Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
Keluarga supranatural episode 90


__ADS_3

Nuri sudah sampai di depan rumah orangtua nya Riki. Bersama Yuli dan Wowo ia mulai melangkah kan kaki nya menuju pintu.


Tok tok tok


"Assalamualaikum "


Riki yang baru saja keluar dari kamar mama nya mendengar suara pintu diketuk disertai ucapan salam segera berjalan untuk membuka kan pintu.


"Waalaikumsalam,maaf anda siapa ?" Tanya Riki begitu melihat Nuri


"Mas Riki ! Ini aku Yuli " Seru Yuli seraya melambaikan tangan nya di depan wajah Riki


"Dia tidak bisa melihat mu " Ucap Nuri membatin


"Lah ,iya ya. Lupa aku kalau aku sekarang sudah ko'it "Lirih Yuli seraya menepuk kening nya


"Jadi ini pria yang disukai Lia,dari wajah nya dia terlihat baik sih "Batin Nuri


"Mas Riki memang baik kok orang nya "Ucap Yuli


"Maaf,anda cari siapa dan ada keperluan apa ?" Tanya Riki karena Nuri yang tak sempat menjawab pertanyaan nya


"Oh,iya. Maaf saya Nuri datang kemari atas permintaan Yuli untuk membantu mama mu" Ucap Nuri lalu menjelaskan maksud nya


Mendengar nama Yuli,Riki menghela nafas lalu mempersilahkan Nuri untuk masuk. Sementara di sudut lain nampak seseorang memperhatikan dari dalam mobil nya.


"Siapa perempuan itu,kalau dilihat-lihat bukan gadis yang waktu itu,gadis itu tak memakai hijab sedangkan yang ini pakai hijab"gumam nya


Posisi Nuri yang membelakangi nya membuat Ferro tak dapat melihat dengan jelas wajah Nuri.


"Untuk apa perempuan itu datang ?" tanya nya sendiri


Ketika itu ponsel nya berdering ,ia segera mengangkat panggilan telepon,lalu segera beranjak pergi tak lama setelah berbicara dengan ponsel nya.


"Mari Bu,ini kamar mama saya " Ucap Riki membawa Nuri ke kamar mama nya ,Nuri sudah menjelaskan perihal siapa dirinya


Nuri mengangguk lalu mulai melangkah kan kaki memasuki kamar tersebut.Aroma kembang setaman langsung menguar di indera penciuman nya.


"Bu,itu tuh hantu nya ,serem kan " lirih Yuli di belakang Nuri


"Gak sadar diri, sendirinya juga hantu,malah kamu lebih serem gak ada kaki nya ,mana darah nya bikin kotor lantai " cibir Wowo ,Nuri memutar bola mata mendengar nya


"Huuuuhhuuu......setan gondrong nge bully aku " Tangis Yuli. Riki yang berada tak jauh dari nya pun sontak mengusap kedua lengan nya karena merinding

__ADS_1


"Biar semua nya pada gondrong begini , gini-gini aku tuh jadi idola kaum genderuwo tahu " Ucap Wowo percaya diri


"Idola apa nya ,jelek begitu " Cibir Yuli


"kalian bisa diam tidak !" Tegur Nuri membatin ,seketika kedua nya terdiam


"Assalamualaikum" Ucap Nuri pada sosok yang bersemayam di tubuh Arin


Arin nampak melotot tak suka dengan kehadiran Nuri.


"Maaf,jika kedatangan saya sudah mengganggu mu.Saya tidak ada maksud lain ,hanya ingin berkenalan dengan mu " Ucap Nuri lirih


"Hm....untuk apa ?" Tanya Arin dengan suara serak


Riki terperanjat mendengar suara mama nya yang tak biasa.


"Aku tahu kamu berniat baik untuk menjaga nya ,hanya saja cara mu salah. Jika dengan seperti itu kamu hanya akan menyakiti tubuh nya "Ucap Nuri seraya mencoba melihat masa lalu kedua nya ,ia yakin ada sesuatu dengan Arin juga sosok itu.


"JANGAN SOK TAHU !" Seru sosok itu menyentak


"Siapa yang sok tahu ,aku memang tahu kok " Sahut Nuri seraya mendekat


Riki hanya bisa memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Nuri.Nuri meraih tangan kanan Arin dan memijitnya pelan.


"Bu ! Apa yang ibu lakukan ?"


"Memang nya apa yang aku lakukan ,aku hanya menyentuh nya saja. Sudah diam saja ! Apapun yang saya lakukan tidak akan membuat mama mu celaka "Sahut Nuri lalu memejamkan mata nya


Dalam mata terpejam,Nuri melihat dua perempuan dengan wajah yang sama persis tengah berjalan beriringan di sebuah taman. Keduanya nampak tertawa lepas.Entah apa yang mereka bahas sampai mereka bisa tertawa lepas seperti itu. Hingga sebuah kejadian tak terduga pun terjadi.


Sebuah ledakan yang berasal dari dalam gorong-gorong yang tertutup coran semen membuat keduanya terpental. Satu nya terlempar ke dalam kolam sementara satu nya lagi terpental ke jalanan dan tertimpa puing-puing.


"Tidak , Alin ! ALIIIINNNN......! " Teriak Arin yang baru keluar dari dalam kolam dengan dibantu orang-orang


Dengan tubuh basah kuyup dan berjalan tertatih menahan sakit ia menghampiri saudari kembar nya yang sudah tergeletak tertimpa puing-puing.Nampak darah segar mengalir dari tubuh nya , terutama pada bagian wajah nya yang nyaris tak berbentuk karena pada saat terpental wajah nya lah yang terlebih dahulu mendarat membentur jalan.


"ALIIIINNNN .....!" Jerit tangis Arin ketika melihat saudari nya sudah tewas dengan wajah hancur ,seketika Arin pun tak sadarkan diri. Arin sendiri mengalami patah tulang rusuk karena pada saat jatuh ke air tubuh bagian perut dan dada nya lah yang lebih dulu membentur permukaan air.


Seketika Nuri membuka mata,ia merasa tak sanggup melihat kejadian tersebut. Dengan tatapan iba,Nuri menatap perempuan di depan nya itu.


"Aku turut berduka atas apa yang menimpa mu di masa lalu. Aku juga tak menyalahkan keinginan mu yang ingin terus berasama dengan kembaran mu. Aku faham dengan apa yang kalian rasakan. Tapi dengan merasuki saudari mu itu hanya akan menyakiti nya saja "Ucap Nuri lirih


"Tapi,aku ingin melindungi nya,sudah berkali-kali orang itu berusaha mencelakainya,aku tidak bisa tinggal diam. Dengan berada di dalam tubuh nya maka aku akan lebih mudah menjaga nya " Ucap sosok Alin

__ADS_1


Dari tadi Riki terus menyimak pembicaraan kedua wanita tersebut. Dari pembicaraan nya itu ia mengerti jika sosok yang mengendalikan ibu nya merupakan saudari kembar ibu nya. Hanya saja ia merasa terkejut saat mendengar jika ternyata selama ini ada orang yang berusaha menyakiti ibu nya ,dan ia dapat menebak siapa pelaku nya.Siapa lagi jika bukan Ferro.


Seketika ia pun mengelapkan kedua tangan nya.


"Awas kamu Ferro ,sampai kamu berbuat sesuatu yang buruk pada mama ku, aku sendiri yang akan membunuhmu" Geram Riki dalam hati . Ia begitu marah jika seandainya benar-benar Ferro pelaku nya ,apalagi tadi ia juga memergoki Ferro di rumah nya bersama seorang dukun yang berniat buruk terhadap mama nya ,maka semakin emosi saja ia memikirkan nya


"Kamu salah. Karena semakin lama kamu berada di tubuh nya ,maka saudari mu ini akan semakin lemah. Kasihan dia,lepaskan dia ,biarkan dia menyelesaikan urusan nya sendiri. Kamu masih bisa melindungi hya dengan cara lain " Ucap Nuri lagi


"Hihihihi.....memang nya apa cara lain itu ? Aku sudah mencoba berbagai cara tapi aku tetap tidak bisa melakukan apapun,bahkan untuk menyentuh sesuatu pun tak bisa " Tanya Alin terkekeh ,seakan menertawakan ucapan Nuri padanya


"Kamu kan meninggal sudah lebih dari dua puluh lima tahun ,masa tidak bisa menyentuh atau menggerakkan sesuatu ?" Celetuk Wowo bertanya


"Aku saja baru meninggal kemarin malam sudah bisa menggerakkan sesuatu loh ,masa kalah sama aku " Cetus Yuli pamer ,ia bahkan dengan sengaja menggerakkan vas bunga


"Astaghfirullah ! Kenapa vas bunga nya bisa gerak sendiri?" Kejut Riki


Sementara itu di kafe ,nampak Rifki bersama Atha dan kedua orang tuanya tengah menyapa beberapa karyawan nya. Ia baru saja sampai di sana. Tadi ia mengajak Lia untuk ikut ,hanya saja Lia mendadak sakit perut.Jadinya Lia hanya berdiam diri di kamar nya.


"Duh, kenapa tiba-tiba perut aku sakit sih,apa jangan-jangan aku mau dapet kali ya,emang nya ini sudah tanggal berapa " Keluh nya lalu meraih ponsel dan melihat tanggal di layar ponsel nya


"Hm ...pantas saja. Palingan besok udah keluar ini " Gumam nya lalu mengecek stok pemb*lut


"Syukurlah aman ,stok masih banyak " Gumam nya


Di kafe


Atha duduk di kursi paling pojok jauh dari keramaian para pegawai kantor bersama Raffa yang baru saja datang ,Nuari dan Yoga pun sedang berbincang dengan tamu lain.Sementara Rifki , Gibran,dan Aranta sedang berbincang dengan para tamu yang merupakan para kolega dan rekan bisnis mereka. Acara tersebut dilaksanakan untuk memperingati hari jadinya perusahaan yang dibangun Rifki dari nol.


Saat itu datang seorang pemuda dengan penampilan seperti eksekutif muda bersama seorang wanita.Mereka pun menjadi pusat perhatian. Meski begitu,keduanya tetap berjalan elegan menghampiri Rifki.


"Semalam malam pak Rifki "Sapa pria itu


"Selamat malam,kamu El Vando putra nya pak Vano itu kan ? Dan ini,si cantik Syakira adik kamu ?" Tanya Rifki pada keduanya


"Iya pak ,maaf orang tua kami tidak bisa hadir malam ini,dikarena kan ada sesuatu hal yang tak dapat ditinggalkan ,sebagai ganti nya kamu berdua yang datang malam ini " Ucap pria bernama El Vando itu sopan


"Wah,kalian sudah besar-besar ya ,terakhir saya ketemu kalian itu pas lagi kecil-kecil,kamu Syakira saat itu masih belajar merangkak ,sekarang sudah cantik sekali ,Masya Allah "Puji Rifki


Sementara Syakira hanya tersenyum menanggapi ,selain ia tak mengenal Rifki dan orang-orang di tempat itu,ia juga tak terbiasa berada di tempat seperti itu.


El Vando dan Syakira adalah anak-anak dari pasangan Vano dan Elsa. Pasangan supranatural di cerita othor yang berjudul Yang Tak Terduga,sengaja othor selipin tokoh-tokoh nya,siapa tahu ada yang penasaran langsung mampir ke cerita nya. He...


Sekian dan bersambung dulu ya,othor lagi sibuk bikin hiasan tujuh belasan,jadi mohon maaf jika kalian nunggu up nya kelamaan 🙏

__ADS_1


Bersambung .....


__ADS_2