Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 38 Hampir Diseruduk Sapi


__ADS_3

Seno buru-buru masuk ke kebunnya yang ada di dimensi lain. Ia ingin melihat peternakan miliknya yang baru saja ia dapatkan. Di kebunnya yang ada di dunia nyata, Seno tidak menemukan keberadaan peternakan itu. Ini berarti peternakannya ada di dimensi lain.


Tebakan Seno ternyata benar. Di samping kebunnya yang ada di dimensi lain, Seno melihat sebuah lahan baru. Lahan tersebut dikelilingi oleh pagar besi setinggi dua meter.


Selain itu, terdapat sebuah bangunan terbuka yang memakan setengah luas peternakan. Bangunan itu hanya memiliki tiang dan atap saja. Tinggi antara atap dan lantai bangunan lebih dari tiga meter. Itu sangat cocok untuk menjadi kandang sapi menurut Seno.


Setelah melakukan perkiraan, luas peternakan itu hanya seratus meter persegi. Itu tidak terlalu luas dan tidak juga terlalu sempit. Untuk sapi perah Seno bisa menaruh sekitar sepuluh sapi di peternakan kecil ini.


“Ini tidak terlalu buruk juga.” Gumam Seno.


Laki-laki itu lalu masuk ke dalam peternakan itu lewat sebuah pintu yang ada di sana. Pintu itu cukup kecil menurut Seno. Hanya setinggi satu setengah meter. Jadi, Seno yang memiliki tinggi seratus tujuh puluh lima itu, perlu menunduk ketika melewati pintu tersebut.


“Tidak buruk juga memiliki peternakan. Nantinya para kelinci itu akan membantuku menanam sayuran. Lalu aku hanya perlu memanennya saja. Di waktu senggang, aku bisa memakai waktuku untuk mengurusi ternak milikku.”


Seno melakukan inspeksi singkat pada peternakan yang baru ia dapatkan. Kali ini, Sistem tidak memberinya misi tambahan seperti sebelum-sebelumnya. Ketika mendapatkan kebun baru, Seno perlu membersihkan kebunnya, berbeda dengan peternakannya sekarang.


“Sekarang waktunya melihat hadiah apa yang aku terima. Pasti di dalam kotak peternak pemula, aku akan mendapatkan sapi yang aku butuhkan. Sistem buka kotak hadiah yang aku terima.” Pinta Seno kepada Sistem.


[Ding]


[Selamat Host telah membuka kotak petani pemula]


[Selamat Host mendapatkan 10 kantong bukan pupuk biasa]


[Selamat Host mendapatkan 10 benih buncis penuh Vitamin E]


[Selamat Host mendapatkan +500 poin tanam]


[Ding]


[Selamat Host telah membuka kotak peternak pemula]


[Selamat Host mendapatkan dua ekor sapi super besar]


[Selamat Host mendapatkan sepuluh paket pakan sapi]


[Selamat Host mendapatkan +500 poin ternak]


[Semua hadiah telah disimpan di penyimpanan sistem]


“Hem… sayuran baru yang aku terima adalah buncis rupanya. Wortel menyehatkan mata, kentang membuat kenyang, brokoli membuat tubuh kebal dan sekarang ada buncis. Apakah manfaat yang aku dapatkan dari buncis ini?”


“Lalu, jumlah sapi yang aku dapatkan adalah dua ekor. Ini semakin mempersingkat waktuku untuk menjalankan misi.” Gumam Seno.


“Sistem, keluarkan sapi-sapi itu dari ruang penyimpananku.” Pinta Seno.


[Tentu Host]


Tidak lama setelah Sistem berkata demikian, Seno melihat dua bola cahaya muncul di tengah-tengah peternakan. Awalnya bola cahaya itu cukup kecil, namun lama kelamaan bola cahaya itu membesar hinga memiliki diameter lebih dari dua meter.


Tidak lama kemudian cahaya itu menghilang. Di tempat cahaya tadi berada, sekarang sudah ada dua ekor sapi yang cukup besar. Tidak salah jika sapi ini dikatakan sistem sebagai sapi super besar. Panjangnya dua ratus tiga puluh sentimeter lebih dan tingginya punggungnya lebih dari seratus delapan puluh sentimeter.


“Gila, ini besar sekali.”


Setelah Seno perhatikan lebih lanjut, dua ekor sapi itu berbeda jenis kelamin. Yang satu adalah pejantan dan yang satu adalah betina. Lalu, sang betina pun sekarang memiliki perut yang membesar, pertanda sedang berbadan dua. Ini namanya beli dua gratis satu.

__ADS_1


Ketika Seno akan menghampiri sapi tersebut, ia mendengar sebuah pemeberitahuan dari sistem.


[Ding]


[Sistem mendeteksi bahwa hewan ternak milik Host belumlah jinak]


[Hewan ternak itu masih bersikap liar dan perlu dijinakkan]


[Ding]


[Misi telah dibuat]


[Host jinakkan hewan ternak milikmu]


[Hadiah : +2 kekuatan]


[Hukuman : - 500 poin ternak]


[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]


“Sial baru saja aku bilang kenapa sistem tidak memberiku misi tambahan. Ternyata misinya seperti ini.”


Sekarang Seno bisa melihat sapi jantan miliknya menggaruk-garukkan kaki depan sebelah kanannya ke tanah. Matanya pun memandang lekat ke arah Seno.


Tiba-tiba saja Seno memiliki pemikiran buruk mengenai hal ini. Tanpa menunggu sapi tersebut membuat gerakan, Seno bergerak terlebih dahulu. Ia berlari menuju ke arah pintu keluar peternakan. Bersamaan dengan hal itu, sapi jantan itu berlari ke arah Seno.


Seno yang mendengar derap langkah kaki yang berat itu buru-buru mempercepat larinya. Ia tidak mau membuang waktunya dengan melihat ke arah belakang. Langkah kaki itu terdengar semakin mendekat ke arahnya sekarang.


Seno hanya tinggal beberapa langkah lagi menuju pintu keluar. Untung pintu keluar itu belum ia tutup, jadi Seno tinggal menundukkan badannya dan keluar dari sana. Karena sedikit kurang hati-hati, Seno tersungkur ke tanah.


Seno lalu memandang ke arah perternakannya. Di sana ia melihat sapi jantan itu berhenti di dekat pagar. Sapi itu seperti tidak memiliki niatan untuk mengejar Seno.


Meski begitu, sapi jantan itu tetap memandangi Seno yang masih terngkurap di tanah. Seno berani bersumpah dirinya melihat pandangan mengejek dari sapi tersebut. Ia juga melihat sapi itu menjulurkan lidahnya.


“Sial. Waktu itu Raisa merendahkanku. Sekarang seekor sapi pun ikutan merendahkanku.”


Laki-laki itu buru-buru bangkit dari posisinya sekarang. Ia lalu mengibaskan debu yang menempel pada tubuhnya. Hampir saja tadi dirinya diseruduk sapi.


Jika saja dirinya berada cukup dekat dengan sapi-sapi tadi, pasti mereka akan berhasil meneyeruduknya. Untung saja ketika mengeluarkan sapi-sapi itu Seno berada di dekat pintu keluar.


“Sistem, kenapa kamu tidak memberitahuku bahwa sapi-sapi ini adalah sapi liar dan perlu dijinakkan dulu? Jika aku telat sedikit saja, pasti aku akan diseruduk oleh mereka.” Protes Seno.


Hal ini membuatnya menyadari bahwa misi dari sistem tidak semudah itu. Sebelum memerah sapi betina itu, Seno perlu menjinakkannya, terutama si sapi jantan. Jika tidak, nyawanya akan dalam bahaya. Seno tidak mau menjadi petani yang mati karena diseruduk sapi peliharaannya.


[Host ini adalah sapi super yang memiliki kualitas bagus]


[Sistem telah memilih peranakan ini dari semua sapi yang ada di dunia ini]


[Sapi ini adalah yang terbaik]


[Hanya saja, Host perlu mendapatkan kepercayaan sapi-sapi itu jika Host ingin memerahnya]


“Apakah kamu memiliki saran mengenai hal ini sistem?” Tanya Seno.


Ia sama sekali tidak memiliki pengalaman menangani sapi. Sepertinya ia perlu belajar juga mengenai hal ini. Bukankah sebelum ini sistem memintanya belajar memerah sapi? Berarti sekalian saja ia akan belajar mengenai penanganan sapi.

__ADS_1


[Daripada mendekati sapi-sapi itu secara langsung, Sistem sarankan Host menunggu mereka mendekat ke arah Host]


[Host berikan saja makanan kesukaan mereka dan tunjukkan kepada sapi-sapi itu bahwa Host bukanlah ancaman bagi mereka]


Jawaban dari sistem itu ada benarnya. Tetapi, Seno tidak mau melakukannya sekarang. Syok yang ia rasakan masih belum juga reda. Jadi, Seno memilih mengerjakan kebunnya daripada mengurusi sapi-sapi itu untuk saat ini.


“Aku akan mencoba hal itu setelah aku menanami kebun milikku.” Jawab Seno.


Laki-laki itu kemudian memandang ke arah kelinci-kelincinya. “Sekarang, waktunya kita bekerja.”


“Panel Sistem”


[Host : Seno Eko Mulyadi (23)]


[Kekuatan : 7,1 (Manusia Dewasa : 10)]


[Stamina : 5 +4 (Manusia Dewasa : 10)]


[Luas lahan : 800 m2 (+700 m2)]


[Level kebun : 3 (0/5000)]


[Poin tanam yang dibutuhkan untuk naik level : 25.000.000]


[Poin tanam : Rp 1.406.600]


[Penyimpanan Sistem : 15 slot (12/15)]


[Slot hewan ternak : 5 (2/5)]


[Pembelian slot selanjutnya : 10.000 poin ternak]


[Jumlah ternak : - 2 ekor sapi]


[Poin ternak : - 500 ]


[Misi : - ]


[Toko sistem : - Bukan Pupuk Biasa : 100 poin tanam


- Wortel dengan penuh Vitamin A : 50 poin tanam


- Kentang mengenyangkan : 100 poin tanam


- Brokoli penuh vitamin dan mineral : 200 poin tanam


- Rumput super grade D : 100 poin ternak]


“Jadi peternakan seluas itu hanya muat untuk lima ekor ternak saja ya?”


Dengan sapi sebesar itu, juga pergerakan mereka yang cukup aktif, memang pantas untuk peternakan seluas itu hanya diisi lima ekor sapi lagi.


Seno lalu memulai menanam sayuran di kebunnya. Semua poin yang ia miliki hanya cukup untuk menanam dua ribu tiga ratus wortel, dua ribu kentang, dan dua ribu seratus brokoli.


Seno sudah tidak sabar untuk memanen brokoli-brokoli itu dan menikmatinya. Ia mengharapkan memiliki tubuh kebal. Dengan begitu, ia akan semakin merasa lebih aman jika pergi ke mana pun.

__ADS_1


__ADS_2