Petani Hebat Dengan Sistem

Petani Hebat Dengan Sistem
PH 209


__ADS_3

Thorbiorn langsung berlari dan melompat ke arah Anthony, ia lalu menyabetkan pedang miliknya. Melihat hal itu, Anthony langsung menahan serangan Thorbiorn dengan tangannya. Thorbiorn pikir Anthony sangat bodoh karena menahan serangan ini hanya dengan tanan kosong.


Thorbiorn sudah menggunakan tujuh puluh lima persen kekuatan dalam serangan ini. Dengan kekuatan sebesar itu, menurut Thorbiorn Anthony tidak akan bisa menghalaunya dengan mudah. Meski senjatanya ini bukan senjata dengan kualitas bagus, Thorbiorn yakin Anthony akan terluka.


Namun, apa yang Thorbiorn harapkan tidak juga terjadi. Anthony terlihat baik-baik saja setelah menahan serangannya. Thorbiorn tidak menyangka justru senjatanya yang menjadi penyok setelah menyerang Anthony.


Thorbiorn langsung melompat mundur ketika mengetahui bahwa serangannya gagal. Ia hanya bersiaga jika Anthony tiba-tiba membalas serangannya barusan.


“Hahaha.” Anthony tertawa dengan keras ketika melihat ekspresi dari Thorbiorn setelah serangannya gagal.


“Kalian tidak akan bisa melukaiku. Aku ini adalah inti dimensi yang tidak semudah itu dihancurkan. Sebesar apa pun kekuatanmu, Kau tidak akan bisa melakukan apa pun padaku. Hahaha.”


Melihat kejadian ini, Tiarsus langsung menatap ke arah Momoy. Dirinya tidak terlalu memahami mengenai inti dimensi, Momoy yang sebelumnya menjadi pemilik inti dimensi, jelas mengetahui lebih banyak mengenai hal ini.


“Apa yang dia katakan benar. Inti dimensi tidak bisa semudah itu dihancurkan. Yang bisa menghancurkannya hanyalah seseorang yang sudah memiliki kekuatan menghancurkan sebuah planet. Lalu, orang lain yang bisa melakukannya adalah pemilik inti dimensi.”


“Dengan kata lain, yang bisa kita lakukan hanyalah membuat dia tidak berdaya dan menunggu Bos Seno membereskan orang ini. Kita tidak bisa melakukan apa pun sekarang,” jelas Momoy.


“Kalian akan mengandalkan manusia itu? Hahaha,” tawa keras Anthony kembali terdengar.


“Itu lucu sekali. Kalian akan meminta manusia lemah itu untuk melawanku? Dengan satu jentikan jari dariku, orang itu akan mati. Itu sangat tidak mungkin terjadi.”


Jika salah satu orang yang mengepungnya memiliki inti dimensi, maka Anthony akan merasa takut. Tetapi pemilik inti dimensi hanyalah manusia. Anthony sangat tahu seberapa lemah manusia. Mereka tidak akan bisa melakukan apa pun kepadanya.


“Meski kami tidak bisa membunuhmu, bukan berarti kami tidak bisa meringkus dirimu. Semuanya kita serang dia. Tiarsus gunakan barier milikmu untuk menghalau orang ini!” perintah Thorbiorn.


Pertarungan yang sempat tertunda sebentar itu kembali berlanjut. Thorbiorn melemparkan pedangnya yang sudah penyok ke arah Anthony. Namun, Anthony menundukkan kepalanya untuk menghindar.


Tiarsus tidak mau kalah, ia juga menyiapkan barier yang akan dipakai untuk mengurung Anthony. Sayangnya seperti serangan Thorbiorn, serangan Tiarsus juga gagal. Anthoy sudah lebih dahulu melompat keluar sebelum barier tersebut terbentuk sempurna.

__ADS_1


Laluna dan Lalana juga memberikan serangan mereka. Meski memiliki tubuh besar, namun nyatanya Anthony masih bisa bergerak dengan lincah. Ia bisa menghindari serangan yang lain. Sekarang ini ia bahkan sudah berada di dekat Thorbiorn. Anthony langsung melayangkan pukulan yang cukup keras.


Thorbiron tidak tinggal diam, ia juga melakukan pukulan yang keras ke arah Anthony. Kali ini Thorbiorn menggunakan seluruh kekuaran miliknya untuk menyerang Anthony. Sayangnya kekuatan Anthony ternyata lebih besar daripada Thorbiorn. Hal ini membuat Thorbiorn harus mundur beberapa meter dari tempatnya berdiri.


Jalanan cor yang ada di bawah Thorbiorn, menjadi rusak karena tidak kuat menahan Thorbiorn. Tidak hanya jalanan yang ada di bawah Thorbiorn saja, arena di mana mereka bertarung, mengalami kerusakan yang parah. Banyak jalan yang berlubang, tiang lampu yang patah, pembatas jalan yang hancur lebur.


“Hahaha, kalian melihat sendiri bukan, kalian tidak akan bisa melakukan apa pun padaku. Kalian mengatakan bahwa kalian bisa meringkus diriku, tetapi lihatlah kalian sendiri kewalahan mengahadapi diriku.”


Setelah mengucapkan hal ini, Anthony langsung mengarahkan pandangannya ke arah persawahan. Di sana ia sudah melihat Seno yang datang bersama dengan Baiya dan Baiyo. Karena target utamanya sudah datang, maka Anthony menghiraukan orang-orang yang ada di sekitarnya. Ia lalu berlari ke arah Seno dengan kecepatan penuh.


“Semuanya, jangan biarkan dia tiba di Bos Seno. Kita harus menghalaunya,” teriak Tiarsus.


Mereka kembali menyerang Anthony, tetapi Anthony dengan sigap menghindari serangan itu. Meski ia tidak melihat serangan yang datang kepadanya, ia bisa menghindari semuanya dengan mudah. Anthony seolah memiliki mata di bagian belakang kepalanya.


“Bos awas, menghindarlah!” seru Momoy.


Seorang pria bertubuh besar berlari ke arahnya. Orang itu memiliki deskripsi yang sama seperti perkataan Eko. Seno langsung tahu bahwa orang ini adalah orang yang membuat masalah di sini. Kemungkinan besar ini adalah perwujudan dari inti dimensi itu.


“Mereka tidak bisa mengalahkan inti dimensi ini?” tanya Seno heran.


Baiya dan Baiyo yang ada di samping Seno bergerak sigap. Mereka langsung menyerang Anthony. Baiya mengeluarkan serangan es sementara Baiyo mengeluarkan sebuah gas berwarna hitam. Setipa tanaman yang terkena gas dari Baiyo akan langsung mati seperti terbakar.


Serangan keduanya berhasil mengenai Anthony. Sayangnya Anthony baik-baik saja. Gas beracun milik Baiyo tidak membuatnya terluka sedikit pun. Es milik Baiya memang berhasil mmebekukan kaki Anthony, tetapi itu hanya seper sekian detik saja.


“Siap, ini benar-benar tidak bagus,” gumam Seno yang melihat semua itu.


Seno langsung mengambil ancang-ancang dan menyerang Anthony. Setidaknya ia harus memberikan perlawanan kepada Anthony. Seno langsung menyeburkan nafas es kepada Anthony, ia berharap dengan cara ini Anthony akan sedikit tertahan sebelum yang lain datang membantunya.


“Hahaha, manusia lemah aku tidak menyangka Kau memiliki kemampuan seperti ini. Sayangnya, seranganmu ini tidak akan mempan untukku.”

__ADS_1


Serangan yang lain tidak ada apa-apanya untuk Anthony, ia yakin serangan dari Seno ini sama saja. Semua akan baik-baik saja setelah ini. Sayangnya, apa yang Anthony harapkan tidak terjadi.


“Apa! Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?” tanya Anthony tidak percaya.


Tidak hanya Anthony yang kaget dengan hal ini, Seno juga tidak kalah kagetnya. Pasalnya, saat ini tubuh Anthony sudah terbalut dengan es. Jika sebelumnya es dari Baiya bisa dengan mudah Anthony hancurkan, tetapi tidak dengan es dari Seno ini.


Dengan tangannya yang tidak terbalut es, Anthony mencoba menghancurkan es di kakinya. Namun semuanya sia-sia tidak ada perubahan yang terjadi. Es tersebut masih membalut kaki Anthony.


“Bagaimana ini bisa terjadi? Tidak mungkin, ini sangat mustahil, tidak mungkin,” ucap Anthony yang masih tidak percaya dengan apa yang ia alami.


“Wow …. Seranganku ternyata bisa melumpuhkan orang ini.”


Sekali lagi Seno mengeluarkan nafas es miliknya. Kali ini target Seno adalah kedua tangan dari Anthony dengan begini, ia tidak akan lagi bisa bergerak dengan mudah.


[Ding]


[Selamat Host telah menyelesaikan misi mengamankan inti dimensi yang mengacau]


[Selamat Host mendapatkan +100 kekuatan +80 stamina]


Seno sangat senang mendengar pemeberitahuan itu. Ini berarti, ia sudah menyelesaikan misi dari sistem. Seno kira, misi ini akan diselesaikan oleh buruh taninya, seperti misi-misi yang melibatkan pertarungan lainnya. Namun ini tidak, ia menyelesaikan ini dengan kekuatannya yang tidak seberapa ini.


Seno sekarang merasa lebih berguna lagi. Ia tidak perlu lagi terus mengandalkan anak buahnya setelah ini.


...


rekomendasi cerita "Malaikat Tak Bersayap" by SAAE


__ADS_1


__ADS_2