Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 203


__ADS_3

Sarah berpamitan pada keluarga Daniel.


Elsa dan juga Tari masih ingin Sarah Lebih lama lagi di sana.


"Kamu dan ibu sama Bapak baik-baik yah Tari! Makasih udah mau jadi teman baik mbak selama di sini!" ucap Sarah sambil tersenyum.


Mereka pun berpelukan.


"Kalau mbak ada waktu sempat kan lah untuk main ke kampung kami ini!" ucap tari.


Sarah mengangguk sambil tersenyum.


"Ya udah kalau begitu Sarah berangkat dulu yah, makasih udah mau numpang Sarah di sini, maaf kan Sarah kalau ada kesalahan!" ucap Sarah.


Mereka semua pun tersenyum.


"Alena! Kak Arka aku duluan yah!" ucap Sarah.


mereka berdua pun tersenyum.


Tidak lupa Sarah mencubit pipi Tania yang di samping Alena dan mencium Sarah Adek Alena dan Juga Niko.


Tidak lupa juga Sarah meninggal kan mereka uang jajan.


Setelah itu Sarah pun berangkat di antar oleh Daniel.


Loket bus cukup jauh dari rumah Alena butuh Waktu satu jam setengah karena jalan juga rusak.


Selama di perjalanan mereka hanya saling diam saja tidak ada yang berani membuka percakapan.


Sementara di rumah Orang tua Alena dan juga Orang tua Daniel merencanakan bahwa mereka akan ke kuburan almarhum ibu nya untuk membaca Yasin.


Alena Sebenarnya mau ikut namun tidak di ijinkan oleh ibu nya, akhirnya dia Tinggal bersama Arka dan juga anak-anak.


Satu setengah jam kemudian, Daniel dan Sarah Sudah Sampai di loket.


Daniel membantu Menarik koper Sarah ke kursi tunggu untuk bus selanjutnya.


"Kamu baik-baik yah di sana!" ucap Daniel sambil melihat Sarah yang duduk di kursi.


Sarah menoleh ke arah Daniel. Dia pun tersenyum entah mengapa hati nya sedih mendengar kata-kata Daniel seakan mereka akan berpisah selama nya.


"Apa kamu tidak akan mengatakan sesuatu sama aku!" ucap Daniel memerhatikan Sarah yang hanya diam sambil memegang ujung baju nya.


Perlahan Sarah Berdiri, mata nya sudah berkaca-kaca.


Daniel tidak mau bertanya dia hanya menunggu Sarah mengucapkan sesuatu.


"Makasih yah udah mau mengenal aku yang sangat tidak pantas untuk kenal sama kakak!" ucap Sarah dia menunduk kan Kepalanya.

__ADS_1


Daniel hanya diam.


"Aku tau mungkin kakak marah karena Sarah tidak mau mendengar kan kata-kata Kakak untuk meninggalkan pekerjaan itu," ucap Sarah suara nya sudah terdengar gemetar menahan tangis.


"Tapi asal kakak tau, Sebenarnya aku tidak ingin bekerja itu lagi, tapi aku ada alasan dan juga aku tidak bisa meninggal kan nya karena menyangkut kedua orang tua ku!" ucap Sarah.


"Siapa Bilang Kakak Marah? Kakak gak marah kok! itu semua pilihan kamu, kakak tidak ada berhak untuk melarang kamu, hanya saja Kakak ingin kamu tidak salah jalan!" ucap Daniel.


Sarah mendongak kan Kepala nya Menatap Daniel.


"Jujur saja setelah mengenal kakak aku sangat ingin dekat dengan Allah, tapi aku tidak tau setelah tidak dengan Kakak apa aku bisa seperti sekarang, menutup aurat dan rajin sholat!" ucap Sarah.


"Kakak yakin kamu bisa!" ucap Daniel sambil tersenyum.


"Apa kakak Marah sama Sarah?" tanya Sarah.


"Tidak! Kakak tidak pernah sama Sarah!" ucap Daniel dengan sangat lembut.


Sarah tersenyum meledek.


"Bohong! Tidak mungkin kakak tidak marah pada Sarah! Kalau kakak tidak marah kenapa kakak tidak mau balik ke Jakarta!" ucap Sarah.


"Kakak tidak marah Sarah! Kakak sudah jelasin kan alasan kakak tidak pulang lagi ke Jakarta!" ucap Daniel dia juga tidak ingin memberi tahu Sarah pekerjaan nya yang di berikan Arka.


Karena belum pasti dia juga takut Sarah terlalu berharap.


"Boleh untuk yang pertama dan terakhir Sarah peluk kakak!" ucap Sarah.


Daniel terdiam.


"Tapi!" ucap Daniel.


Tiba-tiba Sarah membalikkan badannya karena dia sudah tau apa jawaban Daniel tentu nya dia tidak akan mau.


Namun tiba-tiba saja Daniel menarik tangan Sarah dan memeluk nya dengan erat.


Sarah terkejut namun dia juga sangat Sedih sehingga dia menangis lagi.


Dia memeluk erat tubuh kekar dan tinggi Daniel.


"Aku rasa ini bukan untuk terakhir kali nya Sarah! Tapi aku yakin suatu saat nanti kita akan bertemu lagi!" Batin Daniel.


Namun mobil sudah datang dan membunyikan klakson nya.


Sarah melepaskan pelukannya.


"Sarah berangkat yah kak!" ucap Sarah dia menyalim tangan Daniel dan mencium nya.


Daniel Sangat terkejut, namun dia hanya bisa melihat punggung Sarah.

__ADS_1


Sebenarnya dia masih ingin Sarah lebih lama di sini namun dia juga tidak bisa menahan nya.


Setelah Sudah di atas bus, Sarah menoleh keluar dan melihat Daniel yang tersenyum ke arah nya Sarah juga tersenyum.


Namun tiba-tiba Daniel menggambarkan sebuah bentuk love di udara.


Sarah tersenyum.


Sarah juga menggambarkan nya di kaca bus itu.


Dan melambaikan tangan nya bus pun menjauh meninggalkan loket.


Daniel duduk di kursi Mengingat senyum Sarah.


Namun tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Sarah seketika dia tersenyum.


"Kakak pulang nya hati-hati yah!" ucap Sarah.


"Baik lah, kamu matikan handphone nya jangan kebanyakan lihat layar handphone nanti kamu bisa mabuk lagi!" ucap Daniel.


Sarah tersenyum dia pun menginyakan dia pun mematikan sambungan telepon.


Entah mengapa Daniel tersenyum mengingat semua perlakuan manis Sarah pada nya senyum nya tak kunjung hilang dari Bibir nya.


"Aku akan pastikan kalau apa yang aku rasakan saat ini adalah nyata bahwa aku memiliki rasa pada wanita itu dan aku juga akan membantu nya meninggal pekerjaan itu!" batin Daniel.


Dia kelihatan sangat semangat tidak bisa di lupakan nya wanita yang pertama kali berani memeluk nya.


Setelah sampai di rumah ternyata semua sudah ke makam hanya tinggal Alena dan juga Arka serta anak-anak yang sedang nonton di ruang tamu.


Daniel pun tidak ingin jadi Anti nyamuk di sana akhirnya dia juga pergi ke makam.


Alena mengajak Arka untuk jalan-jalan mengelilingi Desa itu karena hari sudah tidak panas lagi.


Arka pun mau karena tidak ingin membuat Alena ngambek lagi.


Mereka pun berangkat menggunakan mobil mewah Arka semua Adek dan juga Tania ikut.


Entah mengapa Arka jadi sangat dekat dengan anak kecil mungkin karena bawaan calon bayi nya mungkin bisa jadi saja.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2