Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 101


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Mereka berdua akhirnya tidur di hotel itu.


Keesokan harinya, sebelum terbitnya matahari Arka dan Alena sudah pulang.


Arka Pagi ini harus bertemu dengan Clara, sementara Alena seperti biasa akan kuliah di pagi hari.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah Alena, namun Arka segera pulang ke rumah nya karena pakaian nya di sini tidak ada lagi.


Jam sudah menunjukkan pukul delapan Pagi, Alena sudah sampai di Kampus, begitu juga dengan Arka.


Setelah sampai di kantor dia melihat Aris yang baru saja sampai.


"Selamat pagi pak!" sapa Aris.


"Pagi! Saya minta kamu bawa semua Berkas-berkas yang menyangkut Perusahaan di Amerika ke ruangan saya!" ucap Arka.


"Baik pak!" jawab Aris. Arka pun segera meninggalkan Aris yang berdiri sambil menunduk kan badan nya.


Di kampus Alena.


"Sarah!" Panggil Alena dari pintu kelas pada Sarah yang hendak menyapu loby kampus itu yang tidak jauh dari kelas nya.


Alena menyusul Sarah.


"Kamu dari mana saja sih, Kenapa pesan WhatsApp ku tidak kamu balas? sudah dua hari kita tidak bertemu, kamu malah ngilang!" ucap Alena panjang lebar.


"Maaf Alena! selama dua hari ini aku Demam, jadi gak Mood mau ngapain aja!" ucap Sarah bohong.


"Maafin aku yah Alena! aku terpaksa bohong supaya kamu gak curiga," Batin Sarah.


"Ya ampun Sarah! kami kok gak ada ngomong sama aku," ucap Sarah.


"Gak apa-apa ko, lagian sekarang udah sembuh, buktinya udah bisa masuk kampus lagi!" ucap Sarah sambil tersenyum.


"Maafin aku yah Sarah, aku udah marah-marah tadi, aku udah nuduh kamu ngejauhin aku!" ucap Alena merasa bersalah.


"Seharusnya aku yang merasa bersalah Alena!" batin Sarah.


"Ya udah gak apa-apa ah, aku juga minta maaf karena gak bisa ngabarin kamu," ucap Sarah.

__ADS_1


"Kamu kan baru sembuh, kamu kok nyapu Loby kata gini!" ucap Alena.


"Aku hanya iseng saja, karena aku gabut di dalam kelas dari tadi!" ucap Sarah.


Ternyata Dosen merek sudah datang, Sarah dan Alena segera masuk.


Kali ini mereka mengikuti dan di ajarkan dosen yang sama.


Hari pun semakin siang, Arka baru saja hendak menjemput Clara ke perusahaan dan terlebih dahulu merencanakan bagaimana mereka akan menyampaikan kepada umum.


Tidak butuh beberapa jam Arka dan Clara sudah sampai di depan perusahaan Shengu.


Ternyata sudah sangat ramai awak media menunggu kedatangan Mereka dan juga ada orang lain yang sengaja datang ke sana.


Akhirnya Arka dan Clara turun di Bantu oleh Bodyguard dan security.


"Tuan muda Arka, tolong di jelaskan bagaimana hubungan kalian selanjutnya," kata-kata pengacara.


"Bukan kah Tuan salah satu orang tersukses di jangka pendek, apa kah tuan tidak mau menikah dengan secepat nya!"


"Buk Clara! kenapa selama ini ibu menghilang begitu saja, apa ada alasan di Balik itu semua?" tanya pengacara lagi.


Alena yang baru saja sampai di Perusahaan langsung di kejar oleh Awak media itu.


Alena Sangat kaget tiba-tiba saja.


Dan akhirnya Body guard Arka datang untuk membantu Alena berjalan menghindari orang-orang yang bertanya pada nya.


Bodyguard itu membawa Alena mendekat ke arah Arka dan Clara.


"Apa mungkin sekarang mas Arka akan mengumumkan pembatalan pernikahan nya!" Batin Alena.


Karena semua nya sudah bisa aman di bantu security dan juga body Guard Arka pun membuka mulut.


"Baik lah pertanyaan kalian semua akan kami jelaskan." ucap Arka.


"Kenapa akhir-akhir ini tuan dengan Bu Clara tidak pernah bertemu?" begitu lah pertanyaan paling banyak.


"Pernikahan saya dengan Clara akan di batalkan!" ucap Arka.


"Kenapa Tuan? apakah kalian bukan pasangan yang sangat serasi?!


"Saya merasa tidak ada kecocokan di antara kami, saya juga sudah mencintai perempuan lain!" ucap Arka dengan serius.


Wijaya yang menonton di rumah sangat serius karena tidak menyangka Arka akan nekat.

__ADS_1


"Saya dengan Clara memang Sudah dari kecil di jodoh kan, namun saya tidak bisa mencintai nya," ucap Arka.


"Buk Clara! bagaimana pendapat anda?"


"Jawaban saya sama seperti Tuan muda, saya sendiri tidak mempunyai hati dengan Tuan muda," ucap Clara dengan tegas nya.


"Kalau dari awal kalian tidak mempunyai perasaan, Kenapa Acara pernikahan telah di sebar kan!"


"Itu karena belum perdiskusian,!" jawab Arka.


"Siapakah perempuan yang sekarang bisa memenangkan hati Tuan muda?" tanya anggota awak media lagi.


"Kalau Masalah ini adalah privasi, kami harap semua nya sudah jelas, saya berterima kasih dan mohon diri!" ucap Arka.


Clara dan Alena mengikuti Arka yang di Bantu oleh Bodyguard ke pintu lift.


"Akhirnya semuanya sudah jelas! aku sangat berterima kasih pada mu Clara!" ucap Arka saat sudah sampai di depan ruangan nya dan duduk di sofa yang khusus untuk Tamu.


"Justru aku yang berterima kasih sama kamu, kalau dengan Begini aku juga bisa menjalani hidup ku dengan tenang tanpa aturan dari orang tua ku!" ucap Clara.


Alena pun ikut bergabung dengan Mereka.


Mereka pun berbincang-bincang sementara Alena hanya diam saja, sebenarnya dia tidak ingin ikut bergabung namun karena tidak enak dia harus menahan diri di situ.


"Kalau boleh tau perempuan yang sedang kamu sukai siapa?" tanya Clara dengan iseng nya pada Arka.


"Ah sudahlah tidak perlu bahas itu, buat sementara itu adalah privasi!" ucap Arka sambil tersenyum, Alena Langsung lega karena dia Fikir Arka akan memberi tahu.


Jam sudah menunjukkan pukul empat sore, di luar Sudah mulai sepi, Clara pun ijin untuk pulang.


"Kalau begitu aku pulang dulu yah, mulai hari ini kita adalah teman dan aku akan lebih sering datang ke sini!" ucap Clara.


"Terserah kamu saja, bagaimana kalau Aku dengan sekretaris ku mengantarkan kamu pulang?" tanya Arka.


"Ah tidak perlu, Suami ku sudah menunggu di bawah!" jawab Sarah.


"Ternyata Suami mu Sangat perhatian yah, semoga bayi kamu sehat-sehat selalu, jaga kesehatan!" ucap Arka sambil tersenyum.


"Ternyata Clara Sudah menikah dan lagi hamil, aku tidak menyangka!" Batin Alena.


"Tentu saja dong, sekarang tinggal kamu, segera lah menikah dan punya anak!" ucap Clara.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya.

__ADS_1


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***


__ADS_2