
Meski terus dilarang,Nuari tetap meminta untuk membantu,meski Nuari sudah mengatakan jika ia seorang dokter hewan, polisi tersebut tak percaya begitu saja.
"saya seorang dokter hewan pak,tolong izinkan saya untuk membantu,kasihan gajah itu jika tidak langsung di tangani" kekeuh Nuari
"apa bukti nya jika kamu seorang dokter hewan ,mana peralatan mu,jangan mengada-ada ya ,sudah sebaiknya kamu pergi biarkan kami mengurus nya " ucap polisi itu sedikit mendorong pundak Nuari
"saya memang tidak bawa peralatan medis saya,karena saya sedang dalam perjalanan tidak sedang bertugas " sahut Nuari
"sudah lah sana jangan ganggu petugas " usir polisi itu lagi
"bapak gak bisa gitu dong ,saya kan niat nya membantu " ujar Nuari yang mulai terpancing emosi ,dari tadi ia terus menahan diri
"ada apa ini ....dokter Nuari ?" tanya seseorang yang baru saja datang,ia nampak terkejut dengan keberadaan Nuari di sana
"ah,dokter Satria ... untunglah ada dokter " ucap Nuari merasa bersyukur dengan kedatangan dokter senior sekaligus atasan nya itu
"syukurlah ada dokter Nuari di sini ,ayo kita periksa gajah itu " ajak dokter Satria membawa Nuari menghampiri truk kontainer
"jadi perempuan itu beneran dokter hewan" gumam polisi itu nampak mematung ditempatnya
Dengan cepat Nuari dan dokter Satria memeriksa detak jantung gajah tersebut,para petugas yang berada di sana pun segera memberi ruang pada Nuari juga dokter Satria.
"detak jantung nya melemah,bagaimana ini " seru dokter Satria panik ia bingung sebab peralatan medis nya terbatas,jalan satu-satunya yaitu membawa gajah tersebut ke rumah sakit hewan ,namun ia kembali dibuat bingung sebab tim penyelamat juga tak kunjung datang
"jadi bagaimana ini dokter,kita juga tak bisa mengangkut nya,gajah ini terlalu besar " ujar salah satu petugas polisi
"kita harus lakukan CPR,tolong bantu aku untuk mengeluarkan gajah nya,dia bisa semakin lemah karena udara pengap" seru Nuari
"wah yang benar saja,gajah ini terlalu besar mana kuat kita mengangkat nya " ucap salah satu petugas polisi
"tapi itu salah satu cara menolong gajah ini " ucap Nuari lagi
Di saat bersamaan para tim penyelamat akhirnya datang,dan segera mengangkat gajah yang tak sadarkan diri itu dengan sebuah alat berat,meski sedikit kesusahan karena gajah itu berada di dalam kontainer.
Akhirnya setelah lebih dari tiga puluh menit gajah itu sudah berpindah tempat,dan Nuari juga dokter Satria segera memeriksa kembali keadaan gajah itu.
"gawat detak jantung nya menghilang " seru dokter Satria
"biar aku coba, mudah-mudahan bisa membuat gajah ini bangun " ujar Nuari lalu menaiki gajah tersebut dan berdiri di atas tubuh nya
"apa yang kau lakukan?" seru para polisi terkejut
"kalian lihat saja dan doakan semoga usaha ku berhasil " ucap Nuari
Perlahan ia menggerakkan tubuh nya naik turun mengguncang tubuh gajah itu tepat di bagian dada samping gajah itu.
Nuari melakukan tindakan CPR atau resusitasi jantung ke paru dengan cara menekan bagian tengah dada ,karena gajah tersebut berukuran besar dan dalam posisi menyamping,maka Nuari dengan insting nya langsung menekan bagian samping gajah itu yang sejajar dengan jantung,terus menaik turun kan tubuh nya seperti gerakan menginjak.
"ayolah ..." lirih Nuari dengan tersengal
Orang-orang yang berada di sana pun hanya diam memperhatikan apa yang dilakukan Nuari, termasuk petugas polisi yang tadi melarang Nuari,dalam hati nya mereka semua berharap agar apa yang Nuari lakukan akan dapat menyadarkan gajah itu.
__ADS_1
Usaha Nuari ternyata tak sia-sia,tak beberapa lama gajah itu pun mulai bergerak,tentu saja saat merasakan pergerakan itu Nuari langsung melompat turun dari tubuh gajah tersebut.
Semua orang dibuat terperanjat melihat nya,mereka nampak kagum melihat aksi dokter cantik tersebut.
Terlihat gajah itu menggerakkan kaki belakang nya,kemudian di susul kaki lain nya,hingga telinga nya yang bergerak-gerak,tak lama kemudian gajah itu membuka mata dan bangkit membuat orang-orang merasa takjub sekaligus takut,mereka langsung menyingkir menjauhi gajah itu.
"keren...." gumam polisi itu menatap penuh takjub pada Nuari
"Alhamdulillah.....dokter Nuari memang benar-benar hebat " puji dokter Satria
"ah tidak kok dok ,jangan terlalu memuji,saya hanya melakukan yang seharusnya saja " ucap Nuari tak ingin berbangga hati
Setelah gajah tersebut bisa di evakuasi, kini giliran truk kontainer yang harus di evakuasi.
Nuari dan dokter Satria pun kembali memeriksa gajah tersebut sebelum dinaikkan ke truk kontainer yang lain.
Setelah di pastikan gajah itu baik-baik saja, gajah itu pun segera dibawa menuju kebun binatang sesuai tujuan awal nya.
Ketika gajah itu sudah dibawa pergi,petugas polisi yang tadi sempat melarang dan bahkan tak percaya dengan Nuari menghampiri.
"dokter " ucap nya
Nuari dan dokter Satria menoleh
"iya ada apa?" sahut dokter Satria
"sebelum nya saya mau minta maaf ,terutama pada anda " tatapan mata nya terarah pada Nuari
"mohon maaf kan saya atas sikap saya tadi,sungguh saya tidak tahu jika anda benar-benar seorang dokter hewan" ucap nya menundukkan kepala
"oh...iya tidak apa-apa,itu bukan masalah,tak hanya anda orang lain pun pasti tidak akan percaya ,sebab saya sama sekali tidak berpenampilan layak nya seorang dokter,apalagi tidak ada peralatan medis yang saya bawa,jadi saya maklum kok " ucapan Nuari benar-benar seakan tamparan buat polisi itu ,sebab kata-kata itu ia sendiri yang mengucapkan
"sekali lagi saya minta maaf " ucap polisi itu merasa tak enak
"sayang maaf aku lama " seru Yoga tiba-tiba
Mendengar ada yang berbicara mereka bertiga pun menoleh
"eh dokter Satria ...apa kabar dok?" tanya Yoga ketika melihat ada dokter Satria juga di sana
"kabar baik,gimana bulan madu nya sukses tidak ?" tanya pak Satria menggoda pria itu
"ah....dokter bisa saja ,jadi malu nih " lirih Yoga tersipu
"hahaha.....santai saja,saya juga pernah muda kok " ujar dokter Satria seraya menepuk pundak Yoga , sementara Yoga hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal
"bulan madu ... berarti mereka pasangan suami istri ?" batin polisi itu
Entah kenapa ia merasa kecewa mendengar nya,mungkin karena ia yang merasa bersalah sudah meragukan Nuari dan setelah itu ia merasa terkagum-kagum pada nya membuat perasaan nya sedikit baper pada Nuari.
"belum apa-apa udah patah hati aku " lanjut nya dalam hati
__ADS_1
Setelah selesai berbincang, Nuari dan Yoga berpamitan , sementara dokter Satria masih ada di sana karena masih ada yang harus ia lakukan.
"sayang, tadi itu kamu keren loh, aku lihat kamu dari jauh tadi, sungguh aku benar-benar merasa kagum pada mu" puji Yoga sambil menggenggam tangan Nuari
Keduanya kini sudah berada di dalam mobil,dan Yoga menyetir dengan sebelah tangan nya.
"ah kamu ,bisa saja , aku hanya mencoba mempraktekkan apa yang aku pelajari saat kuliah dulu kok, baru kali ini bisa aku praktekan " ucap Nuari
"tapi beneran loh , tadi itu kamu hebat banget "
"kamu dari tadi muji-muji aku terus,aku curiga pasti kamu ada mau nya ya " tuduh Nuari memicingkan mata
"jangan suudzon...." ucap Yoga
"bukan suudzon,tapi aku yakin setelah ini pasti kamu mau sesuatu kan " tuduh Nuari lagi
"hehehe.....tahu saja kamu , istrinya siapa sih ini...." ucap Yoga seraya mencubit pipi Nuari dengan gemas
"istrinya tuan Yogaswara dong, ayo katakan kamu mau apa?" tanya Nuari
"mau di jepit oleh mu " cetus Yoga lalu membawa tangan Nuari untuk menyentuh pusat bawah nya yang sudah nampak tegang
"ih....kamu mah ,bisa gak sih gak ke sana mulu fikiran nya ,ini lagi di jalan juga ,lagian kenapa sudah on saja sih,kan lagi nyetir juga " ucap Nuari seraya menarik tangan nya
"hehehe....kan aku normal sayang,apalagi jika selalu berdua dengan mu seperti ini bawaan nya on terus " ucap Yoga genit
"apa jangan-jangan dulu juga kamu fikiran nya ngeres saat bersama aku ?" tuduh Nuari
"enggak dong,aku seperti ini setelah kita menikah,dan karena sudah merasakan nya, dulu mana ada fikiran ke sana,ngebayangin nya saja gak pernah,malah yang ada di fikiran aku dulu yaitu bagaimana caranya menyampaikan perasaan ku ,membuat mu nyaman dan terus berada bersama mu,itu saja, sungguh aku tak pernah berfikiran macam-macam tentang mu " tutur Yoga jujur
"hm....makasih ya karena kamu selalu berusaha membuat ku nyaman bersama mu,tak seperti laki-laki lain yang mendekati ku hanya karena ada mau nya" ucap Nuari lalu merangkul lengan Yoga
Yoga pun merengkuh tubuh itu ke dekapan nya dengan sesekali menciumi pucuk kepala Nuari.
"karena aku sangat menyayangi dan mencintai mu,maka dari itu aku mau menjaga mu juga menjaga fikiran ku sendiri dari pemikiran kotor yang nanti nya akan merusak akal ku " lirih Yoga
"aaahhh....makin cinta aku sama kamu" ucap Nuari manja
"aku apalagi " sahut Yoga
Nuari dapat mendengar dengan jelas detak jantung Yoga yang berdentum-dentum,ia tersenyum dan merasa bahagia karena telah di cintai laki-laki seperti Yoga.
Ia sama sekali tak menduga jika kedekatan mereka dari seorang teman akan berlanjut ke pernikahan,meski jarak dan waktu sempat memisahkan mereka.
Hati nya yang selalu berkabut sendu pun kini telah berubah cerah karena cinta yang dulu hilang kini telah kembali membawa sejuta cinta yang semakin membuncah.
Berada dalam dekapan hangat itu, Nuari memejamkan mata dengan semakin mengeratkan pelukan nya.
"terima kasih akan cinta yang sudah kamu berikan padaku,dari kamu aku bisa merasakan bagaimana rasanya sakit saat kehilangan,dan belajar bagaimana cara mencintai juga memberikan ku arti dari sebuah penantian " batin Nuari
...***...
__ADS_1