Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 232


__ADS_3

Daniel melihat ke arah layar nya dia heran kenapa jeli menghubungi nya.


"Iyah halo Bu! Ada yang bisa saya bantu?" tanya Daniel dengan sopan.


"Kamu sedang apa?" tanya Jeli, Daniel heran kenapa jeli bertanya seperti itu namun dia pun menjawab nya.


"Masih di kantor Bu, ada kerjaan yang harus di selesaikan!" ucap Daniel.


"Hmm Apa aku mengganggu jam kerja mu?" tanya Jeli sedikit tidak enak.


"Hemm. Sedikit! Tapi jika ada yang penting bicarakan saja Bu!" ucap Daniel.


"Sebenarnya! Aku ingin malam ini ketemu dengan mu karena di hotel Sangat lah Bosan aku tidak mempunyai teman di Jakarta!" ucap Jeli.


"Seperti nya malam ini tidak bisa Bu, Maaf yah karena Kerjaan Belum siap!" ucap Daniel sedikit tidak enak.


"It is okay. Kalau begitu kalau kamu tidak sibuk kamu bisa nemenin aku untuk jalan-jalan kan?" tanya Jeli.


"Baik Bu saya akan mengusahakan nya, sekali saya minta maaf!" ucap Daniel.


Panggilan pun terputus.


"Ekhem-Ekhem!" Aris berdehem di belakang Daniel.


Daniel terkejut.


"Astagfirullah! Kamu ngapain di belakang saya!" ucap Daniel.


Aris tersenyum dan meminta maaf karena membuat Terkejut.


"Kenapa kamu tidak mau pergi menemui Bu Jeli! sementara pekerjaan sudah beres semua!" ucap Aris.


"Apa kamu mendengar semua nya?" tanya Daniel.


Aris Pun mengangguk.


"Aku tidak ingin membicarakan nya, aku sedang tidak Mood mau keluar hari ini. Bagaimana kalau kita mencari kopi di kantin Kantor seperti nya Masih buka aku sangat penat!" ucap Daniel.


"Kedengarannya menarik! Aku sudah lama tidak mengopi dengan karyawan perusahaan!" ucap Aris..


"Si manusia kepo itu mana?" tanya Daniel.


Aris Bingung.

__ADS_1


"Kenapa kamu harus Bingung! Si Rico mana? Sekretaris bar-bar itu!" ucap Daniel.


Aris tertawa.


"Hati-hati dengan kata-kata mu! Dia adalah atasan mu!" ucap Aris.


"Hanya bercanda! Di mana dia?" tanya Aris.


"Dia sudah pulang! Seperti nya Ibu nya mencari anak kesayangan nya!" ucap Aris karena Rico adalah anak tunggal.


Mereka berdua pun tertawa.


Mereka ke kantin ternyata kantin Masih buka karena di sana juga Masih Banyak karyawan.


"Mood kamu hari ini seperti nya tidak baik! Apa yang membuat mu begitu murung! bahkan kamu bekerja tidak bisa fokus!" ucap Aris pada Daniel.


"Tidak apa-apa! Mungkin karena aku kelelahan saja!" ucap Daniel.


"Aku sudah hapal Sekali bagaimana kamu, walau baru dekat namun aku sudah tau jika kamu ada masalah!" ucap Aris.


"Aku heran dengan Sarah! Kenapa dia begitu marah pada ku saat dia tau aku di Jakarta dan tidak memberi tahu nya!" ucap Daniel mulai curhat.


"Bahkan dia tidak mau mendengar kan penjelasan ku dan dia tidak mau mendengar alasan ku. Aku sudah mencoba menghubungi nya namun dia malah memblokir nomor telepon ku!" ucap Daniel Lesu.


"Hmm Teman macam apa sih kamu ini, bukan nya memberikan solusi!" ucap Daniel.


Aris pun tersenyum.


"Jujur saja baru kali ini aku melihat kamu seprustasi ini. Ayo dong peka sama perasaan Sarah! Bahkan aku hanya mendengar cerita saja aku tau betul kalau Sarah Sangat mengangumi mu!" ucap Aris.


"Jangan sok tau deh, wanita yang sesempurna dia mungkin hanya sekedar mengangumi ku saja!" ucap Daniel.


"Humm itu dia salah kamu Nil! Kamu tidak mempunyai percaya diri untuk memperjuangkan hubungan kalian, sehingga sekarang Sarah yang sangat sedih!" ucap Aris.


"Aku yakin sekarang Sarah Sangat sedih dia pasti sudah menyumpahi kamu dan tidak akan mau bertemu dengan mu!" ucap Aris.


"Lalu aku harus melakukan apa?" tanya Daniel.


Aris menatap tajam ke arah wajah Daniel dan tertawa kecil.


Dia memukul pundak Daniel.


"Kamu laki-laki namun tidak tau apa yang harus di lakukan! Kalau kata aku sih lebih baik kamu mencoba meminta maaf dan menjelaskan baik-baik pada nya, kamu harus sabar menghadapi nya!" ucap Aris.

__ADS_1


Daniel pun terdiam karena menurut nya Saran Daniel ada betul nya juga namun yang dia bingun kan cara bertemu dengan Sarah bagaimana bahkan dia tidak berani menemui Sarah langsung.


Dia melihat ke arah Aris yang terdiam setelah melihat layar handphone nya seperti nya membaca pesan dari seseorang.


"Kamu kenapa?" tanya Daniel.


"Aku ada konflik dengan Aisyah!" ucap Aris.


"Humm kita memang senasib, bisa-bisa nya kita sama-sama mempunyai masalah dengan wanita!" ucap Daniel.


"Semoga masalah kamu cepat kelar yah, aku tidak akan bertanya karena percuma kamu tidak akan memberitahu nya, tapi aku yakin Aisyah adalah wanita yang baik dan kalian sangat cocok!" ucap Aris.


"Maksud kamu apa?" tanya Aris.


"Humm kamu bilang kalau aku laki-laki harus peka, namun sekarang kamu yang tidak peka!" ucap Daniel.


"Aku tidak mengerti apa maksud kamu!" ucap Aris.


"Aku tau kalau kalian sedang ada masalah dan aku tidak sengaja mendengar percakapan kalian di depan apartemen yang di tempati oleh Aisyah saat sedang menemani teman ku kebetulan juga dia tinggal di sana dan aku juga saat si rumah pak Arka kalian sudah tidak baik-baik!" ucap Daniel.


Aris hanya menghela nafas panjang.


"Aisyah adalah wanita yang sangat di dambakan oleh banyak laki-laki di luaran sana, namun aku tau betul dan dari penilaian ku kalau dia sangat mencintai kamu!" ucap Daniel.


"Ah kamu jangan ngada-ngada deh, jangan bercanda!" ucap Aris.


"Aku tidak bercanda! Kalau kamu tidak menyadari itu berarti kamu bukan laki-laki, tidak mungkin dia marah dan mau pindah karena tidak menyukai kamu, dia sengaja menghindari kamu karena dia tidak ingin perasaan nya semakin menjadi-jadi!" ucap Daniel.


Aris diam dia mengingat semua perlakuan Aisyah pada nya, kepedulian Aisyah pada nya bahkan dia juga bisa move on dari Alena karena dia.


"Sudah lah malam ini kita sudah tau jalan masing-masing yang harus kita lakukan, jangan lah terlalu keras berfikir kita masih ada hari esok!" ucap Daniel.


"Ini sudah malam kamu pulang lah!" ucap Daniel.


"Makasih yah Bro! aku sudah tau apa yang harus aku lakukan!" ucap Aris


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2