Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 171 Undangan


__ADS_3

Ketika sampai di rumah, seseorang sudah menunggu kedatangan Seno. Seno sudah menduga bahwa orang ini akan mendatanginya dalam waktu dekat. Jadi ia tidak terlalu kaget melihat Miranda sedang mengobrol dengannya.


“Hallo Pakde Johan, Pakde sudah lama di sini?” Sapa Seno kepada Johan.


“Nggak terlalu lama sih. Aku ingin berbicara dengan kalian.” jawab Johan.


“Apa yang ingin Pakde bicarakan?” tanya Seno.


“Aku ingin Kamu membebaskan tentara-tentara itu jika mereka memang masih hidup. Jika memang mereka sudah gugur, kembalikan tubuh mereka supaya kami bisa mengebumikan mereka dengan layak.” ucap Johan tanpa basa basi lagi.


“Eh maksdu Pakde apa? Aku sama sekali tidak mengerti?”


Meski Seno sebenarnya tahu apa yang dimaksud Johan, ia tetap tidak akan menanggapi speerti apa yang Johan inginkan. Jika ia menjawab akan memikirkan permintaan Johan, itu sama saja dengan dirinya mengunmumkan bahwa dirinya memang menahan para tentara yang beberapa hari lalu berniat menyusup ke rumahnya.


Sebisa mungkin Seno tidak memberikan bukti mengenai keterlibatannya atas menghilangnya para tentara itu. Ia masih ingin berposisi sebagai orang yang tidak bersalah di sini.


“Aku tahu kemungkinan besar Kamu menahan mereka Sen. Bebaskanlah mereka.” pinta Johan sekali lagi.


“Kami memang tidak menahan siapa pun Pakde, Pakde boleh menggeledah rumah Kami, semua rumah yang kami miliki, Pakde tidak akan menemukan mereka. Karena Kami memang tidak menahan siapa pun.” ucap Miranda.


“Mana mungkin kami ini yang tidak punya apa-apa bisa menahan para tentara itu.” Imbuh Miranda.


Johan menghembuskan nafas panjang mendengar sanggahan dari dua orang di depannya. Pihak militer memberinya tugas untuk meminta Seno mengembalikan tentara-tentara yang sebelumnya menghilang ketika menjalankan misi mengancam Seno.


Sepertinya tugasnya ini gagal dilaksanakan. Lihat saja mereka sama sekali tidak memberikan jawaban atas permintaannya. Miranda bahkan memintanya menggeledah seluruh properti yang mereka miliki.


Jelas itu sudah mereka lakukan. Tetapi hasilnya nihil. Mereka tidak menemukan keberadaan Roy dan Tim Garuda di sana. Sudah jelas mereka disembunyikan di tempat lain yang tidak diketahui oleh pihak militer.


Sejauh ini, penyelidikan yang dilakukan oleh pihak militer belum mebuahkan hasil. Semua tempat yang mereka susuri tidak ada tanda keberadaan para tentara itu.


“Kalau begitu, aku akan mengatakan maksud kedatanganku yang lainnya. Pihak militer ingin mendiskusikan mengenai kerja sama dengan kalian. Sekarang bukan aku yang akan berdiskusi dengan kalian, tetapi para Jenderal.”


“Aku datang kemari untuk mengundang kalian agar hadir dalam pertemuan besok yang akan dilakukan di Hotel Dandelion. Aku harap kalian datang dalam pertemuan besok.”

__ADS_1


“Baiklah Kami akan datang besok.” jawab Seno.


“Besok aku akan datang kemari untuk menjemput kalian.” Setelah berucap demikian, Johan pamit undur diri kepada keduanya. Ia perlu melaporkan hasil pembicaraannya ini kepada Jenderal Eko.


….


“Jadi sekarang bagaimana Ayah? Apakah kita akan membebaskan para tentara itu? Tidak mungkin juga kita akan menahan mereka selamanya. Apalagi Jenderal Roy yang sekarang Ayah siksa. Kita pada akhirnya perlu membebaskan mereka bukan?” tanya Miranda.


“Tetapi, jika kita membebaskan semua tentara itu, maka fakta bahwa kita adalah pemilik dimensi akan terungkap. Pihak militer pasti memiliki pemikiran seperti Jenderal Roy, bahwa kita memiliki seluruh portal dimensi dan diam-diam melakukan serangan ke Bumi.”


Seno menarik nafas panjang. “Aku paham Bunda. Aku tidak bisa menahan mereka terlalu lama, itu akan membuat hubungan kita dengan pihak militer terus memanas. Aku juga tidak bisa membebaskan mereka begitu saja.”


“Aku akan mencoba mencari solusinya sekarang.” ucap Seno pada akhirnya.


Solusi yang dipikirkan oleh Seno tentu saja menanyakan semuanya pada Sistem. Seno rasa, Sistem bisa membantu memikirkan solusi mengenai hal ini.


“Sistem, apakah Kamu memiliki sesuatu yang bisa membuat seseorang tidak mengatakan sebuah rahasia? Itu membuat mereka berbicara meracau ketika membicarakan rahasia mereka. Adakah sesuatu seperti itu yang Kamu miliki?” tanya Seno.


[Sistem bukan toko kelontong yang menyediakan berbagai barang yang Host butuhkan]


[Host jangan meminta yang macam-macam]


“Ayolah Sistem. Ini juga untuk mendukungku menjadi petani terhebat.” bujuk Seno.


[Mana mungkin seperti itu Host]


[Apa hubungannya menjaga rahasia dengan menjadi petani terhebat Host?]


[Itu semua tidak ada hubungannya]


[Jangan membuat alasan agar Sistem mengabulkan permintaanmu Host]


[Itu tidak akan terkabul]

__ADS_1


“Dengarkan dulu penjelasanku Sistem. Jika aku memiliki sesuatu yang bisa membuat orang menyembunyikan rahasia, maka akan mudah bagiku untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan portal-portal yang ada.”


“Dengan aku mengetahui keberadaan portal itu, aku bisa mengeksploitasinya, mencari tanaman yang lebih hebat lagi di dalam dimensi itu, menaklukkannya, dan juga mendapatkan buruh tani yang lebih banyak lagi.”


“Bukankah itu membuatku memiliki banyak lahan? Dengan begitu, produksiku akan semakin banyak. Dengan aku yang bertambah kuat, aku akan berani lebih berani menguasai pasar dalam negeri. Tidak hanya itu, aku juga memiliki kekuatan untuk melindungi diri untuk bersaing di pasar luar negeri.”


“Jika aku menguasai seluruh pasar sayuran, lalu seluruh dunia mengakui bahwa aku ini bisa menghasilkan produk yang hebat, bukannya secara otomatis aku akan menjadi petani terhebat di dunia ini?”


“Tidak hanya pengakuan darimu Sistem, tetapi aku juga akan mendapatkan pengakuab dari masyarakat seluruh dunia. Bukankah ini yang harus aku capai?” tanya Seno.


Sistem hanya diam. Ia sepertinya tengah mencerna penjelasan panjang yang Seno berikan. Apa yang Seno ucapkan memang ada benarnya. Jika Seno memiliki informasi mengenai seluruh portal yang ada di Bumi, maka besar kemungkinan ia akan menjadi petani terhebat dalam waktu cepat.


Sayangnya, Sistem tidak akan memberitahu Seno mengenai hal ini. Seno harus mencari tahu sendiri mengenai keberadaan portal-portal itu. Sistem hanya akan memberitahu jika menargetkan portal tersebut untuk Seno taklukkan.


Bagaimana pun juga, Sistem perlu memberikan Seno misi yang benar-benar bisa Seno capai bukan sebuah misi mustahil yang tidak akan pernah bisa tercapai. Jika Sistem memberi Seno semua lokasi portal, lalu Seno datang ke sana, itu sangat berbahaya.


Belum tentu dengan kekuatan yang dia miliki, Seno bisa menaklukkan dimensi-dimensi tersebut.


[Sistem masih belum melihat hubungan antara menjaga rahasia dengan mengetahui keberadaan portal Host]


[Lalu, Sistem juga perlu mengingatkan bahwa meskipun Host mengetahui letak portal-portal tersebut, Host belum tentu bisa menaklukkannya]


[Ada beberapa dimensi yang memiliki kekuatan lebih besar dari dimensi yang lain]


[Kekuatan yang Host miliki belum tentu juga bisa mengalahkan makhluk yang tinggal di dimensi tersebut]


Ucapan Sistem tersebut mengingatkan Seno akan misi yang diklasifikasikan Sistem sebagai misi yang sangat, sangat, dan sangat berat. Kemungkinan ada dimensi yang memiliki kekuatan lebih besar darinya memang sangat besar.


Tetapi, itu tidak akan menyurutkan niatan Sneo untuk mengetahui informasi mengenai keberadaan seluruh portal yang ada di Bumi. Seno bisa saja melakukan semuanya dengan pelan-pelan bukan.


Sebelum menaklukkan dimensi itu, ia akan mengirim salah satu buruh taninya yang hebat dalam hal pengintaian. Ia akan memintanya untuk mengintai musuh dan menilai apakah dengan kekuatan yang mereka punyai, mereka bisa menaklukkan dimensi tersebut.


Jika tidak bisa mereka akan mundur. Jika bisa, mereka akan menyerang dengan kekuatan penuh. Semua akan baik-baik saja jika dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

__ADS_1


__ADS_2