
“Jadi Sen, apakah Kamu memiliki banyak stok kacang mete? Aku ingin membeli beberapa untuk keluargaku.” Ucap Ray.
Seno ingat keluarga Ray rata-rata memiliki tubuh yang besar. Jadi cukup wajar jika laki-laki ini mengatakan demikian.
“Aku belum memiliki banyak stok kacang mete. Saat ini aku hanya ingin membuat promosi besar-besaran dan membuat pembeli sangat menginginkan produk ini. Aku berencana menjualnya dengan sistem lelang di The Auction.”
“Jadi, ketika produk ini aku pasarkan, harganya akan melambung tinggi. Keuntungan yang aku dapatkan juga pasti akan bertambah lebih banyak lagi.” Jelas Seno.
“Kenapa Kamu melelangnya di The Aution Kamu bisa membuat website sendiri untuk melakukan hal itu bukan? Dengan begitu Kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.” Saran Ray.
“Aku sudah memiliki pemikiran seperti itu. Tetapi aku belum sempat mencari orang yang akan membantuku melakukannya. Semua itu perlu seseorang yang bisa aku percaya dan seorang ahli IT untuk melakukannya.” Jawab Seno.
“Kalau begitu biar aku saja yang mengerjakannya. Tetapi Kamu harus memberiku beberapa porsi kacang mete sebagai tambahan gaji bagaimana?” Saran Ray.
Seno baru ingat bahwa Ray memiliki kemampuan IT yang bagus. Meski dia tidak kuliah, tetapi kemapuannya tidak kalah dengan yang lainnya. Sejak SMA Ray sering mengambil pekerjaan untuk membuat website.
“Apakah Kamu benar mau membuatkanku sebuah website yang bisa aku pakai untuk melelang produkku? Jika bisa, sekalian buatkan aplikasi untuk dipakai di ponsel. Biaya tidak masalah untukku. Jika Kamu lebih menginginkan bayaran berupa kacang mete aku pun tidak masalah.” Jawab Seno.
“Bagus. Aku akan segera membuatnya. Sebelum itu, aku perlu menyelesaikan siaran langsung yang tadi tertunda. Aku akan membantumu membuat promosi yang luar biasa supaya produkmu terjual laris.” Jawab Ray.
“Jangan lupa carikan seseorang yang pintar dalam IT untuk bekerja membantuku mengelola website milikku nantinya Ray.” Pinta Seno.
“Itu hal yang mudah. Aku akan melakukannya untukmu.” Jawab Ray.
Seno menunggu setengah jam di rumah Ray untuk menyelesaikan siaran langsung yang sebelumnya tertunda. Seperti sebelumnya, Ray melakukan pengukuran badannya dan penimbangan berat badan.
__ADS_1
Para penonton yang sudah menonton dari awal hingga akhir siaran langsung merasa takjub dengan perubahan yang Ray alami. Dalam waktu singkat, Ray berhasil menurunkan berat badannya sebanyak sepuluh kilogram.
Tidak hanya itu saja yang membuat para penonton takjub, tetapi efek lain setelah penurunan berat badan tidak terlihat di tubuh Ray. Biasanya, orang yang menurunkan berat badannya, akan memiliki kulit yang bergelambir karena sebelumnya memiliki tubuh gemuk.
Tetapi, hal itu tidak ditemukan pada diri Ray. Kulitanya justru terlihat lebih kencang. Lipatan kulitnya juga berkurang sekarang. Banyak dari penonton yang mulai berkomentar untuk menanyakan kapan kacang mete ini akan dipasarkan di laman lelang Petani Hebat.
Seno cukup senang dengan respon ini. Banyak sekali peminat dari kacang mete miliknya ini. Bebeberapa ada yang mengirimi pesan dan berani membeli satu juta rupiah untuk satu porsi kacang mete. Mungkin orang itu memiliki masalah obesitas dan sekarang ingin menurunkan berat badannya.
Tetapi Seno tidak memberikan respon dulu kepada para pelanggannya. Ia ingin memuncakkan keinginan mereka untuk membeli produk miliknya ini. Satu-satunya penjual produk seperti ini hanyalah Seno. Jadi, ia tidak takut jika nantinya pelanggannya akan kabur ke penjual lainnya.
….
Dua hari berlalu begitu saja sejak Seno melakukan siaran langsung untuk mempromosikan kacang mete miliknya. Sekarang ini, Seno berada di dapur rumahnya. Ini adalah hari di mana anggur yang sebelumnya ia fermentasi, sudah bisa ia pindahkan ke wadah lainnya.
Dari resep yang Seno dapatkan di internet, tahap selanjutnya yang Seno butuhkan adalah menyimpan anggur ini di wadah kedap udara untuk menuakan umur anggur. Semakin tua umur simpannya, maka rasanya akan semakin enak.
Tetapi tanpa disimpan lebih lama pun anggur ini sudah bisa dikonsumsi. Sebuah pemberitahuan Seno dapatkan bersamaan dengan Seno yang selesai menyaring anggur fermentasi miliknya.
[Ding]
[Selamat Host telah menjalankan misi membuat minuman anggur fermentasi]
[Selamat Host mendapatkan resep anggur fermentasi]
Satu misinya terselesaikan sudah. Masih banyak misi yang perlu Seno selesaikan untuk saat ini. Misi penjualan pisang dan cokelat miliknya, juga misi menaklukkan dimensi lain. Terselesaikannya satu misi ini meringankan beban Seno.
__ADS_1
Dengan penuh semangat, Seno pun pergi ke sektor pengolahan hasil kebun dan ternak miliknya. Laki-laki itu ingin mencoba membuat anggur fermentasi di sana. Sudah pasti teknologi yang sistem berikan akan jauh lebih maju.
Mungkin saja Seno bisa mendapatkan anggur berumur puluhan tahun dalam beberapa hari. Dengan begitu, nilai jual anggur miliknya jelas akan jauh lebih mahal daripada biasanya.
Dari resep yang ia dapat, dalam satu kali proses pembuatan, Seno memerlukan lima ribu kilogram anggur dalam sekali produksi minuman fermentasi. Seperti dugaan Seno, sistem telah memberikan alat yang bisa membatunya mempercepat proses fermentasi.
Ada satu drum besar yang terbuat dari kayu yang mengeluarkan wangi yang khas. Seno tidak paham apa nama dari kayu itu, yang jelas kayu yang menjadi bahan drum ini memiliki bau yang cukup wangi. Mungkin kayu ini nantinya yang akan menambah cita rasa dari anggur fermentasi milik Seno.
Jika Seno menyimpan angur yang ia olah di dalam drum tersebut, maka ia akan mempercepat waktu simpan untuk anggur miliknya. Jika Seno menyimpan anggurnya sehari di sana dan mengeluarkannya, maka anggurnya sama saja dengan memiliki umur simpan lima tahun.
Seno lalu bisa menentukan umur dari anggur miliknya. Ia tinggal melakukan proses selanjutnya dengan menyimpan anggur itu di dalam botol, atau tetap menyimpanya di dalam drum.
Ini karena Seno mendapatkan dua puluh drum yang memiliki kapasitas lima ribu liter tiap drumnya. Dengan begitu, Seno tetap bisa memproduksi anggur lagi tanpa perlu memikirkan menunggu mengkosongkan drum yang ada.
Langsung saja Seno membuat beberapa drum anggur. Ia ingin menyajikan anggur buatannya ini pada resepsi pernikahannya. Nantinya, tamu undangan yang hadir dalam resepsi pernikahnnya adalah mereka yang berasal dari keluarga berada.
Baik keluarga Dina maupun keluarga Miranda berasal dari keluarga berada, jelas tamu yang mereka undang kebanyakan adalah orang yang sekelas dengan mereka. Seno ingin memanfaatkan hal ini untuk mempromosikan anggurnya ini.
Beberapa orang kaya biasanya mengkoleksi anggur di rumah mereka. Biasanya mereka akan menyajikan anggur ini untuk menjamu rekan bisnis mereka yang berasal dari luar negeri. Seno harap peminat dari anggur produksinya ini cukup banyak.
Seharian penuh Seno berkutat membuat anggur fermentasi. Pada akhirnya Seno berhasil memproduksi dua drum anggur setelah berkerja dari jam delapan pagi hingga jam lima sore. Ia hanya berhenti untuk makan siang saja.
Saat Seno hanya tinggal menunggu anggur-anggur itu menua. Esok harinya, Seno membuka salah satu drum anggur. Seno ingin tahu apa manfaat dari anggur fermentasi miliknya. Semua produk miliknya, baik produk pertanian, peternakan atau olahannya selalu memiliki manfaat. Jadi Seno ingin tahu apa
manfaat dari anggur ini.
__ADS_1