Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 132 Keantusiasan Miranda


__ADS_3

Tetapi, harapan Seno itu pupus dengan adanya perkataan lain dari sistem. Apa yang Sistem sampaikan itu membuat Seno yang awalnya ternyum lebar, sekarang berubah menjadi lebih serius lagi.


[Host ada misi berat lain yang perlu Host jalankan]


[Apakah Host mau menerima misi kali ini?]


Seno menarik nafas panjang. “Aku menerimanya. Lagipula konsekuensinya sama seperti sebelum-sebelumnya bukan? Jadi, untuk apa Kamu menanyakan itu kembali Sistem?”


“Ke depannya, Kamu bisa langsung memberikan sebuah pemberitahuan mengenai misiku tanpa perlu lagi bertanya-tanya padaku.” Jawab Seno.


[Baiklah Host]


[Sistem akan mengingat baik-baik mengenai hal ini]


Tidak lama setelah Sistem mengatakan hal itu, Seno mendengar pemberitahuan dari sistem mengenai misi yang harus ia jalankan. Melihat apa isi dari misinya membuat Seno sedikit lega. Harapannya untuk memiliki waktu panjang mempersiapkan semuanya ternyata masih ada.


[Ding]


[Misi telah dibuat]


[Host carilah benih cabe rawit super pedas pada dimensi EM59CS8]


[Waktu : 14 hari]


[Hadiah : +1 benih misterius]


[Hukuman : kehilangan sistem]


[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]


Ini adalah misi pencarian benih. Seno tidak perlu ikut masuk ke dalam dimensi tersebut. Ia bisa mengirim buruh tani miliknya untuk melakukan tugas ini. Itu berarti ketika naik ke level delapan nanti, barulah Seno mendapatkan misi untuk menaklukan dimensi lain.


“Mas Seno ada apa? Apa Mas Seno mendapatkan misi baru dari sistem?” Tanya Miranda yang melihat Seno terdiam selama beberapa saat.


Memang selama berkomunikasi dengan sistem, Seno hanya melakukannya dalam hati. Ia tidak menyuarakan apa yang sedang ia pikirkan, sehinga orang di sekitarnya tidak tahu apa yang sedang ia diskusikan dengan Sistem.


“Ya aku memiliki misi baru. Selain itu aku memiliki kabar baik dan kabar buruk untuk kalian. Mana yang ingin kalian dengar terlebih dahulu?” Tanya Seno yang sekarang menatap kedua istrinya dengan pandangan serius.


Melihat hal itu, Dina dan Miranda juga berubah menjadi serius.

__ADS_1


“Beritahu Kami apa kabar buruk yang kamu terima.” Pinta Dina.


“Aku mendapatkan misi untuk mencari benih cabai di dimensi lain. Sekarang memang aku hanya mecari benih, tetapi aku akan mendapatkan misi untuk menaklukan dimensi tersebut setelah aku menaikan level kebunku ke level delapan.”


“Mungkin dua hingga tiga mingu lagi aku akan menaikkan level dari kebun milikku. Jadi di saat itu, aku akan pergi ke dimensi lain yang aku rasa lebih berbahya lagi dari sebelumnya.” Jelas Seno.


Dina dan Miranda langsung terdiam setelah mendengar ucapan Seno. Ini cukup serius memang.


“Lalu, apa kabar baik yang akan Mas Seno beritahu kepada kami?” Tanya Miranda.


Miranda berharap, kabar baik ini bisa mengatasi kecemasan yang ia alami setelah mendengar ucapan Seno mengenai misi yang ia miliki.


“Kabar baiknya, madu yang baru saja Tiar panen ini membuatku memiliki tubuh yang kebal akan sihir. Jadi, aku tidak akan terluka jika terkena serangan sihir. Serangan fisik aku sudah kebal, serangan sihir sebentar lagi tidak akan mempan kepadaku.”


“Dengan dua kekebalan ini, presentase keselamatanku semakin tinggi lagi. Jadi, kalian tidak akan perlu terlalu khawatir aku terluka ketika menjalankan misi.” Jelas Seno.


Dina dan Miranda sedikit bisa bernafas lega mendengar penjelasan dari Seno. Tetapi, Miranda tiba-tiba memandang lekat ke arah Seno.


“Sihir? Apa Mas Seno tadi bilang sihir? Aku nggak salah dengar kan tadi?” Tanya Miranda begitu antusias.


“Ya, sihir. Kamu sama sekali nggak salah dengar.” Jawab Seno.


Keantusiasan Miranda ini membuat Seno heran. Sebelumnya istrinya ini cukup khawatir dengan keadaannya. Sekarang dia malah begitu bersemangat seolah lupa apa yang sebelumnya ia rasakan.


“Tentu saja tidak.”


“Lalu dari mana Mas Seno tahu mengenai keberadaan sihir?” Tanya Miranda pensaran.


Seno tidak akan membahas mengenai sihir jika sebelumnya dia tidak memahaminya. Jadi, ada kemungkinan sebelum ini Seno sudah mengetahui mengenai sihir bukan?


Seno tidak langsung menjawab pertanyaan Miranda. Ia malah menunjuk ke arah Tiarsus yang masih ada di dekat mereka.


“Tiarsus bisa melakukan sihir. Aku mengetahui mengenai sihir ketika dia pertama kali menggunakananya.” Jelas Seno.


“Apakah itu benar?” Tanya Miranda sembari mendongakkan kepalanya agar bisa memandang ke arah Tiarsus.


“Tentu saja Nyonya Bos. Apakah Anda mau melihatnya?” Tanya Tiarsus menawarkan.


“Ya. Tolong tunjukkan padaku bagaimana Kamu menggunakan sihir.” Pinta Miranda dengan mata yang berbinar.

__ADS_1


Setelah Miranda berucap demikian, langsung saja sebuah cahaya mucul dari tangan Tiarsus. Tidak lama kemudian, cahaya tersebut menyebar dan membentuk sebuah kubah barier.


Seno ingat itu adalah kubah barier yang sama, yang Tiarsus gunakan untuk melindunginya dari serangan lebah tempo hari. Kubah ini memiliki fungsi seperti perisai pelindung.


“Wow.” Ucap Miranda tanpa bersuara.


Miranda terlihat kagum dengan apa yang dilihatnya. Sebelah tangannya lalu ia angkat untuk menyentuk kubah barier tersebut.


Tangannya tidak bisa menembusnya, seolah ada sebuah benda keras yang menghalaunya. Padahal, itu hanyalah kubah yang terbuat dari sebuah cahaya transparan. Miranda bisa melihat sisi lain yang berada di luar kubah.


Setelah cukup puas melihat-lihat, Miranda langsung menoleh ke arah Seno. Ia memandang suaminya dengan tatapan berharap.


“Mas Seno. Apakah Mas nantinya memilik sayuran yang bisa membuat seseorang bisa melakukan sihir?” Tanya Miranda penuh harap.


“Aku tidak tahu. Mungkin bisa jadi jika levelku semakin tinggi, sistem akan memberikanku sayuran seperti itu. Tetapi, bisa juga itu tidak akan pernah terjadi.” Jawab Seno.


Ucapan Miranda ini mengingatkannya untuk melihat kotak petani menengah yang ia miliki. Mungkin saja ada jawaban atas keinginan Miranda di salah satu benih baru yang akan ia terima bukan? Langsung saja Seno meminta sistem untuk membuka kotak petani tersebut.


[Ding]


[Selamat Host telah membuka kotak petani menengah]


[Selamat Host mendapatkan 20 kantong pupuk luar biasa]


[Selamat Host mendapatkan 10 benih kacang hijau super hijau]


[Selamat Host mendapatkan 10 benih kacang merah super merah]


[Selamat Host mendapatkan +1.000 poin tanam]


[Semua hadiah telah disimpan di penyimpanan sistem]


“Apa yang Mas dapatkan? Apakah itu tanaman yang bisa membuat seseorang bisa melakukan sihir?” Tanya Miranda.


Seno menggeleng pelan. “Aku tidak tahu. Aku baru bisa mengetahui apa manfaat dari tanaman ini setelah aku memanennya. Jadi kita perlu menanamnya dulu. Aku mendapatkan kacang hijau dan kacang merah.” Jelas Seno.


“Kacang-kacangan rupanya. Kalau begitu tunggu apalagi Mas? Ayo kit ataman benih-benih itu.” Jawab Miranda.


Seno menghelah nafas panjang. Ia berharap nantinya Sistem akan memberinya hadiag tanaman yang bisa membuat seseorang melakukan sihir. Jika tidak ada, ke depannya Miranda akan terus-terusan seperti sekarang jika mendapatkan tanaman baru.

__ADS_1


Sangat antusias dan berharap itu adalah tanaman yang bisa memberinya kemampuan sihir. Sepertinya istrinya yang satu ini punya impian besar mengenai sihir.


__ADS_2