
***Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S*** S S S S S S S S
Alena sudah sampai di dapur dan Melihat para pelayan yang sibuk.
Alena menawarkan diri untuk membantu mereka, awal nya mereka menolak namun Alena memaksa agar ikut masak dengan alasan karena Rindu masak.
Jam sudah jam Delapan pagi. Arka turun dari atas mencari istri nya.
Alena yang baru saja keluar dari dapur dia melihat Arka yang berjalan ke arah nya sambil tersenyum.
"Kamu mau kemana mas?" tanya Alena karena Arka sudah berpakaian rapi.
"Hari ini aku ke kantor dulu, Sangat banyak yang harus aku urus!" ucap Arka.
"Apa aku harus ke kantor juga, kebetulan hari ini aku libur kuliah!" ucap Alena sambil tersenyum.
"Gak usah! kamu di rumah aja. Udah jelas baru sembuh mau kerja aja," ucap Arka.
"Terus aku ngapain mas? aku juga bosan di rumah Mulu!" ucap Alena.
"Buat sementara kamu harus di rumah dulu maka nya cepat sembuh!" ucap Arka.
Alena cemberut.
"Seperti nya kamu Masak yah, kamu bau dapur!" ucap Arka.
Alena Langsung mencium bau badan nya, dan dia melihat ke arah Arka.
"Ini bukan bau dapur mas, tapi bau badan!" ucap Alena sambil tertawa karena malu.
Arka mencubit hidung Alena.
"Maka nya di suruh mandi itu, mandi!" ucap Arka.
"Ya udah Aku mau makan, biar cepat berangkat ke kantor!" ucap Arka.
Alena pun nemanin Arka ke meja makan.
mereka makan bersama.
Setelah selesai makan Arka Ijin untuk berangkat kerja.
__ADS_1
Seperti biasa Arka akan mencium kening Alena. Dan Alena mencium Punggung tangan Arka.
Arka segera berangkat ke kantor. Alena bingung harus ngapain di rumah.
Namun tidak mungkin dia meninggalkan rumah Arka Tampa Ijin dari Arka.
"Ah lebih baik saja aku meminta Sarah agar datang ke sini!" ucap Alena dan mengambil handphone nya.
Akhirnya dia senang ternyata Sarah mau, Sarah pun berjalan ke rumah Arka.
Tidak beberapa lama akhirnya Sarah Sampai, Alena menyambut nya mereka berpelukan.
"Akhirnya kamu sehat juga, aku ikut bahagia maaf yah aku gak bisa datang!" ucap Sarah.
"Gak apa-apa! yang penting sekarang kamu udah di sini!" ucap Alena.
"Eh leher kamu kenapa Sarah kok merah biru gitu?" tanya Alena yang tidak sengaja melihat leher bagian kiri Sarah.
"Mampus deh gue, bisa-bisa nya aku lupa untuk nutup nya , jadi aku harus jawab apa!" batin Sarah.
"Kok malah diam sih, itu Kenapa?" tanya Alena.
"Hmm itu di gigit binatang kecil waktu aku tidur!" ucap Sarah bohong karena itu adalah bekas keganasan pasangan baru nya tadi malam.
"Kok bisa sih sampai kaya gitu!" ucap Alena.
"Hmm ya udah, aku baru ingat deh sebenernya waktu kamu di antar oleh mas Daniel kamu kok bisa sama dia?" tanya Alena.
"Hmm itu, hanya kebetulan saja!" ucap Sarah.
"Oohh gitu yah!" ucap Alena.
Sarah pun sedikit lega karena Alena percaya pada nya.
"Maafin aku yah Alena aku harus bohong sama kamu," Batin Sarah.
Mereka pun berbincang-bincang karena sudah Bosan mereka memilih untuk nonton Drakor.
Hari pun semakin siang Sarah Ijin untuk pulang takut orang tua nya mencari nya.
Alena mengisyaratkan tubuh nya memilih untuk tidur Siang karena dia bingung mau ngapain.
Sementara Arka di kantor siang ini ada pertemuan dengan seluruh karyawan dan pengurus-pengurus perusahaan.
Arka Sangat lah pusing dengan cara karyawan nya bekerja setelah selesai pertemuan semua nya bubar hampir saja mereka kena pecat namun mereka tidak akan mengulangi kelalaian mereka dan yang paling di salah kan Arka adalah Aris namun Aris hanya diam saja.
Hari sudah sore Arka baru saja menyelesaikan laporan semua nya sudah di kontrol oleh nya.
__ADS_1
Tepat jam Lima Sore Arka pulang ke rumah, Alena menyambut nya sangat senang.
Karena Arka sudah sangat lelah di a hanya tersenyum sambil mencium kening Alena dan duduk di sofa.
Alena masuk ke dapur dan membawa kan Arka air putih.
"Minum dulu mas!" ucap Alena.
"Makasih sayang!" ucap Arka sambil meminum air putih itu.
"Aku sangat lelah, aku mau mandi! kamu cariin aku baju kaus sama celana pendek yah!" ucap Arka.
Alena menginyakan dia pun mengikuti Arka naik ke atas.
Tidak beberapa lama akhirnya Arka Selesai mandi penat di badan nya sedikit hilang.
"Kamu udah hubungin keluarga kamu kalau kita akan datang ke sana?" tanya Arka pada Alena yang memerhatikan Arka dari tadi.
"Belum mas, aku belum tau kapan kita pasti nya pulang!" ucap Alena.
"Dua hari lagi kita akan berangkat, besok aku harus meminta seseorang untuk mengurus surat-surat penting yang akan kita gunakan untuk nikahan nanti," ucap Arka.
"Masalah kuliah kamu aku yang akan datang ke sana kamu hanya fokus pada kesehatan kamu aja!" ucap Arka.
"Makasih yah mas!" ucap Alena tersenyum merasa sangat senang.
Dua hari kemudian Arka dan Alena baru saja pulang, mereka dari mall dan juga butik, toko, mereka ingin pulang membawa oleh-oleh ke kampung Alena.
Alena dan juga Arka mulai berkemas, di Bantu juga sama para pelayan, Alena berencana akan tinggal dua Minggu di sana.
Malam ini Mereka akan berangkat, tidak naik bus Atau pesawat namun menggunakan mobil pribadi, Arka membawa salah satu pelayan nya dan juga supir.
Ke kampung Alena butuh waktu Satu hari.
Selama di perjalanan Alena mual, Masuk angin Sangat lah banyak keluhan nya untung Arka adalah suami yang penyayang dan penyabar.
Sudah setengah hari mereka di perjalanan, karena perut masing-masing sudah lapar mereka berhenti di sebuah rumah makan yang kelihatan menarik.
Mereka istirahat selama satu jam di sana, Untung saja Arka mau ganti-gantian dengan supir menyetir mobil.
Karena Arka tidak kefikiran kalau akan secapek ini, kalau dia sudah tau mungkin dia akan membawa Supir dua orang Atau tiga.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya, jika ada saran tulis di kolom komentar ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,
__ADS_1
Terimakasih 🙏***