Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
S2 episode 17


__ADS_3

Siang ini Nuari tak begitu sibuk,ia sedang duduk di taman rumah sakit dengan ditemani secangkir teh manis dingin.


Saat itu seorang staf menghampirinya.


"dokter , itu ada kucing terluka ,katanya ketabrak motor "


"ok ,makasih ya " ucap Nuari


Ia pun segera beranjak dari tempat duduk nya,untuk segera menuju ruang periksa.


Di ruang periksa nampak seorang pria tengah menenangkan putri nya.


"sudah dong sayang jangan nangis terus,Kity gak apa-apa kok ,tuh lihat Kity juga gak nangis " ucap papa nya


"aku takut Kity mati pa...huuuhhuu....Kity...."


Pada saat itu Nuari pun datang


"Chika ! " anak bernama Chika itu pun menoleh begitupun dengan papa nya


"huuuuhhuuu....tante...kucing aku ditabrak motor huuuu...." adu nya


"oh jadi itu kucing nya Chika ?" tanya Nuari , Chika pun mengangguk


"Tante kenapa ada di sini? " tanya nya sesegukan


"Tante kan kerja di sini sayang. Ya sudah Tante obati dulu kucing nya ya,Chika jangan nangis lagi ,doain supaya kucing nya Chika cepat sembuh" ucap Nuari seraya mengusap kepala nya Chika


"apa Tante adalah dokter ?" tanya nya


"iya . Chika tenang ya" ucap Nuari lagi


"tolong selamatkan Kity ya Tante!" pintanya, Nuari hanya tersenyum


Akhirnya Chika pun berhenti menangis,ia percaya jika Nuari bisa menyelamatkan kucing kesayangan nya.


Beberapa saat kemudian Nuari pun sudah selesai.


"syukurlah Kity tidak apa-apa,hanya retak di kaki belakang saja ,Tante sudah kasih obat agar Kity bisa istirahat" ucap Nuari sambil membuka sarung tangan karet nya


"jadi Kity bisa sembuh ?" tanya nya


"insyaallah bisa sayang "sahut Nuari tersenyum tulus


Dari tadi Arjun hanya diam memperhatikan Nuari yang sedang berinteraksi dengan putri nya. Dalam hatinya ia bergumam


"ternyata dia seorang dokter hewan "


"ini pak,Kity sudah boleh dibawa pulang. Nanti perban nya diganti satu kali sehari saja ,dan untuk sementara lebih baik Kity di kandangin dulu agar meminimalisir terjadinya cedera lain yang akan berefek pada kesembuhan nya" ujar Nuari menuturkan


"iya,makasih banyak dok " ucap Arjun


"sama-sama" sahut Nuari , kemudian ia menoleh pada Chika


"oh iya , Chika kok gak sekolah?" tanya nya. Ia baru sadar jika saat ini masih jam nya sekolah


"semalam Chika demam,jadi hari ini tidak masuk dulu agar Chika bisa istirahat" tutur Arjun

__ADS_1


"demam ?" Nuari pun menyentuh kening dan leher Chika


"iya ,masih panas gini .Kenapa gak istirahat saja di rumah ,biar papa nya saja yang bawa Kity ke sini "


"aku gak mau kehilangan lagi Tante ,aku sudah kehilangan mama,aku gak mau lagi kehilangan Kity. Kity selalu menemani aku ketika tidur ,kalau Kity tidak ada siapa yang menemani " lirih Chika


Apa yang terjadi pada Chika membuat memori ingatan Nuari kembali ke masa lalu. Ia masih ingat betul bagaimana terpukul nya ketika kehilangan Santi kucing kesayangan nya disaat ia kehilangan sosok hantu dan pria yang ia cintai sekaligus.


"Tante mengerti apa yang kamu rasakan ,karena Tante pun pernah merasakan nya,kehilangan kucing kesayangan juga dua orang yang sangat Tante sayangi " ujar Nuari


"benarkah ?"


"he'em....tapi kamu lebih beruntung dari Tante karena kucing kamu Kity masih hidup" ucap Nuari lagi


Arjun diam melihat ekspresi wajah Nuari yang nampak mendung,ada air mata yang tergenang di kedua mata dokter cantik itu.


"apa Chika sudah di bawa berobat?" tanya Nuari


"Alhamdulillah semalam Chika langsung saya bawa ke rumah sakit "jawab Arjun


"syukurlah ,jika belum kebetulan saya ada obat demam , biasanya saya suka stok di rumah untuk Raffa jika sewaktu-waktu demam " tutur Nuari


"terima kasih banyak atas perhatiannya dok" ucap Arjun


"iya tak masalah "


"ekhem "Arjun berdehem


"sekali lagi saya ucapkan terima kasih ,saya dan putri saya mau pamit "


Setelah itu Arjun dan Chika pun pulang


"Tante Lasmi .... Santi.... aku jadi kangen kalian " lirih nya


Sementara itu di sekolah


"Raffa , kamu mau ?" tanya Atha menawarkan nasi goreng milik nya pada sepupu nya itu


"enggak ah ,aku masih kenyang ,aku nyemil kue saja " sahut Raffa sambil mengambil kue berlapis coklat di dalam tas nya


"ya udah kalau gak mau " Atha pun memakan nasi goreng nya ,di samping nya Lia pun tengah menikmati nasi goreng nya juga


Setelah selesai makan,semua murid TK kembali belajar ,namun yang nama nya anak-anak pasti butuh banyak kesabaran dalam menghadapi nya.


Sebagian besar anak-anak ada yang masih berlarian kesana kemari ,ada yang menangis karena terjatuh ,dan ada pula yang bertengkar rebutan tempat duduk.


Namun para guru memaklumi kelakuan anak-anak itu.Tapi bukan berarti para guru membiarkan nya,mereka tetap memberi arahan dan pengertian agar anak-anak menjadi tertib meski perkataan mereka hanya akan di turuti beberapa saat saja.


Hingga akhirnya jam pulang pun telah tiba.


Semua anak-anak bersorak riang,mereka berbaris untuk mengantri menyalimi guru-guru ,lalu kemudian akan berlari ke luar menghampiri orang tua masing-masing.


Raffa melihat papa nya yang jemput , sementara Atha dan Lia dijemput sopir. Saat hendak memasuki mobil masing-masing,ketiga bocah itu tak sengaja melihat selebaran yang tergeletak di tanah.


Lia memungut nya lalu mencoba membaca nya meski dengan terbata-bata


"s...i...si...r..sir...c...u....s...cus...sicrus..eh...apa sih ini ih susah banget ? Ah lama deh ,uncle tolong bacain dong ,susah nih " pinta nya pada Yoga

__ADS_1


"hehehe.... gak apa-apa nanti juga jago baca nya ,asal rajin belajarnya ya, sini uncle bacakan " Yoga pun meraih selembaran tersebut lalu membaca kan nya dengan lantang


"sircus fantastik show "


"itu apa artinya pah?" tanya Raffa


"artinya akan diadakan pertunjukan sirkus " jawab Yoga


Ketiga anak itu saling tatap


"sirkus ? "tanya anak-anak bersamaan


"iya "


"kapan ?" tanya anak-anak lagi bersamaan


"di sini sih tanggal enam,berarti empat hari lagi "


"aku mau ke sana pah "seru Raffa antusias


"aku juga mau "


"aku juga dong" sahut Atha dan Lia saling bersahutan


"boleh apalagi nanti kan malam Minggu,kalian berdua bicara dulu sama mama papa nya ok "


"ok uncle ,jadi nanti kita berangkat barengan ya " ucap Lia


"iya ,ya udah sana kalian masuk ,tuh mang Jajang sudah nunggu " ucap Yoga meminta Atha dan Lia segera masuk ke mobil nya


"iya uncle, assalamualaikum " ucap keduanya setelah menyalimi Yoga


"waalaikum salam "


"yuk sayang ,kita juga pulang" ajak Yoga setelah mobil yang membawa kedua keponakan nya pergi


"mama masih kerja ya pah?" tanya Raffa


"iya nak,makanya papa yang jemput ,kan papa lagi gak sibuk "


Raffa pun mengerti dan tak banyak tanya lagi.


"pah ,aku mau es krim " rengek Raffa


"boleh,nanti di minimarket depan kita beli ya" sahut Yoga


"iya pah, asyiiik...makan es krim"


Yoga tersenyum melihat anak nya yang begitu senang hanya karena hendak makan es krim.


Di waktu bersamaan


Chika yang saat ini tengah duduk di depan kandang kucing nya tiba-tiba mengatakan sesuatu yang membuat Arjun tertegun.


"pah,enak ya jadi Raffa ,punya mama yang bisa ngobatin Kity,coba mama aku masih ada, pasti mama juga bisa ngobatin Kity. Kalau aku mau mama baru boleh gak pah? Yang seperti mama nya Raffa "


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2