Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
S2 episode 3


__ADS_3

Perasaan seorang ibu memang tidak salah ,dan yang di rasakan Nuri memang tak pernah meleset. Setelah kembali ke perusahaan,Rifki segera mencari tahu tentang apa yang terjadi pada anak menantu nya ,Nuari dan Yoga.


Setelah mendapat informasi dari orang kepercayaan nya di perusahaan yang Yoga pegang, pria yang sudah memiliki tiga cucu itu pun menghela nafas nya kasar.


"Yoga....Yoga....sampai kamu membuat putri ku menangis di depan ku akan ku beri kau perhitungan,apa yang ada di otak nya....Ya Tuhan..." lirih nya


Ia sebenarnya ingin segera bertindak namun ia ingin melihat terlebih dahulu apakah mereka bisa menyelesaikan masalah nya atau justru malah akan semakin pelik.


Nuari yang kini sudah berada di rumah langsung menuju kamar nya ,ia yang merasa lelah langsung merebahkan tubuh nya di tempat tidur,meski begitu bukan berarti ia tidak memikirkan suami nya, dalam hati nya ,Nuari bertanya-tanya kenapa sampai suami nya bisa masuk perangkap perempuan bernama Erika.


Sebelum nya Nuari sudah mencari tahu tentang siapa Erika,ia sudah memperingatkan Yoga pada saat perekrutan sekretaris nya itu,tapi rupanya pengaruh Erika terlalu besar hingga Yoga abai dengan peringatan nya,dan malah langsung pergi ke luar kota untuk mengurusi masalah di perusahaan anak cabang nya. Dan Erika , tentu saja ikut dengan nya.


Sebenarnya hati istri mana yang akan tenang ketika suami nya pergi dengan wanita lain meski itu dalam sebuah pekerjaan,hanya saja wanita yang seperti apa dulu yang harus di waspadai. Dan Nuari merasa Erika bukan lah wanita baik-baik yang datang tanpa ada maksud dan tujuan.


"baru saja mulai episode baru , sudah di beri cobaan seperti ini " lirih nya pelan


Sementara itu Raffa pun masuk ke kamar nya,anak itu berjalan menuju tempat tidur lalu berjongkok dan tangan nya ia masukan ke kolong seperti hendak meraih sesuatu di sana.


"ih ...mana sih ? seperti nya kejauhan deh aku nyimpen nya, gara-gara takut ketahuan mama " Raffa terus meraba-raba nya


Hingga akhirnya ia tersenyum saat tangan nya mendapatkan apa yang ia cari


"yes... ketemu ! " seru nya ,Raffa segera menarik benda tersebut


Sebuah guci antik berbetuk teko seukuran genggaman tangan nya ia bawa dan duduk di atas tempat tidur.


Raffa menggosok-gosok kan telapak tangan nya pada guci tersebut, persis seperti Aladin yang menggosok lampu ajaib.


"sok digosok-gosok om jin keluar lah "ucap nya


Sedetik kemudian muncul kepulan asap tipis di sertai dengan muncul nya sosok berjubah dan bersorban putih dengan janggut putih nya yang panjang sampai menjuntai menyentuh lantai.


"sudah ku katakan , aku bukan om jin,nama ku Ki Broto Asmorondono Suryo Notocakradituro ,singkat nya Jamal ,panggil aku Ki Jamal" tutur nya


"enggak ah, enakan panggil om jin ,biar keren kaya jin nya Aladin " sahut Raffa


"ya kan tapi aku bukan jin "ucap sosok itu lagi


"apapun itu ,aku tetap mau manggil om jin,titik " ucap Raffa lagi


"haaahh...ya sudahlah terserah kamu " lirih Ki Broto yang minta dipanggil Ki Jamal pasrah


"om jin ...." panggil Raffa

__ADS_1


"hem....."


"aku gak suka tante-tante yang kerja dengan papa "adu nya


"kenapa memang nya ?" tanya Ki Jamal


"Tante itu wajah nya kaya nenek-nenek ,terus Tante itu juga jahat,mau ambil papa dari mama" adu nya lagi


"darimana kamu tahu?"


"gak tahu,tapi aku tahu " jawab nya polos


"lah gimana nih anak ,katanya gak tahu tapi dia tahu " gumam Ki Jamal


"lalu mau kamu apa ?"


"aku mau papa jauh-jauh dari Tante itu,tapi seperti nya gak bisa, karena harus papa sendiri yang membuat nya pergi" tutur Raffa lagi


"begitu ya " gumam Ki Jamal ,ia manggut-manggut ,semakin ke sini ia menjadi semakin tahu dengan kemampuan Raffa


Flashback


Beberapa bulan yang lalu,Nuari dan Yoga mengajak Raffa pergi ke sebuah taman hiburan. Taman hiburan tersebut baru sepekan dibuka hingga ketika opening banyak sekali pengunjung yang datang.


Kebanyakan anak akan antusias ketika melihat perahu seperti itu,namun berbeda dengan Raffa,ia malah mengalihkan perhatiannya pada sebuah pohon asem yang ukuran nya sangat besar dan tinggi, diperkirakan pohon itu sudah ada sejak seribu tahunan yang lalu,dan sampai saat ini masih berdiri tegak.


Banyak yang mengatakan jika pohon tersebut merupakan pohon angker , bagaimana tidak melihat dari ukuran dan bentuk nya pun sudah dipastikan jika pohon itu banyak penghuni nya ,dan itu memang terbukti ketika Raffa dapat melihat sosok-sosok tak kasat mata bergelayut dan nangkring di cabang pohon nya.


Namun meskipun begitu Raffa tak takut sama sekali,ia malah terus memandangi nya. Saat itu ia masih bingung dan tak bisa membedakan mana manusia mana hantu,sampai suatu ketika ia menemukan sebuah guci antik kecil berbentuk teko di dasar danau.


Danau tersebut dulu nya adalah sebuah pemukiman ,karena sering nya dilanda banjir maka pemerintah menjadikan pemukiman itu menjadi sebuah danau tentunya dengan uang kompensasi.


Ketika itu Nuari dan Yoga mengajak Raffa untuk menaiki perahu angsa ,Raffa sangat antusias ,mereka pun menaiki nya,namun ketika mereka sudah berada di tengah-tengah danau tiba-tiba angin berhembus dengan kencang, beberapa orang yang juga tengah menaiki perahu menjadi panik karena perahu yang mereka naiki ikut tertiup angin.


"aaakkkhh..... toloooong....." mereka berteriak saling bersahutan karena panik


Kepanikan juga terjadi pada Nuari dan Yoga,karena tiba-tiba saja Raffa tercebur ke danau.


"RAFFAAAA......!!!" teriak Nuari juga Yoga


Tim penyelamat pun segera menolong mereka termasuk mencari Raffa ,akan tetapi karena hujan yang tiba-tiba turun dengan sangat lebat ,membuat para tim penyelamat terpaksa menunda pencarian Raffa.


Hal itu tentu saja membuat Nuari berang dan emosi, tanpa fikir panjang ia pun berlari ke arah danau.

__ADS_1


"sayang....tidak !" seru Yoga yang tak dihiraukan oleh nya


Byuuurrr'


Yoga hanya bisa diam mematung setelah menyaksikan istri nya nyebur ke danau. Perasaan nya benar-benar kalut,sudah setengah jam lebih istri nya tak muncul juga di permukaan.


Ia ingin juga menyebur ke danau namun para tim penyelamat menahan nya.


"ARIII....RAFFAAAA......"


Sementara di dalam danau,air yang keruh membuat pandangan Nuari terhalang,meski samar ia dapat melihat bangunan-bangunan yang tak utuh. Ia juga harus berhati-hati agar tak terbentur bangunan itu.


Nuari semakin menyelam ke dalam,ia yang dapat menahan nafas lama pun terus mencari putra nya.


Fikiran nya sudah kemana-mana,ia takut putra nya tak dapat selamat,namun ia tetap berdoa dan berharap Raffa akan baik-baik saja.


Hingga di kedalaman sepuluh meter Nuari dapat melihat ada cahaya kekuningan yang berpendar,ia lantas mendekat.


Mendekat ... dan terus mendekat ... hingga akhirnya ia melihat tubuh sang putera tengah tergeletak di dasar danau , buru-buru Nuari meraih tubuh putera nya itu,dan membawa nya kepermukaan.


Kejadian sebelum Nuari menemukan Raffa


Ketika Raffa jatuh ke dalam air , sesuatu menarik nya hingga tubuh mungil itu berhenti di dasar,Raffa masih sadar meski nafas nya semakin sesak,ia melihat benda kecil berkilauan di dekat tubuh nya ,tangan nya yang lemah mencoba menggapai hingga ketika benda yang merupakan sebuah guci berbentuk teko berada di genggaman nya,Raffa tak sadarkan diri kemudian. Namun aneh nya setelah benda itu di tangan nya,nafas yang tadi sesak menjadi lega seolah berada di ruangan terbuka ,d*da nya terlihat naik turun karena bernafas,namun meski begitu Raffa tetap tak sadarkan diri. Hingga beberapa saat kemudian Nuari menemukan nya.


Di tempat nya Yoga sudah seperti orang putus asa,air mata nya terus mengalir,d*da nya sesak mengingat anak dan istri nya berada di dalam danau,apalagi hujan yang tak kunjung berhenti dan tim penyelamat hanya menunggu hujan reda untuk kembali melakukan pencarian.


Setelah dua jam menunggu akhirnya Yoga dapat melihat sesuatu bergerak-gerak di danau,ia menajamkan penglihatan nya.


Mata nya membelalak ketika yang ia lihat itu adalah istri dan anak nya.


"pak...itu istri dan anak saya,cepat tolong mereka !!!" seru Yoga ,ia yang tak bisa berenang pun hanya bisa berharap pada tim penyelamat.


Tak membutuhkan waktu lama ,tim penyelamat pun segera menolong Nuari dan Raffa.


"Alhamdulillah...sayang kamu tak apa-apa? kenapa kamu bertindak seperti tadi ? kalau terjadi sesuatu pada mu bagaimana !" cecar Yoga seraya memeluk Nuari yang basah kuyup


"aku tidak akan kenapa-napa, kau tahu sendiri kalau aku bisa menahan nafas lebih dari lima menit ,tapi Raffa .... dia tidak bisa " lirih nya ,ia memperhatikan Raffa yang tengah dilakukan pertolongan pertama dari tim medis


Baik Nuari ,Yoga atau siapapun tak dapat melihat benda yang di genggam Raffa.


"iya tapi kamu membuat aku khawatir,sudah dua jam kamu tak kunjung muncul,mana mereka hanya diam saja "


"hah ....dua jam ? perasaan baru beberapa menit saja aku nyelam " batin Nuari

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2