebumnya, dengan dibantu oleh para kelincinya dan Thorbiorn yang sudah selesai mengurusi anak sapi Betty, Seno menyiapkan kebun yang baru ia terima untuk bisa ditanami nantinya.
Kali ini Seno lebih cepat dalam menyelesaikan misinya dari sebelumnya. Ini karena kekutannya yang sudah semakin meningkat.
Tidak hanya itu, terbiasa melakukan hal seperti ini membuat Seno menemukan teknik yang pas untuk melakukan pembersihan kebun dengan cepat, efisien, dan menghabiskan sedikit tenaga.
[Ding]
[Selamat Host telah menjalankan misi pembersihan kebun]
[Selamat Host mendapatkan +2 stamina]
“Selesai juga akhirnya. Sistem buka kotak petani menengah itu untukku.”
[Ding]
[Selamat Host telah membuka kotak petani menengah]
[Selamat Host mendapatkan 20 kantong pupuk luar biasa]
[Selamat Host mendapatkan 10 benih cokelat sangat cokelat]
[Selamat Host mendapatkan 10 benih pisang kesukaan monyet]
[Selamat Host mendapatkan +1.000 poin tanam]
[Semua hadiah telah disimpan di penyimpanan sistem]
“Eh, dua tanaman sekaligus? Lalu, pupuknya pun berbeda dari pupuk biasanya. Pasti ini karena aku sudah mencapai tingkatan petani menengah, bukan lagi pemula.” Gumam Seno.
Langsung saja laki-laki itu menanami kebunnya dengan sayur-sayuran yang ada. Kali ini Seno hanya menanam sedikit pepaya. Penjualan buah yang satu itu tidaklah begitu bagus. Jadi dirinya hanya menanam seratus buah pepaya saja.
[Ding]
[Misi telah dibuat]
[Host panen dua puluh ribu pepaya]
[Waktu : 7 hari]
[Hadiah : +200 benih pepaya]
[Hukuman : -1.500.000 poin tanam]
[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]
Pemberitahuan dari sistem yang satu ini membuat Seno mengurungkan niatnya yang tadinya ingin menanam seratus pohon pepaya saja. Jika begini, Seno perlu menanam seribu pohon pepaya.
Laki-laki itu tidak tahu akan dikemanakan sepuluh ribu pepaya itu. Dirinya tidak bisa menjualnya sebebas sayuran yang lainnya. Ini akan berakhir seperti halnya brokoli miliknya yang semakin lama semakin menumpuk stoknya dan tidak ada satu pun yang Seno jual.
__ADS_1