Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati

Tarzan Cantik Dokter Idaman Hati
S2 episode 57


__ADS_3

Hari demi hari terlewati,Minggu ke Minggu berjalan begitu cepat. Tak terasa kini anak-anak sudah memasuki bangku SMA. Raffa tumbuh jadi remaja tampan dan populer di sekolah. Tubuh gembul nya yang dulu membuat nya terlihat bulat ,kini terlihat nampak atletis,sebab semenjak ia SMP dulu pernah mendapat bully-an dari teman-teman nya karena bertubuh gendut ,makanya sebelum memasuki bangku SMA remaja pria itu menggunakan masa libur sekolah untuk berolahraga dan diet ketat. Berkat kerja keras nya kini ia bisa lebih percaya diri lagi.


Atha juga tak kalah tampan dan populer dari sepupu nya. Perpaduan wajah kedua orangtua nya membuat nya semakin terlihat tampan,didukung pula dengan postur tubuh tinggi tak kalah atletis nya dengan Raffa. Hal itu menjadikan mereka semakin digilai teman-teman wanita satu sekolahan.


Hal serupa juga berlaku pada Athalia Azkia Ghifari,atau yang kerap dipanggil Lia . Gadis itu tumbuh jadi remaja yang sangat cantik juga ramah dan jadi idola para teman pria satu sekolahan. Banyak cowok yang selalu mendekati nya ,namun Atha dan Raffa selalu ada di garda terdepan untuk menghalau para cowok yang ingin mendekat. Atha dan Raffa sudah seperti bodyguard bagi si cantik Lia.


Tak hanya di kalangan teman-temannya saja Lia jadi bahan rebutan ,bahkan di kalangan para guru pun banyak yang menyukai dan mengidolakan nya ,apalagi mereka guru pria yang masih lajang.


Seperti biasa ,mereka berangkat dari rumah masing-masing. Sesampai nya di sekolah mereka langsung menuju kantin meski mereka sudah sarapan di rumah ,namun mereka merasa kantin adalah tempat ternyaman untuk mereka kumpul sambil ngobrol menunggu bel berbunyi.


Mereka pun tak pernah menetap kan meja mana untuk mereka berkumpul. Meja mana saja yang penting kosong, kadang mereka juga sering bergabung dengan teman-teman nya yang lain. Sikap mereka yang hambel dan asik membuat mereka disukai teman-teman nya.


"Hai Lia,tugas biologi dari Pak Riki udah dikerjakan belum ?" Tanya salah satu teman sekelas nya seraya duduk di samping nya


"Sudah. Kenapa memang nya ?" Tanya Lia


Atha dan Raffa saling lirik.


"Aku boleh minta contekan gak ,aku lupa ngerjain soal nya " Ucap teman nya tanpa malu


"Oh,boleh kok boleh banget " Jawab Lia tanpa berfikir lama


"Hey,gak boleh dong nanti kalau ketahuan guru gimana !"Seru Atha yang tidak setuju dengan yang adiknya ucapkan


"Udah sih ,Lia nya juga ga keberatan tuh ,iya kan Lia " Tanya teman nya yang minta contekan


"Iya ,gak apa-apa kok. Tenang saja semua nya pasti aman terkendali" Ucap Lia sangat yakin sambil tersenyum mencurigakan


"Kenapa ekspresi kamu seperti itu ?" Tanya Raffa


"Seperti itu gimana ? Enggak ah biasa saja.Yuk Wen ,kita ke kelas " Lia pun beranjak mengajak Weni teman nya itu ke dalam kelas untuk mengambil buku tugas nya


"Adik kamu itu gimana sih ,kok ya dia gampang banget sih ngasih contekan " Keluh Raffa pada Atha


"Tau ah,bingung aku juga " Jawab Atha lalu menyedot minuman nya


Setelah sampai di dalam kelas,Lia segera mengambil buku milik nya. Buku yang sama dengan buku tugas nya. Dengan menyunggingkan senyuman gadis itu memberikan nya pada Weni.

__ADS_1


"Ini, cepat-cepat ya ,takut keburu bel masuk " Ucap Lia


"Iya ,makasih ya kamu memang baik deh " Puji Weni lalu segera mencontek tulisan di salam buku tersebut


Setelah beberapa saat Atha dan Raffa pun masuk kelas berbarengan dengan berbunyi nya bel sekolah tanda jam pelajaran akan segera dimulai.


"Akhirnya selesai juga ,tapi kok perasaan ada yang aneh ya,tapi apa...ah mungkin hanya perasaan ku saja " Weni segera mengembalikan buku milik Lia


"Ini ,makasih ya " ucap nya


"Ok ,tak masalah " Sahut Lia santai. Ia melihat pada kakak dan sepupunya yang menatap nya tak suka,namun Lia nampak acuh


Beberapa saat kemudian guru biologi pun datang.


"Selamat pagi " Sapa nya saat memasuki ruangan


"Selamat pagi juga Bu "


"Tugas yang kemarin segera kumpulkan,Raffa bantu ibu mengumpulkan tugas-tugas nya " Pinta guru pada Raffa


"Baik Pak " Raffa pun beranjak untuk melakukan yang diperintah guru nya


Tiba-tiba kening guru itu mengernyit saat memeriksa salah satu buku.


"Weni ! " Panggil guru itu menatap tajam anak murid nya


"Iya Pak "Ucap Weni tanpa merasa ada yang salah


"Apa ini punya mu ?" Tanya nya sambil menunjukan buku yang ada di tangan nya


"Iya Pak " Jawab Weni masih belum menyadari jika ada yang salah dengan buku tersebut,lebih tepat nya isi dari buku itu


"Kamu ini niat apa tidak sih ngerjain tugas nya " Ucap guru itu sambil melempar buku tersebut pada meja di depan nya


"Ma....maksud bapak apa ?" Tanya Weni


"Coba kamu maju ke depan ,dan baca dengan keras tulisan yang kamu tulis " Perintah nya

__ADS_1


Weni menoleh pada Lia. Gadis itu bersikap tidak tahu apa-apa dengan menaikan kedua bahu nya sambil menggeleng. Padahal dalam hati ia tertawa puas.


"Hihihi....maaf ya Weni ,bukan nya aku mau mempermainkan mu ,tapi kamu juga salah sih ,masa nyontek,aku yang berkerja keras malah kamu yang mendapatkan hasil nya" Batin nya terkikik


Dengan bingung nya,Weni pun beranjak menuju ke depan.


"Ayo baca !" Weni meraih buku tugas nya ,kemudian ia membaca pertanyaan dan jawaban yang ia tulis tadi


" Apa yang dimaksud dengan mutasi biologi? Mutasi biologi adalah perubahan pekerjaan seseorang yang berbeda dari se...be...lumnya " Weni ternganga karena ia baru sadar dengan apa yang ia tulis ternyata isi nya ngawur,kemudian ia membaca sekilas jawaban yang lain yang juga nampak kacau


Seketika ia melihat pada Lia yang juga menatap nya.


"Semua jawaban kamu salah ,sekarang juga kerjakan dan isi jawaban nya dengan benar,sekarang duduk lagi di tempat mu.Jam istirahat kamu ke ruangan saya ,untuk mendapatkan sanksi karena kamu sudah bermain-main dimata pelajaran saya " Ucap guru itu tegas


"Tapi pak ,kalau punya saya salah semua itu berarti punya Lia juga salah dong " Ucap Weni yang tak ingin salah sendiri


"kenapa bisa begitu ? Lia ,apa kamu bisa jelaskan,bagaimana bisa jawaban kamu bisa salah sementara saya sudah periksa punya kamu,semua jawaban nya benar " Ucap guru nya


"Maaf Weni rupanya aku salah ngasih buku tugas ,itu buku buat aku coret-coret,abis warna dan cover buku nya sama " Ucap Lia lirih


Atha dan Raffa akhir nya mengerti kenapa Lia dengan mudahnya memberikan contekan ,rupanya contekan itu salah.


"Kamu nyontek punya Lia ?" Tuduh guru


"Maaf pak,aku lupa mengerjakan nya "Weni akhirnya mengakui kesalahan nya


"Lia ... Awas kamu ya " batin Weni kesal


"Hanya tiga hari kamu masih saja lupa ? Apa saja yang kamu lakukan di rumah ?" cecar guru tersebut tak habis fikir


"maaf pak "


"Astaga... " guru tersebut hanya menghela nafas ,namun pandangan nya tapi tiba-tiba tertuju pada Lia yang tengah tersenyum ke arah kedua sodaranya


"Bisa-bisa nya dia kefikiran seperti itu" lirih nyaembatin


"Tapi aku suka " tambah nya

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2