Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
Kabar yang membahagiakan


__ADS_3

Ayu tercenung di kamar nya,ia masih memikirkan liontin yang kini berada di tangan nya.


Kemarin setelah melakukan tes DNA , Ayu dan Evan pergi ke rumah dokter Satria.


Di sana Ayu benar-benar terkesiap sebab liontin yang selama ini berada pada nya memiliki pasangan ,dan dengan pasangan liontin tersebut lah liontin nya dapat terbuka. Di dalam liontin tersebut nampak foto seorang wanita cantik dengan seorang pria yang tak lain merupakan dokter Satria dan istri nya. Bahkan yang membuat Ayu menitikan air mata yaitu ketika melihat foto wanita itu yang benar-benar mirip dengan nya.


"jadi ... mungkinkah ia adalah ibu kandung ku dan ia sudah meninggal " lirih nya


Meskipun hasil tes DNA belum keluar,ia yakin jika dirinya memang lah anak kandung dokter Satria.


"hiks.... aku bahkan tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu,padahal harapan ku, aku ingin bertemu mereka secara utuh,tapi kenyataan berkata lain...." Ayu pun tak dapat lagi menahan isakan nya


Hatinya begitu perih ketika mengetahui jika ibu kandung nya telah tiada.


Di tempat lain


Nuari menatap Yoga yang ekspresi nya terlihat biasa saja ketika ia memberikan kabar gembira pada nya.


"kenapa ....kamu tidak senang dengan kehamilan ku ?" tanya Nuari yang sudah berkaca-kaca, kondisi nya yang tengah hamil muda membuat mood nya mudah berubah


"siapa bilang aku gak senang,aku sangat senang mendengar nya,maaf sudah membuat mu sedih,jangan nangis ya " ucap Yoga seraya memeluk tubuh Nuari yang sudah bergetar


"anak papa.... sehat-sehat di dalam ya,jangan nyusahin mama " ucap Yoga seraya mengusap lalu mengecup perut rata Nuari


Tangis Nuari pun akhirnya pecah,ia yang tadinya merasa takut jika Yoga tak senang dengan kehamilan nya menjadi sangat terharu melihat sikap Yoga yang seperti itu.


"huuu.....kamu bikin aku takut saja,aku fikir kamu tidak bahagia dengan kehamilan ku ,huuuu....." tangis Nuari tersedu


"maaf sayang,aku hanya terkejut tadi,maaf ya karena sikap ku tadi membuat mu berfikir yang tidak-tidak " ucap Yoga lirih , ia pun terus mengecup kening Nuari sebagai rasa bersalah nya


Nuari mengangguk dan memeluk Yoga dengan sangat erat.


"mulai sekarang aku harus ekstra hati-hati menjaga mu,kamu juga harus berhati-hati,jangan terlalu kecapean " ucap Yoga


Nuari hanya mengangguk sambil sesegukan.


Setelah itu Yoga membawa Nuari ke kamar mandi dan mereka mandi bersama,mandi yang sebenarnya.


Selesai berpakaian mereka sarapan, hari ini Yoga sengaja akan berangkat siang,sebab ia ingin mengantar Nuari ke rumah sakit untuk periksa kandungan.


Saat keduanya hendak pergi,Nuri datang membawa beberapa kresek berwarna putih.


"assalamualaikum..."

__ADS_1


"waalaikum salam ...mama..." seru Nuari sangat senang melihat mama nya datang,ia langsung menghambur memeluk mama nya itu


"aaa.....aku kangen mama " ucap Nuari


"kalau kangen kenapa tak pernah datang ke rumah hem "tanya Nuri


"hehehe....maaf "


"dasar ,loh kamu belum berangkat Yoga?" tanya Nuri beralih pada menantu nya


"nanti siang ma, aku mau antar Ari dulu ke rumah sakit " ucap Yoga


"ke rumah sakit,...kamu sakit sayang ?" tanya Nuri menatap putri nya,namun yang ditanya malah tersenyum


"mama lihat lah ini " ucap Nuari seraya memberikan satu buah test pack yang akan ia perlihatkan ke dokter kandungan nanti


"Masya Allah.....sayang..... kamu hamil nak,Ya Allah aku akan punya dua cucu " ucap Nuri seraya menitikan air mata


"selamat untuk kalian ya " ucap Nuri meraih tangan anak dan menantu nya lalu menggenggam nya


"tolong jaga Ari dengan baik ya, kamu juga harus jaga kesehatan mu,jangan berbuat sesuatu yang akan membahayakan mu juga janin di dalam perut mu ini,jagalah calon cucu mama baik-baik ya " ucap Nuri lalu mengusap perut rata anak nya itu


"iya mama..." sahut Yoga dan Nuari bersama


"baiklah kalau gitu mama juga ingin ikut ke rumah sakit,mama juga akan kabari papa,nenek ,dan kakak mu " ucap Nuri yang sangat antusias dengan kehamilan putri nya


Di jalan Nuri langsung menghubungi suami,mertua ,dan anak sulung nya. Mereka pun sama bahagia nya mendengar kabar tersebut. Terutama Aranta,ia yang di beri tahu Gibran pun sampai menitikan air mata.


"kamu akan ada teman nya sayang " ucap Aranta pelan sambil mengusap perut nya yang sudah mulai terlihat membuncit ,meski sedikit


"Alhamdulillah ya ,ternyata Ari juga cepet sekali menyusul kita " ucap Aranta pada Gibran


Kedua nya berada di jalan hendak ke perusahaan,mereka berencana akan datang menemui Nuari nanti sore. Aranta pun menjadi semakin lengket pada Gibran,kemana pun Gibran pergi mau itu meeting atau bertemu klien sekalipun,ia selalu ikut serta.


"iya sayang, Alhamdulillah "sahut Gibran yang tengah nyetir


Di rumah sakit


Nuari sudah diperiksa juga sudah diberikan suntikan imunisasi,ia juga sudah diberi buku KIA berwarna pink. Buku tersebut berguna untuk mencatat setiap kali Nuari pergi periksa,bahkan di buku tersebut juga terdapat banyak penjelasan dan tata cara mengenai perawatan diri ketika hamil,perawatan bayi baru lahir sampai balita,semua nya lengkap di sana,dan wajib di baca ibu hamil sebagai ilmu parenting.


"usia kehamilan nya baru memasuki dua Minggu,ini saya sudah berikan resep vitamin nanti ditebus ya,semoga ibu dan bayi nya sehat-sehat,jika ada keluhan mohon kembali ke sini dan jangan lupa buku KIA nya di bawa ya Bu " ucap dokter kandungan


"iya Bu dokter terima kasih " sahut Nuari

__ADS_1


Setelah selesai mereka pun keluar dari ruangan dokter, Nuri menemani Nuari ketika Yoga tengah menebus vitamin yang di resep kan dokter tadi di bagian apotik.


Beberapa saat kemudian Yoga sudah kembali,ketiga nya lalu bergegas meninggalkan rumah sakit.


"Yoga.... bagaimana kalau kamu langsung berangkat saja ke kantor,Ari biar sama mama " ucap Nuri ketika mereka hendak memasuki mobil masing-masing


Yoga tak langsung menjawab,namun ia melirik sebentar pada Nuari yang langsung mengangguk.


"baiklah, titip Ari ya ma,kalau gitu aku berangkat, assalamu'alaikum " ucap Yoga lalu menyalimi mertua nya itu tak lupa Yoga pun mengecup kening Nuari terlebih dahulu, Nuri hanya tersenyum melihat nya


"jaga diri kamu baik-baik ya,aku akan usahakan pulang cepat " ucap nya setelah mengecup kening istrinya, lalu beranjak menuju mobilnya


Akan tetapi ketika Yoga sudah di dalam mobil,ia kembali keluar dan berlari kecil menghampiri Nuari.


"ada apa,kenapa balik lagi ?" tanya Nuari


"ada yang lupa "


Yoga segera berjongkok mensejajarkan diri nya tepat di depan perut Nuari


"papa berangkat kerja dulu ya,jaga mama baik-baik,papa sayang kalian" ucap nya lalu mencium perut rata itu


"kita juga sayang sama papa,...kerja yang bener ya pah...jangan terlalu lelah,cepat lah pulang kami menunggu mu " ucap Nuari menirukan suara anak kecil


Nuri menatap haru kedua sejoli itu , perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu pun teringat kembali pada suami nya,yang juga sering melakukan hal seperti itu kala ia hamil beberapa puluh tahun yang lalu.


Setelah itu Yoga pun kembali masuk ke mobil nya, begitupun dengan Nuari dan Nuri,kedua perempuan beda usia itu juga masuk ke dalam mobil.


Kedua kendaraan roda empat itu pun kini melaju di jalur yang sama hingga kemudian mereka berpisah karena tujuan mereka yang berbeda.


Sementara di tempat lain


Hari ini dokter Satria tak pergi ke rumah sakit, hati nya merasa was-was meski ia yakin dengan perasaan nya,tak dipungkiri jika di hati kecilnya muncul rasa takut jika hasil tes DNA tidak sesuai dengan harapan nya.


Tapi ketika ia mengingat kembali beberapa kemungkinan nya,ia pun kembali optimis.


"sayang.... sebentar lagi putri kita akan kembali " lirih nya seraya menatap foto istri nya yang ia simpan pada figura


"seandainya kamu masih hidup,aku sangat ingin memeluk mu saat ini " lirih nya lalu memeluk figura foto itu dengan air mata yang sudah membasahi kedua pipi nya


Namun kemudian ia tercenung ketika menyadari sesuatu


"jika putri ku di asuh oleh Jhony...apa kemungkinan nya dia yang menculik putri ku ...? "

__ADS_1


"atau dia yang menemukan putriku ketika seseorang membuang nya,...tapi siapa orang yang tega membuang bayi ku ,siapa pelaku penculikan itu ?"


...***...


__ADS_2