Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 191 Sektor Baru


__ADS_3

Ketika Seno memberi makan ayam jago, untuk membuat ayam itu jinak, hembusan angin keras menerpa Seno. Hal itu membuat Seno mendongak untuk melihat apa yang terjadi. Di sana Seno melihat keberadaan Momoy dengan tubuh besarnya, datang dengan sedikit tergesa-gesa.


Momoy langsung berubah wujudnya menjadi manusia dan langsung berlari ke arah Seno. Terlihat jelas bahwa mata Molyap yang satu ini berbinar. Entah apa alasan Momoy memperlihatkan ekspresi penuh semangat itu.


"Bos, apakah Kamu bisa membagi serangga itu denganku?" tanya Momoy sembari menunjuk ke arah serangga yang sekarang ini Thorbiorn berikan kepada para ayam.


"Serangga-serangga itu?"


"Ya, aku mau itu."


Seno hampir lupa bahwa Momoy adalah seekor burung. Makanan utama Momoy adalah serangga. Seno sendiri tidak tahu serangga seperti apa yang biasa dimakan Momoy. Tetapi, tidak ada salahnya bagi Seno memberikan beberapa serangga untuk Momoy.


"Tentu. Aku akan memberimu beberapa serangga."


"Wah ... terima kasih, Bos."


Tidak lama setelah obrolan Seno dengan Momoy, sebuah pemberitahuan kembali Seno dengar. Pemberitahuan ini membuat Seno senang. Ini karena isi penbetitahuan itu membuat Seno bisa memberikan pekerjaan untuk buruh taninya.


[Ding]


[Sistem mendekti bahwa saat ini Host memiliki buruh tani yang bisa membantu Host untuk mengokah sektor baru]


[Ding]


[Sektor perikanan telah dibuka]


[Host kembangkan kemanpuanmu dalam bidang lain]


"Sektor perikanan ya .... Tadinya aku akan membuat tambak sendiri di dimensi para Gylinox. Aku akan meminta Yaya dan Yoyo untuk mengolah sungai dan danau yang ada di sana. Tetepi sekarang Sistem malah memberiku sektor perikanan."


Tanpa menunggu lama, Seno bergegas menuju ke tempat di mana sektor perikanan itu berada. Ia harus keluar dari dimensi Molyap untuk bisa melihat sektor barunya yang berada di dekat kebun.


Di depan Seno sekarang, sudah ada kolam berukuran sedang. Untuk kolam dengan ukuran seperti ini, sangat cukup jika salah satu dari si kembar saja yang mengurus.


"Ukurannya hanya dua ratus meter persegi. Tidak terlalu luas. Nanti, jika aku sudah menambah jumlah hewan di sektor ini, maka aku bisa menugaskan si kembar di sini. Untuk sekarang, lebih baik aku menugaskan salah satu dari mereka. Lalu, yang lain aku akan mengurus sungai dan danau yang ada di dimensi para Gylinox seperti rencana awal."


[Ding]


[Selamat Host mendapatkan satu kotak petani tambak]

__ADS_1


“Sepertinya ini adalah sesuatu yang nantinya akan mengisi tambak ini. Sistem, tolong buka kotak petani tambak itu untukku,” pinta Seno.


[Tentu Host]


[Ding]


[Selamat Host mendapatkan dua ekor ikan naga super besar]


[Selamat Host mendapatkan sepuluh pakan ikan]


“Eh ikan? Apa yang bisa aku panen dari ikan? Dagingnya? Tetapi, jika aku mengambil dagingnya, maka aku akan membunuh mereka dan tidak akan lagi memiliki ikan.”


Selama ini hewan-hewan pemberian sistem tidak ada yang harus dibunuh dahulu untuk bisa diambil manfaatnya. Seperti sapi dan lebah yang ia miliki, Seno hanya perlu mengambil susu dan madu mereka, tanpa harus membunuh.


Sekarang, sistem memberinya ikan. Pengetahuan Seno cukup sempit sehingga ia tidak bisa menemukan hal lain yang bisa didapatkan dari ikan jika bukan daging mereka.


[Tentu saja ada Host]


“Memangnya apa itu? Pengetahuanku tidak seluas itu Sistem. Aku saja sebenarnya tidak memiliki kemampuan bertani. Hanya karena terpaksa dan mempelajari secara perlahan, sedikit demi sedikit aku mulai paham pertanian. Tetapi masalah ikan? Aku sama sekali bodoh dalam hal ini,” aku Seno.


Seno sama sekali tidak merasa malu mengakui dirinya bodoh. Memang pada kenyataannya seperti itu. Seno bodoh dalam hal perikanan. Jadi, ketika Sistem mengatakan ada sesuatu dari ikan yang bisa dimanfaatkan tanpa membunuhnya, Seno sama sekali tidak mengtahui apa itu.


[Ding]


[Host carilah informasi mengenai memanfaatkan ikan tanpa perlu membunuhnya]


[Batas waktu : 7 hari]


[Hadiah : resep mengolah hasil dari sektor perikanan]


[Hukuman : kehilangan sektor perikanan]


“Eh …, hadiahnya adalah resep? Sudah cukup lama aku tidak mendapatkan resep baru. Yang harus aku lakukan hanya mencari informasi bukan? Itu cukup mudah. Sekarang ini apa pun bisa ditanyakan ke internet.”


“Tetapi sebelum itu, aku perlu mengeluarkan ikan itu. Aku ingin tahu ikan apa yang diberikan oleh Sistem padaku sehingga memiliki nama ikan naga.”


Dua cahaya langsung muncul di tengah kolam. Cahaya itu pertama berukuran kecil tetapi semakin lama semakin membesar. Lalu, dua ekor ikan berukuran besar muncul dari bola cahaya tersebut.


Ikan itu memiliki sisik berwarna perak. Ukuran mereka juga cukup besar, dua meter panjangnya. Lalu, ikan itu memiliki kumis seperti pada ikan lele. Tetapi ini tidak mirip sama sekali dengan ikan lele. Ikan ini memiliki sisik sedangkan ikan lele tidak.

__ADS_1


Seno juga melihat dua benjolan di kepala ikan itu. Kemudian, letak mata dari kedua ikan itu juga tidak di samping, tetapi lebih ke depan hampir sama dengan letak mata mamalia darat.


“Ah …, bentuk ikan itu sedikit mengerikan.”


Hanya melihatnya saja membuat Seno bergidik ngeri. Apalagi jika ia disuruh terus-terusan mengurus ikan itu. Bisa-bisa ia akan mengalami mimpi buruk setelahnya. Untuk saja yang mengurus semua itu adalah Baiyo dan Baiya.


“Bos, apakah Kamu memanggil kami?” tanya Baiya.


“Ya, Yaya. Aku ingin salah satu di antara kalian bertanggung jawab mengurus dua ikan ini. Lalu, yang lain akan aku tugaskan untuk mengolah sungai dan danau yang ada di dimensi Gylinox.”


“Kalau begitu, biar aku saja Bos yang mengurus danau itu. Sedangkan Baiyo yang akan mengurus dua ikan ini.”


“Tentu, aku tidak masalah dengan pengaturan itu. Nanti aku akan meminta Azka untuk membeli beberapa benih ikan untuk di tebar di danau dan sungai. Ehm … apakah kalian memiliki saran untuk ikan apa yang cocok aku tebar di sana?”


“Ikan apa saja bisa, Bos. Lebih beragam juga tidak masalah agar membentuk ekosistem yang baik di sana. Tetapi, aku sarankan jangan membeli ikan yang memiliki sifat kanibal. Itu malah akan membahayakan ikan yang lain.”


“Jika seperti itu, maka itu akan mempermudah pekerjaanku.”


Seno lalu memberi instruksi kepada buruh taninya yang lain mengenai apa yang harus mereka kerjakan setelah ini. Meski instruksinya hampir sama seperti instruksi-insturksi sebelumnya, Seno tetap melakukannya.


Setelah melakukannya, Seno kembali ke rumahnya. Ia perlu mencari informasi mengenai memanfaatkan bagian tubuh ikan tanpa harus membunuhnya.


Seno tidak hanya mencari dari satu sumber, ia mencari dari berbagai sumber. Mulai dari artikel dalam negeri atau pun luar negeri, jurnal pendidikan, hasil penelitian dan lain sebagainya.


Pada akhirnya, setelah tiga jam berkutat dengan laptop miliknya, Seno akhirnya bisa menarik sebuah kesimpulan. Ia sendiri merasa takjub dengan hasil pencarian yang ia lakukan.


“Aku tidak menyangka ternyata benar-benar ada cara memanfaatkan ikan tanpa perlu membunuhnya. Mengambil sisik ikan yang sudah berjatuhan. Lalu, aku juga tidak menyangka bahwa sisik ikan memiliki manfaat selain hanya menjadi hiasan.”


“Ternyata sisik ikan adalah salah satu bahan utama untuk membuat kosmetik, terutama lipstik. Benda yang terlihat sebagai sampah ternyata juga memiliki manfaat seperti itu.”


[Ding]


[Selamat Host telah menyelesaikan misi mencari informasi mengenai memanfaatkan ikan tanpa perlu membunuhnya]


[Selamat Host telah mendapatkan resep membuat lipstik]


...


Rekomendasi cerita untuk kalian, My Seoul : Love Is Gone, by Chika ssi

__ADS_1



__ADS_2