Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 153 Pengawal Untuk Para Keluarga


__ADS_3

[Kacang Hijau super hijau]


[Ditanam dengan penuh cinta oleh seorang petani muda]


[Katanya jika dikonsumsi bisa mencegah kanker]


[EXP +40]


[Poin Tanam +1800]


[Kacang merah super merah]


[Ditanam dengan penuh cinta oleh seorang petani muda]


[Katanya jika dikonsumsi bisa meningkatkan fungsi otak]


[EXP +40]


[Poin tanam +1800]


[Cabe rawit super pedas]


[Ditanam dengan penuh cinta oleh seorang petani muda]


[Sangat ajaib, katanya jika dikonsumsi nafas yang keluar akan menjadi


super panas]


[EXP +55]


[Poin taman +2500]


Itu adalah deskripsi yang Seno peroleh dari sayuran-sayuran baru yang ada di lahan pertaniannya. Setiap dari tanaman itu memberikan efek yang luar biasa. Kacang hijau yang mencegah kanker, kacang merah yang meningkatkan fungsi otak, dan cabe rawit yang membuat yang mengkonsumis mengeluarkan nafas panas.

__ADS_1


Seno lalu memfokuskan diri pada cabe rawit super pedas yang baru saja ia panen. Ia lalu menyiapkan sebotol susu sapi. Seno masih ingat pesan Jasmine bahwa cabe rawit ini memiliki rasa yang sangat pedas, dan susu sapi bisa menetralkan rasa pedas tersebut.


Seno langsung mencoba memakan satu buah cabe yang ada. Di dalam mulutnya, Seno merasakan sensasi pedas yang luar biasa. Yang ia kunyah seperti bukan cabe, tetapi bola api. Buru-buru Seno meminum susu sapi yan sudah ia persiapkan.


Rasa pedas di mulutnya sekarang ini sedikit mereda, meski begitu, Seno masih merasakan panas itu. Hal itu membuatnya membuka mulut lebar-lebar dan mengeluarkan udara panas dari mulutnya.


“Hah.”


Bersamaan dengan hal itu, sebuah bola api seukuran kelereng keluar dari mulut Seno. Ia mengarahkan bola api itu ke area kosong yang ada di kebunnya.


Bola api yang Seno keluarkan ini tidak memberikan efek ledakan besar seperti bola api yang Jasmine buat. Tetapi Seno yakin itu tetap bisa melukai seseorang.


“Wow. Itu luar biasa Ayah. Aku jadi ingin mencobanya. Dengan cabe itu, aku bisa menggunakan sihir sekarang.” Ucap Miranda yang sedari tadi melihat Seno mencoba cabe rawit itu.


“Dengan ini kita bisa semakin yakin bisa melindungi keluarga kita dari ancaman yang ada. Tidak hanya itu, Kita juga akan menjadi lebih tenang ketika Ayah pergi menjalankan misi.” Imbuh Dina.


“Kalian benar. Ini bisa mmeperkuat kekuatan kita. Tapi sumpah, cabe ini rasanya pedas sekali. Aku rasa Bunda Mira jangan mencoba ini dulu. Aku tidak tahu apakah perempuan hamil bisa mengkonsumis makanan sepedas ini. Aku tidak mau terjadi apa-apa dengan bayi kita.” Jelas Seno.


“Itu tidak akan berpengaruh besar Ayah. Aku sudah mencari tahu sebelumnya mengenai hal itu. Ibu hamil boleh kok makan pedas. Hanya saja jika ibu hamil mengalami diare atau sakit lambung, efeknya akan lebih parah.”


“Tuh kan Ayah, nggak masalah. Sekarang beri aku satu cabe, aku mau mencobanya.”


Miranda langsung mengkonsumsisatu buah cabe rawit. Miranda pun merasakan apa yang sebelumnya Seno rasakan. Rasa pedas yang membakar di mulutnya. Untung saja Seno sudah menyiapkan susu untuk Miranda. Jadi dia tidak lama merasakan rasa pedas itu.


“Sumpah itu memang sangat pedas, asli.” Ucap Miranda yang sudah mengeluarkan bola api dari mulutnya.


Miranda tidak merasakan rasa sakit lain setelah mengkonsumsi cabe itu. Berarti, cabe yang ia konsumsi ini memang tidak memberikan efek buruk pada dirinya yang tengah hamil.


“Bagaimana Bos, apakah Kamu akan menugaskanku dan teman-temanku untuk menjaga keluarga kedua Nyonya Bos?” Tanya Jasmine yang kembali bergabung dengan obrolan mereka.


“Tentu, Kamu bisa mendapatkan tugas ini. Aku akan mengirimkan Kamu dan beberapa temanmu untuk menjalankan misi ini. Tenang saja, setiap malam kalian akan bergantian yang jaga. Lima orang akan berjaga di pagi hari, lima orang akan berjaga di malam hari.” Jelas Seno.


“Aku rasa itu masih kurang Ayah. Memang para kelinci bisa membantu melindungi keluarga kami. Tetapi, mereka hanya akan berada di sekitaran rumah, tidak akan ada yang akan melindungi mereka jika mereka keluar dari dalam rumah.”

__ADS_1


“Kita juga tidak bisa memberikan mereka perlindungan jika mereka sudah keluar dari rumah. Jelas para kelinci tidak bisa mengikuti mereka bukan?” tanya Dina.


“Bagaimana dengan anak buah Momoy, mereka para burung bukan? Kita bisa menugaskan beberapa dari mereka untuk menjadi pengawal bukan?” usul Miranda.


“Itu tidak bisa dilakukan Nyonya Bos, anak buahku tidak bisa mengubah ukuran tubuh mereka. Jika Kamu ingin menjadikan anak buahku sebagai pengawal tersembunyi, itu tidak akan bisa dilakukan. Mereka akan mudah dikenali.” Potong Momoy yang penasaran dengan pembicaraan mereka.


“Jadi tidak bisa ya.” Ucap Miranda yang terlihat murung.


“Itu bukan menjadi akhir menurutku. Kita masih bisa mendapatkan pengawal untuk keluarga kalian. Tetapi ini membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.” ucap Seno.


“Maksud Ayah?”


“Dulu sistem mengatakan padaku bahwa hewan yang diberi makan sayuran ajaib hasil kebunku, akan mendapatkan kecerdasan seperti manusia, bahkan ada kemungkinan mereka akan mendapatkan tubuh manusianya. Seperti halnya Jasmine dan para kelinci yang lainnya.”


“Aku rasa, kita bisa melakukan hal yang sama. Membentuk pasukan khusus yang terdiri dari beberapa hewan yang berbeda. Hewan yang hidup di air, udara, dan darat. Kita akan membuat mereka memiliki kecerdasan seperti manusia.”


“Dengan begitu, di mana pun keluarga kita berada, mereka akan tetap terlindungi. Akan ada pengawal yang tersembunyi yang kapan pun siap membantu melreka keluar dari bahaya. Bagaimana dengan hal itu?”


Mata Dina dan Miranda berbinar mendengar hal itu. Solusi yang diberikan oleh Seno ini adalah solusi yang terbaik dari semua solusi yang ada.


Musuh tidak akan pernah berpikir bahwa burung gereja yang berterbangan di sekitar target mereka adalah pengawal tersembunyi. Atau bahkan kucing yang terlihat pemalas adalah hewan yang akan mengambil nyawa mereka.


“Kenapa aku tidak terpikirkan mengenai ide ini? Ide yang Ayah berikan ini sangatlah bagus. Kedepannya kita bisa tenang mengembangkan bisnis kita dan juga menjalankan misi. Sementara itu, keselamatan keluarga kita tetap akan terjamin.” Ucap Miranda.


“Kalau begitu Bos, belilah lebih banyak kelinci. Kami ingin memiliki banyak anak buah juga. Kami akan membuat sarang yang cukup besar di bawah tanah pada dimensi yang Gylinox tinggali.” Ucap Jasmine tidak mau kalah.


“Baiklah, kalau begitu kita mulai mendaftar hewan apa saja yang bisa kita beli untuk dijadikan pengawal tersembunyi. Sebelum memilih, kita perlu memperhatikan bentuk fisik dari hewan tersebut. Jangan memilih hewan yang terlalu mencolok, seperti burung yang memiliki harga mahal.”


“Bukannya membantu kita untuk mengawasi keluarga kita dan melindungi mereka dari bahaya, yang ada burung-burung itu malah akan melindungi diri dan berusaha agar tidak tertangkap oleh manusia.”


Langsung saja Seno dan yang lainnya menyusun daftar tersebut. Mereka memilih hewan-hewan yang bertubuh sedang untuk dijadikan pengawal ini. Hewan yang hidup di air, darat, dan udara mereka pilih.


Pada akhirnya mereka memilih kucing, kelinci, dan hamster sebegai hewan darat. Belut dan ikan mas untuk hewan yang hidup di air. Serta burung gereja, burung beo, dan burung merpati sebagai hewan udara.

__ADS_1


Seno dan kedua istrinya memutuskan membeli dua ratus ekor untuk setiap jenis hewan. Dengan begitu, akan mudah untuk mengubah shift jaga dari semua hewan serta jangakauan perlindunganmereka semakin luas lagi.


__ADS_2