
Sesuai dengan keinginan nya,malam ini Nuari dan Raffa terbang ke Pontianak.
"Kita mau nyusul papa?" Tanya Raffa
"Iya sayang,kita kasih kejutan pada papa " Sahut Nuari
"Yeaaayyyy......" Raffa nampak kegirangan
keduanya pun segera masuk ke dalam pesawat jet
Sebelum berangkat Nuri dan Rifki sudah berpesan pada Ki Jamal untuk selalu melindungi mereka yang tentu di sanggupi oleh jin yang tak ingin dipanggil jin itu.
"Hati-hati sayang " Peringatan Nuari ketika Raffa melangkah menuju kursi penumpang
Setelah beberapa saat akhirnya pesawat pun mengudara di langit yang sudah nampak gelap.
Penerbangan yang normal nya memakan waktu satu jam tiga puluh menit dari Jakarta ke Pontianak,menjadi cukup singkat dengan memhgunakan pesawat jet. Tak sampai lebih dari satu jam pesawat jet mereka sudah sampai di bandara Pontianak.
Raffa yang mulai memejamkan mata kini harus kembali membuka mata.
"Yuk sayang,maaf ya tidur nya keganggu "Ucap Nuari merasa tak tega
"Iya mah gak apa-apa kok " Jawab Raffa sambil terus menguap
Karena Nuari merasa tak tega akhirnya ia memilih untuk istirahat di hotel saja,karena untuk menuju rumah Yoga membutuhkan waktu yang lumayan lama. Ia tak mau putra nya merasa kelelahan.
"Kok kita ke hotel mah,katanya mau ngasih kejutan ke papa " Tanya Raffa
"Kita istirahat dulu ,baru besok pagi kita berangkat ke rumah papa " Sahut Nuari
"Yaah...." Raffa nampak lesu mendengar penjelasan mama nya itu
"Sayang perjalanan ke rumah papa itu lumayan jauh loh,bisa lebih lama dari naik pesawat, kamu juga udah ngantuk banget kan ,jadi kita ke hotel saja dulu ya "
"Ya udah deh iya " Raffa pun menurut karena memang ia sudah sangat lelah dan ngantuk
"Mbak ,pesan satu kamar untuk malam ini saja " Ucap Nuari pada resepsionis hotel
"Oh baik tunggu sebentar "
Beberapa saat kemudian Nuari pun sudah mendapat kamar.
"Cuci kaki dulu,abis itu kita tidur "
"Iya mah " Raffa berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci kaki nya,setelah itu Nuari pun melangkah hal yang sama
Sementara itu Yoga sangat merasa gelisah sebab ponsel Nuari yang tiba-tiba tidak aktif.
"Kok daritadi gak aktif terus ya? Apa batre nya lowbat?" Gumam nya
Nuari sendiri tak menyadari jika ponsel nya mati.Ia sangat buru-buru hingga tak mengecek ponselnya ketika hendak berangkat.
"Aku coba lagi nanti deh ,mungkin memang ponsel nya lowbat " Fikir Yoga
Setelah selesai mencuci wajah dan kami ,Nuari beranjak naik ke tempat tidur. Namun kemudian ia teringat belum mengabari keluarga nya njka ia sudah sampai.
Nuari mengambil ponsel di tas nya dan terkejut karena ponsel nya mati.
__ADS_1
"Lah kok mati sih ?" Nuari sudah mencoba untuk mengaktifkan ponsel nya itu tapi tetap saja ponsel nya tak mau menyala
"Apa batre nya abis ya? Perasaan baru tadoboagi di cas deh " gumam nya ,ia pun lalu mencoba mengecas ulang ponsel nya
Akan tetapi sesuatu tiba-tiba terjadi
DUARRR'
Ponsel nya tiba-tiba meledak ketika di cas.
Beruntung Ki Jamal bertindak cepat hingga ledakan itu tak mengenai Nuari.
Mendengar suara ledakan , Raffa yang baru tertidur itu pun kembali terbangun.
"Suara apa itu tadi mah ?" Tanya Raffa
Nuari tampak bengong,ia masih shock dengan tang terjadi baru saja. Melihat mama nya yang seperti itu,Raffa pun mendekati Nuari dan mengguncang lengan nya.
"Mama ! Mama gak apa-apa? "
"Eh iya sayang mama tidak apa-apa " Nuari lantas mencabut ponsel nya
"Ternyata mau semahal apapun tak bisa menjamin keamanan nya ,untung saja aku tidak apa-apa" Gumam nya
Keesokan harinya
Nuari dan Raffa sudah check out dari hotel. Nuari sengaja pergi pagi-pagi sekali. Ia khawatir jika ia terlalu siang maka Yoga sudah tak ada di rumah.
"Memang nya jauh ya mah ,rumah papa?" Tanya Raffa
"Ini ,kamu makan dulu " Nuari dan Raffa pun sarapan di dalam taksi
"Ini pak buat bapak "
"Waduh non, makasih tapi bapak sudah sarapan "Tolak nya
"Gak apa-apa pak ,bapak terima saja kalau memang sudah sarapan biar buat nanti saja "Ucap Nuari lagi
"Tapi non "
"Udah gak usah banyak tapi-tapian ,saya ikhlas kok ,ini pak ambil " Ucap Nuari lagi
Akhirnya mau tidak mau bapak supir taksi pun menerima nya.
"Alhamdulillah, kalau gitu terima kasih non "
"Setelah ini aku mau pulang dulu,biar ini untuk anak-anak,mereka lebih memerlukan makanan ini " Batin bapak itu. Rupanya ia telah berbohong jika ia sudah sarapan ,padahal sebenarnya ia sama sekali belum sarapan karena memang kondisi ekonomi nya yang kurang membuat nya harus mengalah pada anak-anak nya. Sementara istri nya sudah pergi entah kemana
Sementara di rumah nya Yoga baru saja selesai mandi dan hendak memasak makanan untuk nya sarapan. Hari ini ia akan pergi ke restoran untuk bersih-bersih. Tak hanya sendiri ia juga sudah meminta tolong pada sejumlah warga untuk membantunya ,tentunya Yoga juga memberi mereka upah dan makanan.
Saat ia bangun tidur ia kembali menghubungi Nuari. Namun ponsel Nuari masih belum saja aktif. Hal itu pun membuat nya semakin gelisah ,ingin dia langsung pulang ke Jakarta namun insiden di restoran nya membuat nya harus bersabar diri sampai semua berjalan semestinya.
Padahal jika saja ia ingat ,ia bisa saja ia menghubungi yang lain,seperti mertua atau kakak ipar nya untuk menanyakan istri nya ,tapi saat itu ia sama sekali tak kefikiran ke sana.
Beberapa jam telah berlalu kini Yoga sudah siap untuk berangkat,namun begitu ia membuka pintu ia dikejutkan oleh dua orang yang sudah berdiri di depan pintu. Mereka nampak tersenyum lalu mengucap salam.
"Assalamualaikum...."
__ADS_1
"Wa.... waalaikum salam....ini mimpi kah ,atau aku salah lihat"Ucap Yoga pelan seraya mengucek kedua mata nya
"Papah....aku kangen !" Ucap Raffa langsung memeluk Yoga
"Ini bukan mimpi sayang ,ini beneran kami. Maaf tidak memberimu kabar ,aku sengaja ingin ngasih kamu kejutan " Ucap Nuari seraya meraih tangan kanan Yoga dan mencium punggung tangan nya. Setelah itu ia mencium pipi Yoga. Membuat nya tersadar
"Ya Allah sayang ,aku fikir aku halu,karena semalaman aku merindukan kamu juga Raffa ,pantas saja ponsel mu tidak aktif dari semalam "
"Untuk masalah ponsel memang beneran mati. Tak ada dalam sekenario " Ucap Nuari menerobos masuk ke dalam
"Kenapa bisa mati ,apa terjatuh?" Tanya Yoga ia ikut ke dalam dengan menuntun Raffa
"Enggak,emag dasar nya ponsel nya saja yang udah soak,udah lama juga tuh ponsel, pengen lembiru kali " Sahut Nuari lagi
"Lembiru? Apa tuh?"
"Lempar beli yang baru " Jawab Nuari terkekeh
"hahaha....sayang kamu ada-ada saja "
"Papa mau kemana ,kok udah rapih saja ?" Tanya Raffa menelisik penampilan papa nya
"Papa mau melihat restoran kita yang kebakar ,mau bersih-bersih kan nanti mau dibangun ulang " Tutur Yoga sambil mengusap kepala putra nya itu
"Aku mau ikut dong,aku mau lihat ,mau bantu bersih-bersih juga " Ucap Raffa antusias
"Memang nya kamu gak capek ?Baru saja sampai " Tanya Yoga
"Enggak dong pah ,iya kan mah?"
"Iya sayang " Jawab Nuari
"Ya sudah kalau gitu ayo kita berangkat "Ajak Yoga
"Yeeaay.... kita let's go....!!!" Seru Raffa antusias
Setelah mereka keluar nampaksebuah mobil SUV nampak berhenti di depan rumah.
"Ini mobil siapa pah?" Tanya Raffa
"Mobil rental sayang , sebentar ya " Yoga pun berjalan menghampiri suoit mobil rental tersebut
Setelah menerima kunci mobil ,pria itu pun pamit undur diri. Semalam Yoga sudah menghubungi pihak rental. Beruntung pihak rental berkenan untuk mengantarkan mobil nya karena mereka percaya pada Yoga.
"Yuk masuk !" Yoga pun membuka kan pintu untuk anak dan istri nya
Setelah mereka masuk Yoga pun segera berlari ke arah kemudi,dan langsung menyalakan mesin mobil.
Beberapa saat setelah kepergian Yoga,Renita yang sedari tadi memperhatikan pun nampak mengepalkan tangan.
"Harus nya aku yang di sana,bukan perempuan s*alan itu "
"Lihat saja ,aku pasti akan mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milik ku "
"Ternyata mama di sini,ayo mah makanan sarapan sudah siap " Ucap seorang anak perempuan
bersambung...
__ADS_1