Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
Syukuran ( end )


__ADS_3

Aroma tanah yang basah terkena air hujan,serta tetesan sisa air hujan semalam membuat suasana pagi menjadi sejuk dan dingin.


Hangat nya mentari pagi pun membuat siapa saja ingin merasakan hangat nya dengan berjemur.


Begitu pula yang saat ini dilakukan pasangan Nuari dan Yoga,kedua nya nampak tengah berjemur di depan rumah nya.


"udara nya seger ya sayang " ucap Yoga seraya meraih tangan Nuari


"ehm...iya ,sejuk ,aku jadi kangen kampung nya mamah " sahut Nuari seraya memejam kan mata seraya menghirup udara dalam-dalam


Beruntung komplek yang mereka tinggali banyak tertanam pohon pinus di setiap rumah nya,hingga jika sehabis hujan aroma pinus akan membuat para penghuni nya merasa berada di puncak.


"seperti nya kita sudah terlalu lama berjemur deh,kita ke dalam yuk,kamu juga belum minum susu kan " ucap Yoga


"iya belum " sahut Nuari


Kedua nya pun masuk ke dalam,Yoga segera membuat kan susu sementara Nuari hanya menyaksikan suami nya itu.


"susu hamil nya sudah siap,silahkan di minum " ucap Yoga seraya meletakkan nya di meja makan


"terima kasih suami ku " ucap Nuari langsung meminum nya


"Alhamdulillah....susu buatan mu selalu terasa lebih enak " puji nya


"syukurlah kalau kamu suka " ucap Yoga seraya mengusap pucuk kepala Nuari


"sekarang kita mandi yuk " ajak Yoga


"mandi apa mandi ?" sahut Nuari dengan nada meledek


"ya ...sambil mandi cari enak lah " ucap Yoga lagi seraya menggendong Nuari ,Nuari yang terkejut pun hanya bisa tertawa kecil sambil mengalungkan tangan nya ke leher Yoga


Tiba di kamar mandi,Yoga segera membantu Nuari melepas semua pakaian nya,setelah itu ia pun membuka pakaian nya sendiri.


Hingga akhirnya mereka berdua tak hanya mandi,di bawah guyuran air yang keluar dari shower kedua nya melakukan aktivitas panas.


Sementara itu


Evan dan Ayu yang sudah kembali ke rumah dokter Satria juga masih berada di kamar, sementara dokter Satria sendiri sudah berangkat ke rumah sakit,ia melarang Evan masuk kerja dulu karena masih dalam masa pengantin.


Di dalam kamar Ayu nampak bersemangat menyiapkan pakaian suami nya di saat Evan di kamar mandi. Ayu sendiri sudah mandi pagi-pagi sekali.


Hati nya berdesir ketika ia meraih ****** ***** milik Evan dan meletakan nya di atas pakaian Evan.


"astaga .... " lirih nya ,rupanya ia kembali teringat akan adegan mereka tadi malam,bayangan ketika Evan mencumbu nya membuat hati nya kian berdebar ,Ayu pun menggelengkan kepala nya untuk menghapus ingatan nya semalam


Kembali ke Nuari


Setelah mereka selesai di kamar mandi, Yoga segera berpakaian,begitu pun dengan Nuari.

__ADS_1


"kamu yakin tak ikut ke kantor sayang ?" tanya Yoga


"iya,hari ini aku lagi malas ke luar,mau nya rebahan saja,gak apa-apa kan?"tanya Nuari seraya memasangkan dasi pada Yoga


"iya gak apa-apa " sahut Yoga


Nuari mengantarkan Yoga sampai keluar ,sebelum berangkat terlebih dahulu Yoga mengecup kening Nuari ,Nuari pun mencium punggung tangan nya,tak lupa Yoga juga menyapa junior nya dengan mengusap perut Nuari.


"papa berangkat dulu ya sayang,jangan repot kan mama,jaga mama selagi papa bekerja ,papa sayang kalian " ucap Yoga di depan perut Nuari


"iya papa....papa tenang saja,aku pasti akan menjaga mama dengan sangat baik,papa hati-hati di jalan dan jangan nakal " Nuari menyahut dengan menirukan suara anak kecil


Yoga pun terkekeh di buat nya


"aku berangkat ya sayang,kalau ada apa-apa cepat hubungi aku " ucap Yoga kembali mengecup kening Nuari ,lalu ia pun memasuki mobil nya dan segera meluncur meninggalkan area rumah nya


Di tempat lain ,Rifki dan Nuri tengah mempersiapkan persiapan untuk acara syukuran nanti,Nuri bertugas mencari penceramah juga katering , sementara Rifki akan mengundang seluruh staf kantor nya termasuk staf di berbagai anak cabang perusahaan nya.


Hal itu Rifki lakukan sekaligus untuk mengumumkan jika Yoga merupakan salah satu anggota keluarga nya,agar tak ada lagi yang berani mengusik menantu nya tersebut ,dan agar orang-orang lebih menghargai juga menghormati Yoga,karena sedikit nya ia sudah mendengar segelintir orang di kantor tempat Yoga bekerja cenderung menyepelekannya.


Meskipun Yoga sendiri tak tahu jika dirinya di anggap tak mampu bekerja dengan baik oleh para rekan nya terutama yang jabatan nya lebih tinggi dari nya,namun tentunya Rifki lebih tahu.


Saat Yoga sudah sampai di kantor,Nuari kembali ke kamar nya,sebelum nya ia berpesan pada bibi art agar tidak ada yang mengganggu nya ,karena ia ingin rebahan seharian,tanpa ada yang menganggu.


Nuari pun segera merebahkan tubuh nya di tempat tidur,dengan di temani sepiring potongan buah dan kue kering dalam toples,tak lupa beberapa minuman di meja nakas ,Nuari menonton drama Korea di ponsel nya,namun lama-kelamaan ia pun mengantuk dan tertidur begitu saja dengan ponsel yang masih menyala.


Di halaman panti yang sangat luas tersebut pun sudah di pasang tenda dengan dekorasi yang sangat menarik,semua tamu yang berdatangan segera duduk di kursi yang sudah di sediakan.


Dokter Satria,Evan dan Ayu pun turut hadir,bahkan semua rekan dokter nya pun juga nampak tengah berbincang.


Nuari dan Aranta juga sudah duduk di kursi yang khusus di sediakan untuk kedua nya,di samping mereka juga sudah duduk Gibran dan Yoga untuk mendampingi istri mereka,sementara Nuari dan Rifki tengah menyambut tamu yang datang.


Para tamu yang melihat Yoga saling bisik dan bertanya-tanya,kenapa pria itu ada di depan sana bersama anak dan menantu Rifki.


Namun rasa penasaran mereka pun terjawab sudah setelah Rifki mengumumkan tentang siapa Yoga yang sebenarnya.


Setelah Rifki memberi tahu status Yoga di keluarga nya acara pun di mulai dengan lantunan ayat suci Al Qur'an yang di bawakan salah satu anak panti. Di lanjut kan ceramah singkat dan doa dari seorang ustadzah.


Acara tersebut pun berlangsung dengan sangat khidmat,setelah itu para tamu pun di perkenankan untuk menikmati hidangan yang sudah tersedia.


"kamu kenapa tak bilang kalau lamaran sekaligus nikah sih ?" tanya Nuari ketika Evan menghampiri nya untuk mengucapkan selamat


" iya maaf ,aku juga gak tahu kalau bakal langsung nikah " ucap Evan ,Ayu pun nampak tersenyum malu di samping Evan


"semoga kalian bahagia dan segera dikaruniai momongan " ucap Nuari


"amin...." sahut Evan


"aku gak nyangka ternyata kamu gadis yang bisa mengisi kekosongan hati nya " bisik Nuari pada Ayu , Ayu pun tersenyum mendengarnya

__ADS_1


"iya , aku juga gak nyangka kalau aku bisa langsung menikah secepat ini sama Evan" sahut Ayu


Nuari tersenyum,ia merasa senang karena akhirnya Evan bisa move on dari nya,ia berharap pernikahan pria itu akan langgeng sampai maut memisahkan.


Berbeda dengan Ayu,ia yang beberapa hari yang lalu sempat salah faham karena sebuah foto yang di tunjukkan ibu mertua nya membuat ia merasa tak enak hati pada Nuari,untung nya Evan bisa menjelaskan dan membuktikan jika perasaan nya kini hanya untuk diri nya.


"oh iya ,bagaimana persiapan resepsi kalian ?" tanya Nuari lagi


"Alhamdulillah aku gak tahu,karena semua persiapan sudah di atur sama ayah mertua ku " kekeh Evan


"lalu apa yang kamu lakukan selama ini kalau kamu tak ikut campur dengan persiapan resepsi ?" tanya Yoga menimpali


"ya.... apa lagi kalau bukan usaha bikin anak " celetuk Evan hingga membuat Ayu malu dan salah tingkah


"iih...Evan bisa gak jangan begitu bicara nya,malu tahu " bisik Ayu lirih


"hehehe...maaf kelepasan " balas Evan


"cie .... pengantin baru bisik-bisik saja " goda Nuari


Evan dan Ayu pun nampak kikuk karena ucapan an Nuari barusan


"hihihi...biasa saja kali....gak usah malu gitu,aku juga pernah ada di posisi kalian kok" ucap Nuari terkikik


Melihat sikap Nuari seperti itu, Ayu pun jadi percaya dengan ucapan Evan yang mengatakan jika Nuari sama sekali tak ada perasaan pada Evan,ia pun lega apalagi Nuari juga sudah bahagia bersama pria yang ia cintai.


Nuari lalu menarik Ayu agak menjauh dari Evan dan Yoga yang tengah berbincang


"aku senang karena kini pria itu tak lagi kesepian, makasih ya sudah hadir di hidup nya Evan,aku harap kamu akan selalu bisa membuat nya bahagia,dia sudah seperti kakak ku sendiri,berjanji lah untuk tak mengecewakan nya " ucap Nuari lirih


"tentu saja,aku sangat mencintai nya ,aku tak akan membuat nya kecewa apalagi sampai menyakiti nya " sahut Ayu


"bagus,haaaah....jadi belum ada tanda-tanda kamu hamil nih,usaha nya gimana ,kenceng gak ?" tanya Nuari ingin mencairkan suasana


Mendengar pertanyaan itu Ayu pun malah tersipu malu ,Nuari merasa gemas dan tertawa melihat reaksi Ayu.


"hahaha... maaf-maaf bukan maksud ku buat mu malu,kamu ternyata memang pemalu ya "


Setelah acara selesai ,dan para tamu juga sudah pulang mereka melakukan foto bersama.


cekrek'


cekrek'


...~ tamat ~...


Maaf ya aku tamatin ,gak enak aku karena sering bolos up,tapi tenang saja setelah keadaan kembali kondusif aku lanjut lagi ke season dua,masih di sini kok cerita nya,tapi untuk cerita ku yang satu nya "poling" masih up hanya mungkin up nya juga jarang-jarang alias slow up ya ....


Maaf sekali lagi 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2