Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
S2 episode 92


__ADS_3

Setengah jam berlalu setelah Nuri menenangkan Arin. Kini Arin sudah membuka mata namun ia terlihat lemas tak bertenaga,untuk berbicara saja seakan sulit ia lakukan.


"Sebaiknya mama mu dirawat di rumah sakit" Ucap Nuri seraya terus memijit titik-titik syaraf di beberapa bagian tubuh Arin


"Tapi maaf,saya tidak bisa ikut mengantar ke rumah sakit. Suami saya sudah menunggu. Dan kamu gak perlu khawatir, insyaallah mama mu sudah bersih dan tak akan dirasuki lagi " Ucap Nuri lalu merapikan rambut Arin yang berantakan


"Iya, Bu.Terima kasih atas bantuan nya. Sekiranya berapa yang harus saya bayar ?" Tanya Riki


"Tak perlu. Saya memang sengaja ingin membantu, jika saya menerima bayaran berarti bukan membantu dong,tapi kerja. Sementara suami saya tidak memperbolehkan saya untuk bekerja " Ucap Nuri dengan sedikit bercanda


"Loh,tapi saya tidak enak ini Bu, ibu sudah jauh-jauh datang kemari dan meluangkan waktu untuk membantu mama saya,masa iya saya tidak bayar ibu "ucap Riki tak enak hati


"Sudah saya katakan ,saya hanya membantu. Saya ikhlas " Ucap Nuri lagi lalu beranjak


"Tapi Bu "


Nuri menghela nafas,"Ya sudah,kalau begitu sumbangkan saja uang nya ke panti asuhan ,ini alamat nya " Nuri memberikan alamat pagi asuhan milik nya


"Oh iya.Sekali lagi terima kasih bu. Mudah-mudahan apa yang sudah ibu lakukan ini menjadi ladang pahala untuk ibu dan keluarga " ucap Riki setelah menerima kartu nama yang beralamat kan panti asuhan


"Amiiinnn. Baiklah kalau begitu saya pamit, assalamualaikum "Pamit Nuri lalu pergi meninggalkan rumah itu


"Waalaikumsalam" lirih Riki menatap kepergian Nuri ,ia lalu segera membawa mama nya ke rumah sakit malam itu juga


Di jalan Nuri berganti pakaian di kursi belakang.Supir nya tak bisa melihat karena Nuri memasang tirai hitam di belakang supir. Setelah selesai berganti pakaian Nuri memoles wajah nya dengan makeup agar terlihat fress.


Meski berganti pakaian di dalam mobil,sama sekali tak menyulitkan baginya ,karena di dalam mobil tersebut sangat luas ,bahkan saking luas nya siapa pun dapat berdiri tanpa takut terantuk atap mobil. Jadi,bisa dibayangkan betapa mewah nya mobil tersebut. Mobil tersebut merupakan hadiah ulang tahun nya dari sang suami beberapa tahun yang lalu.


Beberapa saat kemudian Nuri sampai di kafe peninggalan mama mertua nya yang sekarang sudah resmi jadi milik nya. Nuri berjalan anggun,nampak banyak mata menoleh pada nya. Kehadiran nya sudah persis seperti seorang sinderela di cerita dongeng. Dimana seorang wanita dengan paras cantik dan anggun datang menjadi pusat perhatian.


Melihat istri nya sudah datang, Rifki yang dari tadi nampak uring-uringan tak jelas pun melebarkan senyuman nya. Ia berjalan memecah puluhan orang yang berdiri menghalangi langkah nya dengan kedua tangan nya.


Bak sepasang kekasih yang baru dipertemukan setelah perpisahan yang sangat lama,keduanya berjalan dengan tatapan penuh kerinduan.


"Akhirnya mama datang juga " gumam Nuari. Ia baru selesai berdansa bersama Yoga


"Syukurlah mama sudah menyelesaikan masalah nya " Gumam Gibran membatin,tadinya jika dalam waktu satu jam lagi mama nya tak datang,ia akan pergi menyusul Nuri untuk membantu nya ,tapi setelah melihat mama nya datang ia pun bernafas lega


"Lama aku menunggu ,kenapa kamu baru datang ?" Tanya Rifki pelan ketika mereka sudah saling berhadapan


"Maaf,tadi setan nya lumayan bandel. Kamu aman kan,tak ada yang godain ?"

__ADS_1


"Aki-aki seperti aku mana ada yang doyan sayang " Rifki terkekeh dengan ucapan nya sendiri


"Jangan salah ,meski kamu sudah aki-aki,tapi pesona mu masih jadi incaran perempuan-perempuan gatel "Ucap Nuri seraya mengusap noda merah di bahu suami nya yang malam ini mengenakan tuxedo abu-abu warna yang sama dengan gaun indah yang dikenakan Nuri


Tadi memang ada seorang perempuan muda yang mendekati Rifki. Meski ia tahu usia Rifki jauh diatas nya,entah apa yang merasuki perempuan itu hingga ia tiba-tiba saja berfikiran menggoda nya dengan harapan menjadi sugar Daddy nya.


Untung saja saat itu ada Syakira. Putri ke dua dari pasangan supranatural Vano dan Elsa yang mewarisi bakat dan kemampuan kedua orangtuanya membaca fikiran orang lain. Saat mengetahui ada perempuan yang berniat buruk terhadap Rifki, Syakira dengan kemampuan nya membuat perempuan itu terjatuh ,namun sebelum terjatuh,bibir perempuan itu tak sengaja mengenai bahu Rifki.


Rifki sendiri tak menyadari hal itu,yang ia tahu ada perempuan terjatuh di belakang nya.


"Yuk !" Ajak Rifki memberikan tangan nya


"Kemana ?" Tanya Nuri


"Dansa "


"Malu ah,kita sudah tua juga ,masa mau nyaingi anak muda " Nuri nampak enggan


"Semakin tua semakin jadi. Ayo lah sayang ,yuk ! Kapan lagi coba ada momen seperti ini,belum tentu tahun depan kita bisa sama-sama seperti ini " cetus Rifki membuat senyuman Nuri pudar saat itu juga


"Kamu mas,bicara nya jangan ngawur, aku gak suka" Bukan mau menolak takdir , hanya saja ia merasa tak siap untuk kehilangan , apalagi meninggalkan.


"Maut siapa yang tahu,mau itu besok atau lusa ,bahkan jika hari ini kematian memisahkan kita ,siap tidak siap kita harus menghadapi nya dengan ikhlas , insyaallah kita akan dipertemukan kembali di surga nya Allah " Kata-kata itu pernah diucapkan Rifki ,namun respon Nuri jauh dari ekspektasi nya,tak hanya marah ,Nuri bahkan sampai sakit memikirkan nya ,jadi sebisa mungkin pria itu tidak mengungkit pembahasan itu ,tapi kali ini ia justru malah kelepasan


"Kamu kan tahu mas,betapa menyakitkan nya aku saat itu, aku tidak mau mengalaminya lagi,kehilangan mu sama saja dengan aku kehilangan nyawa ku sendiri,jika bisa aku ingin kita pergi bersama-sama" lirih Nuri dengan mata yang sudah berkaca-kaca


"Iya sayang maaf ,aku salah bicara. Sudah ya aku janji gak akan bahas itu lagi. Sekarang kita lupakan yang baru saja aku ucapkan.Gimama kalau sekarang kita dansa " Ajak Rifki lagi ,Nuri pun mengangguk


Saat pasangan itu sedang berjalan ke arah tengah,nampak seseorang bersiul


Swuuiiittt.....swuuiiiiittt.....


Rifki memicingkan mata ke arah Atha,ia kesal karena dari tadi cucu nya itu terus saja menggoda nya.


"Oh,ya ampun sayang ,mereka manis sekali" Lirih Aranta


"Iya ,kamu benar sayang ,kelak aku harap kita akan bisa seperti mama dan papa " Ucap Gibran seraya menggenggam tangan Aranta


"Iya, amiiin "


"Astaga,ternyata memang benar dengan gosip yang beredar.Mereka memang pasangan lansia terbucin "Lirih Syakira

__ADS_1


"Iya ,kamu benar " Sahut El Vando,kakak nya membenarkan


Malam yang syahdu kini sudah berganti siang. Karena hari ini hari Minggu,Lia yang memang sedang kedatangan tamu bulanan menjadi malas kemana-mana,ia hanya ingin di rumah dan rebahan.


"Anak perawan hari Minggu tuh jangan diam saja, pergi jalan-jalan kek kemana ,lagi dapet jangan rebahan terus nanti pusing loh" Ucap Nuri saat melihat Lia sedang rebahan di depan televisi


"Kok nenek tahu aku lagi dapet ?" Tanya Lia tanpa mengubah posisi


"Ya tahu lah,kamu kalau lagi malas-malasan seperti itu pasti lagi dapet ,akan sangat berbeda jika kamu tidak sedang kedatangan tamu" ucap Nuri lalu duduk di sofa satu nya


"Hehehe....abisnya males nek,badan rasanya pada lemes " sahut Lia cengengesan


"hm...nek ,bagaimana yang semalam ?"Tanya Lia ragu


"Yang semalam apanya ,pesta ?"tanya Nuri


"Ih,bukan nek ,tapi itu loh yang nenek bantuin mama nya pak Riki " Tanya Lia kelepasan


"Riki yang katanya melamar kamu itu ya,jadi ternyata dia toh Riki itu,ganteng.Sepertinya orang nya juga baik " Ucap Nuri mengulum senyum


"Duh,kenapa salah ngomong sih "lirih Lia membatin


"Hm... maksud aku mbak Yuli. Iya mbak Yuli,gimana apa semua baik-baik saja ?"Ralat Lia sedikit gelagapan


"Alhamdulillah,semuanya baik-baik saja ,tapi mungkin saat ini mama nya Riki masih berada di rumah sakit "


"Rumah sakit ?" Tanya Lia cepat


Saat itu sosok Yuli tiba-tiba datang,ia hendak berpamitan karena urusan nya di dunia sudah selesai.


"Mbak Yuli "Ucap Lia


"Terima kasih ,karena berkat kalian Bu Arin kini sudah terbebas dari makhluk yang merasuki nya,sekarang waktu ku sudah tiba. Lia ,aku titip mas Riki padamu,dia pria baik dan bertanggung jawab,dia tak hanya sekedar anak majikan ku ,tapi dia sudah seperti seorang kakak bagi ku. Jaga diri mu baik-baik karena Ferro merencanakan sesuatu padamu untuk menyakiti mas Riki ,jika sebelum nya Ferro menggunakan Bu Arin ,sekarang dia menargetkan mu , waktu ku semakin tipis , sekali lagi aku ucapkan terima kasih maaf sudah merepotkan"


"Ferro ? siapa Ferro ?" Tanya Lia ,akan tetapi Yuli sudah menghilang seiring cahaya putih yang berpendar


"Siapa Ferro ?" Gumam Lia dan Nuri hampir berbarengan


"Kalian jangan khawatir ,selama ada aku, mau siapa pun itu termasuk pria bernama Ferro,dia tidak akan bisa menyentuh mu,karena sebelum dia menyakitimu maka dia sendiri yang akan ku jadikan ayam geprek " Ucap Nagin


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2