Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 92 Cokelat Pemulih Tenaga


__ADS_3

Ketika Seno kembali ke kebunnya, Thorbiorn sudah menyelesaikan panen. Langsung saja laki-laki itu membawa cokelat yang sudah selesai ia panen menuju ke sektor pengolahan hasil kebun dan ternak.


Dari resep yang diberikan sistem, dirinya membutuhkan dua ratus lima puluh kilogram biji cokelat kering, tujuh puluh lima liter susu, dan bahan pelengkap lain yang ia dapatkan dari sistem. Dari produksi tersebut, Seno bisa mendapatkan empat ratus kilogram cokelat susu.


Seno memperkirakan produksi pertamanya kali ini tidak akan bisa memenuhi satu resep tersebut. Itu karena cokelat yang ia miliki masih terbatas sekarang. Tetapi, Seno bisa mengakalinya dengan mengurangi resepnya.


Untuk mengetahui berapa biji cokelat kering yang ia dapatkan, Seno perlu mengolah buah cokelatnya ini sehingga menghasilkan biji cokelat kering. Ada proses fermentasi biji cokelat yang harus Seno lewati. Itu memakan waktu delapan hari lamanya.


Tetapi untung saja sistem memberikannya bak fermentasi biji cokelat yang membutuhkan waktu singkat saja. Delapan puluh menit di bak fermentasi itu setara dengan delapan hari. Dengan begini, Seno tidak perlu menunggu berhari-hari untuk menghasilkan biji cokelat kering.


Proses fermentasi dan pengeringan biji cokelat Seno lakukan dengan penuh kesabaran. Produksi cokelat kali ini membutuhkan waktu yang lebih lama lagi daripada keju lumer sebelumnya. Setelah biji cokelat kering, Seno langsung memisahkan antara biji cokelat bagian luar dengan inti dari biji.


Yang Seno pakai pakai adalah inti dari biji cokelat itu sendiri. Seno mendapatkan lima puluh kilogram inti biji cokelat. Itu berarti, Seno akan memakai seper lima dari resep yang sistem berikan. Dari sini prosesnya lebih cepat lagi.


Dua jam kemudian, mesin-mesin yang ada di sektor produksi cokelat sudah mulai membungkus cokelat itu. Cokelat-cokelat tersebut oleh mesin-mesin itu di bungkus dalam kemasan sepuluh gram cokelat. Itu berarti, dalam produksi kali ini, Seno mendapatkan delapan ribu kemasan cokelat.


[Cokelat super cokelat]


[Dibuat dengan penuh cinta oleh seorang petani muda]


[Katanya bisa memulihkan tenaga]


[EXP +5]

__ADS_1


[Poin pengolahan +200]


Mata Seno berbinar ketika membaca deskripsi dari cokelat yang sudah ia olah ini. Ia sudah memiliki sedikit pandangan mengenai manfaat dari cokelat tersebut. Tanpa basa basi lagi, Seno langsung mengambil salah satu cokelat dan memakannya.


Cokelat tersebut terasa sangat enak. Cokelat kemasan yang biasa dijual di mini market rasanya jelas kalah jauh dengan cokelat ini. Bahkan jika dibandingkan dengan salah satu merek cokelat ternama yang harganya cukup mahal, cokelatnya ini memiliki rasa yang lebih enak.


Seno bisa mengatakan demikian karena dulu Ferdi pernah memberikannya cokelat serupa. Itu terasa sangat enak tetapi masih kalah dengan buatannya. Cokelat tersebut dijual dengan harga empat juta per kotak dengan satu kotaknya berisi seratus buah cokelat.


Itu berarti, satu cokelatnya dihargai dengan empat puluh ribu rupiah. Menurut Seno, cokelat miliknya yang belum terlalu terkenal ini mampu bersaing di harga itu bahkan lebih. Mengesampingkan menfaat cokelatnya, soal rasa saja produknya ini sudah unggul. Apalagi jika ada manfaat lainnya.


Bicara soal manfaat cokelatnya, Seno sekarang merasakan tubuhnya kembali bugar. Meski tidak sampai kehilangan tenaga, tetapi Seno merasakan tubuhnya lelah sebelum ini. Apalagi dirinya sudah melakukan aktifitas berat.


Sebelum ini dirinya sudah memanjat pohon dan melopat dari satu pohon ke pohon lain. Jadi, Seno sedikit merasa lelah. Tetapi setelah mengkonsumsi cokelat rasa lelahnya hilang.


“Tetapi aku perlu membuat kotaknya terlebih dahulu. Aku harus membuatkan desain yang mewah untuk cokelat ini supaya sesuai dengan harga yang akan aku buat nantinya.” Gumam Seno.


Meski Seno berencana demikian, ia tetap memasang beberapa cokelatnya untuk di lelang. Ia ingin mencoba mencari tahu bagaimana respon pasar terhadap produknya ini.


*****


[Sultan Baru : Eh ada produk baru. Sebuah cokelat?]


[Monta : Cokelat apa ini satu bungkus dengan berat sepuluh gram dijual dengan harga empat puluh ribu. Dan ini adalah lelang. Jelas harganya semakin naik. Apa manfaat dari cokelat ini?]

__ADS_1


[Kakak Tampan : @Monta, Bro apa Kamu nggak bisa baca itu udah tertera jelas bahwa cokelat ini bisa memulihkan tenaga kita jika dikonsumsi.]


[Merpati Putih : Ish aku yang termasuk pertama kali pengunjung laman ini tidak pernah merasakan produk dari @Petani Hebat. Harganya semakin lama semakin tinggi. Bagaimana mungkin remahan rempeyek sepertiku mampu membelinya.]


[Kakak Tampan : @Merpati Putih, Kamu benar sekali. Aku hanya menjadi penonton para orang kaya berlomba mendapatkan produk milik @Petani Hebat. Meski aku tidak bisa merasakan produknya, tetapi aku masih merasa senang. Itu karena setiap hari aku disuguhi dengan orang-orang kaya yang gagal mendapatkan brokoli. Bagaimana mereka marah-marah karena kalah cepat dengan yang lainnya.]


[Monta : Itu malah membuatku memiliki sebuah saran untuk @Petani Hebat. Apakah Kamu tidak memiliki niatan untuk membuat give away? Bukankah Kamu sudah memiliki banyak keuntungan sekarang. Kasihanilah Kami yang tidak mampu membeli produkmu ini.]


….


Seno yang kebetulan masih membuka laman lelang miliknya, membaca komentar-komentar itu. Memang selama ini dirinya tidak memberikan give away apa pun kepada para pelanggannya. Selama ini dirinya hanya memberikan sumbangan dengan mentransfer sejumlah uang ke badan amal.


Seno belum memberikan promo give away untuk para pelanggannya. Hal itu membuat Seno berpikir untuk mengikuti saran dari pemilik akun bernama Monta itu.


Langsung saja Seno membuat pos di akun sosial media dari Petani Hebat. Ia meminta para pengikutnya untuk berkomentar di foto yang telah ia unggah. Komentar itu mengenai kesan mereka terhadap produk milik Petani hebat. Seno juga meminta mereka memberikan saran yang bagus untuknya.


Tidak hanya itu, Seno meminta mereka mendandai dua temannya dalam komentar tersebut. Sepuluh komentar terbaik akan Seno pilih besok siang. Mereka yang menang akan mendapatkan sepuluh buah wortel, dua puluh buah kentang, sepuluh bungkus keju, sepuluh porsi buncis, lima buah cokelat, dan satu sisir pisang.


Dengan begini, sosial media miliknya yang selama ini tidak memiliki banyak pengikut, akan bertambah pengikutnya. Ini sama saja dengan sebuah promosi menurut Seno. Meski nilai dari hadiah itu sangatlah tinggi, itu tidak menjadi masalah untuk Seno.


Dalam sekali panen dirinya mendapatkan banyak sekali sayuran. Meski setiap hari ia melakukan lelang sekali pun, jumlah sayuran miliknya tidak akan berkurang, malah terus bertambah dengan panen tiga hari sekali.


Setelah membuat unggahan tersebut, Seno meninggalkan sosial media miliknya. Ia akan pergi ke kota untuk memberi beberapa barang. Besok dirinya akan pergi ke rumah Miranda, jelas dia tidak bisa datang hanya dengan tangan kosong.

__ADS_1


Yang tidak Seno sadari, unggahan yang ia buat berhasil membuat kehebohan di dunia maya. Ini karena nilai hadiah yang Seno berikan cukuplah besar hanya untuk sebuah give away.


__ADS_2