Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
S2 episode 21


__ADS_3

Setelah satu jam berkendara rombongan keluarga Nuri pun sampai ,mereka segera membeli tiket masuk terlebih dahulu. Antrian yang cukup panjang membuat anak-anak merasa bosan dan memilih untuk mencari jajanan sambil menunggu orangtua mereka membeli tiket.


Ditemani Nuari ketiga anak itu nampak antusias saat melihat banyaknya pedagang makanan.


"Aku mau itu " tunjuk Lia pada gerobak bertuliskan jasuke ,jagung susu keju


"Aku mau itu mah " tunjuk Raffa pada penjual sosis bakar


"Kamu mau apa Atha?" tanya Nuari ketika Atha tak terdengar suara nya


"Gak tahu aunty ,aku bingung banyak banget yang jual makanan ,nanti saja deh aku lihat-lihat dulu" sahut anak itu


"Ya sudah yuk kalau gitu kita beli jasuke dulu yang lebih dekat " ajak Nuari


"Ayo let's go " seru Lia


"pak jasuke nya dua ya " ucap Nuari


"kok dua aunty?" tanya Lia bingung


"Kan aunty juga mau " sahut Nuari sambil tersenyum


"oh..."


"ini Bu " ucap si penjual memberikan pesanan Nuari


"jadi berapa pak?"


"Dua puluh ribu " Nuari pun segera membayar nya setelah itu ia pergi ke penjual sosis bakar


Setelah membeli makanan yang diinginkan putra nya ,Nuari pun menemani Atha berkeliling untuk mencari makanan yang ia inginkan,sementara Lia dan Raffa sudah kembali bersama yang lain.


"Nah ,aku mau ini saja aunty, seperti nya enak " ucap Atha pada gerobak sate , macam-macam sate dijajakan ,terdapat pula daftar menu sate di gerobak tersebut ,namun melihat daftar sate nya membuat kening Nuari berkerut


"sate granat ,sate pocong ,sate kuntilanak,sate genderuwo,sate tuyul " Nuari membaca nama daftar menu sate tersebut


"kok namanya setan semua "


"Hihihihi....gimana rasanya kalau mereka beneran disate "Atha nampak terkikik geli membayangkan Wowo cs benar-benar disate


Sate tersebut memang bernama unik berbagai nama setan khas Indonesia namun bentuk sate nya biasa saja seperti sate pada umum nya. Seperti sate pocong yaitu sate yang terbuat dari daging ikan yang sudah digiling dan di beri batang sereh sebagai tusuk nya,sate tuyul yaitu sate telur puyuh ,sate kuntilanak sate ayam ,sate genderuwo sate sapi ,sate granat yaitu sate yang terbuat dari sate kambing yang diberi bumbu super pedas. Dan masih banyak berbagai jenis sate lain nya ,seperti sate kikil dan jeroan yang diberi nama sate kuyang.


"kenapa kamu ketawa ?" tanya Nuari


"enggak apa-apa aunty,cuman lucu aja nama nya " sahut Atha


"Jadi kamu mau sate yang mana ?" tanya Nuari


"Semuanya " jawaban Atha bikin Nuari melongo

__ADS_1


"Memang nya kamu sanggup ngabisin nya ,itu lumayan banyak loh "


"Habis lah aunty , aku kan jago makan" sahut Atha percaya diri


"hehehe....iya anak nya kakak memang jago makan, sama kaya bapak nya " lirih Nuari ia kembali teringat jika kakak nya sangat suka makan ,namun aneh nya baik Gibran maupun Atha sama sekali tidak gemuk malah anak nya yang semakin gemuk meski makan nya sedikit


Sementara para setan nampak menggerutu ketika nama mereka dibuat daftar menu.


Setelah selesai dengan semua sate-sate nya ,Nuari pun mengajak Atha kembali ,kebetulan mereka sudah mendapatkan tiket nya. Saat itu seseorang tak sengaja melihat Nuari.


"Itu kan mamanya Raffa ,tapi itu kok bukan Raffa "


"pah,ayo nanti acarahya keburu dimulai "seru Chika menarik lengan nya


"Eh ,iya sayang ,ayo " Arjun pun menggandeng tangan putrinya


Beberapa saat kemudian keluarga Nuri sudah duduk di bangku paling depan,mereka nampak tak sabar melihat atraksi para hewan.


Sambil menunggu acara dimulai para anak-anak memakan makanan mereka ,Nuari pun memakan jasuke milik nya, sesekali ia menyuapi Yoga yang meminta makanan nya.


"Lama banget sih mulai nya " keluh Lia yang mulai tak betah


"sabar dong ,palingan lagi disiapin dulu hewan-hewan nya " ucap Raffa


"atau hewan-hewan nya sedang makan dulu "ucap Lia lagi


"iya ,bisa jadi hewan-hewan nya diberi makan dulu biar nurut " timpal Atha


"Ini,ambil saja masih banyak kok " sahut Atha


"hm...enak ,mau lagi boleh?" tanya Lia yang ketagihan


"Iya ambil saja " Atha memang tak pernah pelit , berbeda dengan Lia yang sering pelit kepadanya


Tak lama acara sircus pun dimulai dengan acara pembukaan sebuah tarian dengan menggunakan benda-benda ekstrim, seperti melompati bara api,bergelantungan pada tali dan masih banyak lagi benda-benda ekstrim lain nya. Para penari itu berakrobat hingga memancing para penonton untuk bersorak dan bertepuk tangan.


"Wah....hebat ,kok bisa mereka gak kebakar ?" tanya Lia sambil bertepuk tangan,tapi karena suasana cukup ramai dan bising pertanyaan nya tak ada yang menyahuti


"Wuiihh......keren " gumam Raffa


Semua penonton dibuat terkagum-kagum dengan penampilan para penari itu. Setelah akrobat dari para penari,acara ke dua yaitu aksi para badut yang juga beraksi sangat lincah ketika mengayuh sepeda roda satu tanpa stang ,sambil terus mengayuh,para badut mengelilingi panggung sambil menggerakkan tangan mereka seperti gerakan menari, tak hanya itu badut lain beratraksi dengan bola dan juga tongkat ,selang beberapa menit muncul tiga orang yang menggunakan sepatu roda ,mereka menari dan berbaur bersama para badut.


Prok....prok....prok.....


Kembali suara tepukan tangan menggema. Atha ,Lia , dan juga Raffa terlihat terus bertepuk tangan.


Hingga pertunjukan para badut dan sepatu roda selesai ,kini giliran para anjing-anjing lucu yang beraksi.


Anjing berjenis pudel itu nampak lucu dan menggemaskan, masing-masing aning itu mengenakan aksesoris,seperti kalung,dasi,bando,dan rok. Para anjing menari dengan dua kaki,melompat. Bahkan anjing-anjing itu pandai berhitung dan menirukan gaya pelatih nya.

__ADS_1


Seorang pelatih meminta penonton untuk maju ke panggung. Banyak yang ingin maju termasuk Atha ,Lia,dan Raffa ,namun pelatih menunjuk orang lain membuat ketiga bocah itu kecewa.


Di sudut lain nampak Chika dan Arjun juga bersorak menonton atraksi lucu para anjing, meski Chika sempat merengek ingin maju,namun ia kembali ceria setelah melihat aksi lucu para anjing ketika mengayuh sepeda dan menari.


Setelah pertunjukan para anjing,kini giliran gajah,dan berganti dengan berbagai hewan lain nya. Berbagai jenis hewan ikut di pertontonkan atraksi nya,seperti ular,panda,monyet ,burung,serta hewan buas seperti singa dan harimau pun tak ketinggalan.


Hingga kini giliran hewan buas ,harimau dan singa, kedua hewan tersebut masih berada dalam kandang namun sudah di atas panggung.


Pertama singa dikeluarkan dari kandang,atraksi pertama singa melompati lingkaran api ,lalu melompati berbagai rintangan lain nya.


Di atraksi terakhir nya,singa tersebut terlihat menundukan tubuh nya seperti bersujud.


Harimau yang masih di kandang terlihat selalu bergerak mengelilingi kandang nya,Nuari yang melihat harimau tersebut tiba-tiba jadi gelisah dan khawatir.


"Ya Tuhan...." lirih nya


Yoga yang melihat kegelisahan Nuari pun bertanya


"sayang ,kamu kenapa?" tanya nya berbisik


"Harimau itu ... terlihat sangat gelisah , seperti nya harimau itu stress " jawab Nuari


"Lalu?"


"itu bisa bahaya kalau harimau nya keluar dari kandang"


Seketika Nuari membelalakan mata ketika pelatih nya sudah membuka pintu kandang.


"Astaga....." lirih nya


Ketakutan nya pun jadi kenyataan,setelah beberapa menit harimau itu keluar dari kandang, harimau tersebut menerkam pelatih tersebut. Teriakan histeris dari para pengunjung memenuhi tempat anak-anak pun nampak histeris dan ketakutan sampai-sampai mereka memeluk orang tua begitu pun dengan Chika.


"Pah ...takut " rengek nya


"Kamu tenang ada papa di sini" ucap nya padahal ia pun sama takut nya


Para pelatih lain beserta aparat keamanan mencoba menolong pelatih itu.


"Titip anak-anak " ucap Nuari langsung berlari ke arah panggung


Yoga dan keluarga nya sudah tahu dan yakin dengan apa yang akan dilakukan Nuari hanya diam memperhatikan sambil berdoa.


"Anda mau kemana ? Jangan mendekat bahaya !" seorang petugas menahan


"Minggir " seru Nuari mengabaikan petugas itu dan segera melompat ke panggung


"Pah,itu kan Tante Nuari mama nya Raffa " tunjuk Chika


Arjun terkejut mendengar ucapan putri nya ia yang tengah memejamkan mata karena merasa ngeri pun membuka mata dan melihat ke arah panggung.

__ADS_1


"Astaga ...."


bersambung...


__ADS_2