Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 118 Sub Sistem (3)


__ADS_3

“Aku nggak menyangka Mas Seno ngelakuin semua ini sendirian. Mengurusi kebun, memasarkan produk. Semua Mas lakuin sendirian.”


“Nggak sendirian juga Mir. Masih ada yang lain yang bantuin juga.” Jawab Seno.


“Tetapi kan Mas Seno lebih banyak ngurusin semuanya sendirian. Apakah ada sesuatu yang bisa aku bantu? Sekarang kan aku sudah menjadi istri Mas Seno. Jadi, ini adalah bisnis keluarga kita. Aku juga ingin membantu mengembangkan bisnis ini.”


“Ucapan Mira ada benarnya Sen. Setelah wisuda nanti pun aku belum menentukan akan bekerja di mana. Jadi gimana kalo aku bantuin ngurusin bisnis ini.”


Seno saja masih memikirkan cara agar kedua istrinya mengatakan hal ini. Tetapi mereka lebih dulu membawa pembahasan ini.


“Apa kalian yakin dengan hal itu?” Tanya Seno.


“Tentu.” Jawab Dina dan Miranda bersamaan.


“Apa kalian benar-benar yakin dengan ucapan kalian dan tidak akan menyesal nantinya?” Tanya sekali lagi.


“Ish iya beneran masak kita main-main masalah ini.” Jawab Dina.


“Sistem, tautkan Sub Sistem dengan mereka sekarang.”


Setelah Seno berucap demikian, baik Dina maupun Miranda mengdengar sebuah monoton di telinga mereka. Suara yang cukup asing bagi mereka.


[Ding]


[Penautan Sub Sistem Petani Hebat Diaktifkan]


[Progres 0%]


[8%]


[16%]

__ADS_1


“Sen apa ini?” Tanya Dina yang bingung dengan kemunculan suara-suara asing itu.


Ada sedikit rasa takut dalam diri Dina. Semua ini terasa sangat mustahil menurutnya. sekarang tiba-tiba saja ada suara asing yang muncul. Suara itu bukan dari sekitarnya, tetapi seperti ada di kepalanya.


“Tenang saja itu adalah sesuatu yang kalian dapatkan karena kalian ingin membantuku.” Jawab Seno mencoba menenangkan Dina.


Sementara itu, Miranda terlihat dengan mudahnya menerima apa yang terjadi. Ia tidak terlihat terkejut dengan semua ini. Miranda malah mengangguk-anggukkan kepalanya pelan seolah paham dengan semua yang terjadi.


Tidak lama kemudian, proses penautan dari sub sistem telah selesai. Dina dan Miranda langsung bertukar pandangan seolah ada yang ingin mereka sampaikan saat ini.


[Selamat Anda telah tertaut dengan Sub Sistem Petani Hebat]


[Host, Anda perlu membantu Host utama, Seno, untuk menjadi petani hebat di dunia ini]


Itulah sambutan awal dari sistem yang didengar oleh Dina dan Miranda. Setelah suara monoton dari sistem hilang, Miranda langsung melihat ke arah Seno dan memberikan suaminya sebuah senyum tipis.


“Jadi selama ini Mas Seno memiliki sistem ya. Pantas saja Mas Seno memiliki semua sayuran ajaib itu.” Jelas Miranda.


“Kamu tahu mengenai sistem?”


“Mungkin, ada salah satu penulis novel sistem yang ada di pasaran itu adalah penerima sistem juga. Itu sangat mungkin terjadi.” Jelas Miranda.


“Memangnya ini semua apa? Aku tidak paham.” Tanya Dina.


Ia jarang sekali membaca novel. Kalaupun ia membaca novel, genre yang Dina pilih lebih ke arah romance. Dina sama sekali tidak paham dengan sistem yang dibicarakan oleh Miranda dan hubungannya dengan sistem yang ia terima.


Miranda lalu menjelaskan apa yang dimaksud dengan sistem. Ia juga menebak apa tugas mereka saat ini setelah mendapatkan sub sistem untuk membantu Seno.


Setelah mendengarkan penjelasan Miranda yang cukup mendetail, Dina akhirnya paham apa itu Sistem. Sistem sendiri adalah sebuah entitas yang muncul dan membutuhkan seseorang sebagai inang atau Hostnya.


Tetapi, sistem ini bukanlah sebuah parasit. Hubungan mereka dengan inangnya lebih tepat disebut dengan simbiosis mutualisme. Mereka saling menguntungkan satu sama lainnya.

__ADS_1


Sebuah Sistem akan memberikan beberapa misi kepada inangnya. Jika sang inang berhasil, maka ia akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Menjadi kaya, menjadi lebih pintar, menjadi lebih kuat, semua bisa mereka dapatkan.


Tetapi jika gagal menjalankan misi, maka inangnya akan mendapatkan hukuman. Dari yang ringan seperti denda dan semcamnya, yang sedang seperti kehilangan sistem dan kembali menjadi orang biasa, hingga yang terparah kematian.


Mendengar penjelasan Miranda, Dina langsung memberi Seno tatapan khawatir. Ia merasa khawatir setelah mengetahui cara kerja sebuah Sistem.


"Sen, Sustemmu ini tidak memberikan hukuman yang ekstrim bukan? Kamu nggak akan tiba-tiba meninggal karena gagal dalam menjalankan misi bukan?" Tanya Dina khawatir.


"Misiku hanyalah seputar pertanian Din. Apa yang akan membahayakanku dalam bidang ini. Sistem sendiri juga tidak memberikan hukuman kematian jika aku gagal menjalankan misi. Paling parah, aku akan kehilangan sistem itu saja." Jelas Seno.


Melihat kekhawatiran istrinya yang seperti itu, Seno berpikir untuk menyembunyikan misi penaklukan yang akan ia jalani dalam waktu dekat. Di mata istrinya, misi itu jelas misi yang membahayakan dan bisa mengancam keselamatan.


Jika tahu seperti itu, sudah pasti mereka akan melarang Seno menjalanman misi itu. Seno tidak bisa menyerah begitu saja mengenai hal ini. Ia masih harus menyelesaikan misi tersebut.


Dina langsung bernafas lega setelah mendengar penjelasan dari Seno. "Syukurlah Kamu nggak akan membahayakan nyawamu dalam menjalankan misi dari Sistem. Aku lebih baik hidup pas-pasan daripada harus hidup mewah tetapi dengan cara mempertaruhkan nyawamu." Ucap Dina.


Seno merasa terharu mendengar ucapan Dina tersebut. "Tenang saja aku tidak akan melakukan sesuatu yang membahayakan nyawaku. Aku masih punya dua istri yang perlu aku bahagiakan. Hidupku masih panjang."


"Jadi, tentu saja aku akan menjaga diri dengan baik. Aku tidak mau membuat dua istriku bersedih." Jelas Seno.


Lalu Seno tiba-tiba ingat mengenai bidang yang diberikab oleh Sistem kepada kedua istrinya. Ia ingin tahu apakah Sub Sistem milik mereka sama atau berbeda.


"Jadi, apa Sub Sistem yang kalian miliki?" Tanya Seno.


"Aku mendapatkan Sub Sistem produksi. Tugasku adalah untuk membuat ekstrak dari berbagai produk milikmu dan mengkombinasikannya dengan produk lain sehingga menghasilkan produk baru yang memiliki khasiat baru. Nantinya itu akan Kamu produksi masal di sektor pengelolaan hasil kebun dan ternak. Itu adalah Sub Sistem yang aku dapatkan." Jelas Dina.


Itu sangat sesuai dengan bidang studi yang Dina pelajari. Ia mengambil program studi Ilmu Gizi. Jadi sedikit banyak apa yang Dina pelajari selama kuliah, bisa diterapkan untuk membantunya.


Tidak hanya itu, Seno yakin Dina akan semakin luas pengetahuannya setelah ini. Sudah pasti sistem akan memberikan Dina hadiah yang sejalan dengan bidang sistem yang ia miliki.


"Kalau aku pemasaran. Nggak jauh beda dengan apa yang aku pahami selama ini. Jadi, aku nantinya akan membantu Mas Seno untuk memasarkan produk kita untuk mencapai keuntungan semaksimal mungkin." Ucap Miranda.

__ADS_1


Seperti halnya Dina, bidang Sub Sistem milik Miranda juga sama seperti bidang studi yang ia ambil semasa kuliah.


Dengan dibantu oleh kedua istrinya ini, Seno yakin dirinya akan semakin mudah menyelesaikan misi-misi yang sistem berikan.


__ADS_2