
Seno menatap nanar kumpulan mayat yang ada di depannya. Perutnya juga merasa mual karena banyaknya isi perut dari para serigala yang berceceran. Tetapi Seno menahannya.
Seno sendiri tidak menyangka akan berada di posisi seperti ini. Untuk menaklukkan dimensi ini, ia harus membasmi semua makhluk penghuni dimensi ini.
Sebenarnya Seno tidak mau berakhir seperti ini. Ia ingin semuanya berakhir seperti dimensi sebelumnya, yang meski pun ada pertumpahan darah, itu tidak sampai membunuh semuanya.
“Bos jangan merasa bersalah seperti itu. Kau tidak ada salahnya dalam hal ini. Mereka saja yang tidak mau menyerahkan diri. Ini adalah pilihan mereka.”
Thorbiorn yang datang dengan membawa inti dimensi mencoba menenangkan Seno. Inti dimensi itu Thorbiorn ambil dari mayat serigala berbulu hitam, lebih tepatnya dari kepalanya.
“Bagaimanapun juga, aku ikut andil dalam kematian mereka? Bukankah aku yang berinisiatif untuk mengambil alih dimensi ini. Jika aku tidak melakukannya, maka semua makhluk ini tidak akan ada yang mati,” ucap Seno lirih.
“Tetapi jika Bos tidak melakukannya, bukankah akan lebih banyak manusia yang mati? Bos dengan sendiri bukan, jumlah tentara yang gugur untuk menjaga dimensi ini cukup banyak jika dibandingkan dengan yang lain. Tentunya dengan Bos menguasai dimensi ini semua akan menjadi lebih baik,” jelas Tiarsus.
Ucapan Tiarsus ada benarnya. Dari laporan yang dikirimkan Eko padanya, jumlah tentara yang gugur ketika menjaga portal dimensi ini paling banyak di antara yang lain. Mungkin itu semua juga dipengaruhi oleh pemimpin dimensi ini.
Serigala hitam tadi sama sekali tidak peduli dengan yang lain. Ia hanya ingin mempertahankan wilayahnya, meski tahu bahwa dirinya akan kalah. Bahkan, ketika mengetahui semua bawahannya mati pun, serigala hitam itu tidak berubah pikiran.
Seno menarik nafas panjang mencoba menenangkan diri dari apa yang baru saja ia alami. Apa yang Thorbiorn katakan tadi ada benarnya. Sekarang ia mengalami hukum rimba, siapa yang kuat dia yang berkuasa.
Jika bukan Seno yang berkuasa di sini, maka akan lebih banyak lagi manusia yang gugur di tangan mereka. Seno yang merupakan manusia, tentu saja mendukung dan melindungi mereka yang berasal dari jenis yang sama dengannya.
“Momoy sekarang kumpulkan semu mayat ini dan bakar mereka. Lalu yang lain, sekarang carilah benih itu. Kita belum mencari keberadaan benih daun mint super sejuk itu bukan?”
“Tentu Bos.”
Momoy langsung merubah bentuk tubuhnya menjadi burung besar. Ia mengumpulkan mayat-mayat serigala itu dengan cakarnya. Setelahnya, Momoy mulai membakar mereka hingga tidak bersisa.
“Lalu Bos, bagaimana dengan anak-anak kawanan ini?” tanya Thorbiorn.
“Maksudmu?”
“Aku merasakan kehidupan lain di puncak gunung. Aku rasa di sana masih ada bagian dari kawanan ini. Tebakanku mereka masihlah anak-anak karena tidak ikut dalam peperangan ini.”
“Jangan lakukan apa pun pada mereka. Biarkan mereka hidup sendiri. Toh aku sudah memiliki inti dimensi ini. Tidak akan ada lagi yang bisa menyerang kita. Aku akan melihat mereka nanti. Sekarang laksanakan saja perintahku sebelummya.”
“Baik Bos.”
Seno kemudian berusaha membuat telunjuknya berdarah. Saat ini tubuhnya mulai kebal dari serangan fisik mau pun serangan sihir. Seno perlu mencari cara lain untuk mengeluarkan darah.
Pada akhirnya Seno mencoba menggigit tangannya sekuat tenaga. Hal itu ternyata berhasil membuat jarinya berdarah. Langsung saja Seno meneteskan darah itu ke inti dimensi ini sebelum lukanya menutup.
__ADS_1
[Ding]
[Selamat Host telah menjalankan misi penaklukkan dimensi RS71XU5 lebih awal]
[Selamat Host mendapatkan +2 benih misterius atas dedikasi Host menyelesaikan misi lebih awal]
[Selamat Host mendapatkan +700.000 meter persegi lahan untuk menyimpan produk]
[Host aktiflah menyelesaikan misi-misi yang kemungkinan akan diberikan oleh Sistem dikemudian hari, untuk mendapatkan hadiah yang lebih besar lagi]
“Lahan untuk menyimpan produk? Makudnya apa itu sistem? Bukankah selama ini aku memiliki ruang penyimpanan untuk menyimpan produk milikku? Kenapa sekarang aku memiliki lahan untuk menyimpan produk?”
Seno cukup heran dengan deskripsi lahan yang ia terima. Lahan untuk menyimpan produk adalah sesuatu yang baru menurut Seno. Selama ini ia hanya mmeiliki lahan pertanian, peternakan, dan sektor pengolahan.
[Host bukankah Host akhir-akhir ini mengeluh bahwa ruang penyimpanan milik Host sudah penuh?]
[Jadi, Sistem mencarikan dimensi ini untuk membantu memenuhi kebutuhan Host]
Seno ingat belakangan dirinya mengeluhkan hal itu. Meski jumlah slot ruang penyimpanannya bertambah, tetapi itu akan cepat penuh. Ruang penyimanannya cukup terbatas. Seno tidak bisa menyimpan semua hasil panennya di ruang penyimpanan.
Beberapa dari produknya berakhir di perut para kelinci karena Seno tidak ingin membuang produk yang mulai rusak. Sekarang, ada hewan lain di rumahnya, jumlah produk yang tebuang mulai menurun.
Sepertinya mereka memang sudah harus membuka pasar di luar negeri. Lalu, adanya lahan untuk menyimpan produknya ini akan sangat membantu.
Dimensi ini dipenuhi dengan salju. Suhunya pun sangat rendah. Dimensi ini layaknya lemari pendingin yang berukuran besar. Itu akan membantu membuat sayuran dan produk pertanian lainnya lebih tahan lama.
“Bagaimana aku memanfaatkan ini semua?” tanya Seno.
[Host perlu membangun gubuk dengan atap untuk menyimpan produk milikmu]
[Sistem sarankan gunakan satu gubuk hanya untuk satu produk, dan jangan dicampur]
[Ding]
[Misi telah dibuat]
[Host buatlah 100 gubuk untuk menyimpan produkmu. Setiap gubuk tidak boleh kurang dari 500 meter persegi]
[Waktu : 21 hari]
[Hadiah : 1.000 gubuk penyimpanan]
__ADS_1
[Hukuman : kehilangan 550.000 meter persegi lahan penyimpanan produk]
[Host lakukan semua misi dengan sungguh-sungguh agar bisa segera menjadi petani terhebat di dunia ini]
Misi lagi rupanya. Sepertinya Seno harus mempekerjakan para Gylinox untuk membangun gubuk di sini. Seno harap mereka tidak masalah dengan suhu dingin di sini.
“Sistem tunjukkan panel Sistem kepadaku. Aku ingin tahu penambahan kekuatanku sekarang berapa,” pinta Seno kepada Sistem.
Seno ingat sebelumnya ia menerima penambahan kekuatan setelah memiliki dimensi baru. Tadi juga ia merasakan hal yang sama.
[Host : Seno Eko Mulyadi (23)]
[Kekuatan : 10 (+211) (Manusia Dewasa : 10)]
[Stamina : 9 (+225) (Manusia Dewasa : 10)]
“Ternyata peningkatan kekuatanku cukup besar. Tetapi apakah ini sudah cukup kuat untuk menghadapi makhluk pemimpin dimensi? Aku juga ingin mengalahkan mereka dengan kekuatanku sendiri.”
[Jangan terlalu berharap banyak Host]
[Kekuatan pribadimu yang sekarang tidak sebanding dengan kekuatan pemimpin dimensi yang paling lemah sekali pun]
“Eh benarkah itu sistem? Memangnya, berapa kekuatan mereka?”
[Pemimpin dimensi yang paling lemah memiliki kekuatan 1.250 dan stamina 1.212]
[Host masih sangat jauh dari kekuatan mereka]
[Berjuanglah lebih keras lagi Host jika ingin mengalahkan pemimpin dimensi lain dengan kekuatanmu sendiri]
“Teryata cukup jauh. Setidaknya aku perlu menaklukkan sepuluh dimensi lagi untuk memiliki kekuatan sebesar itu. Itu tidak menjadi masalah. Bukankah aku sudah memiliki informasi mengenai letak portal ke dimensi lain?”
“Aku tinggal menunggu lahirnya buruh tani baruku sebelum melakukan ekspedisi penaklukkan. Itu akan lebih baik,” gumam Seno.
Tidak lama kemudian, Seno melihat Momoy yang sudah membereskan semua mayat serigala, datang kepadanya. Ia tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini Momoy berjalan setengah melompat ke arah Seno.
“Bos aku sudah membereskan semuanya. Jika nanti Bos akan melaksanakan misi penaklukkan lagi, ajak aku lagi. Misi kali ini sangat menyenangkan.”
“Ya aku akan mempertimbangkan mengenai hal itu.”
Setidaknya Momoy berguna dalam misi kali ini. Selain dia yang membantu melawan musuh, Momoy juga membantu membereskan mayat musuh mereka.
__ADS_1