
Di tempat lain Aris mengusahakan untuk bertemu dengan Aisyah malam itu.
Bahkan dia langsung ijin ke penjaga asrama untuk bertemu dengan Aisyah.
Seseorang memanggil Aisyah untuk keluar karena ada yang mencari nya.
Aisyah penasaran siapa yang mencari nya malam-malam seperti ini dia pun keluar dan ternyata ada Aris di luar.
"Kak Aris!" ucap Aisyah.
Aris menoleh ke arah Aisyah.
"Kenapa kamu tidak menemui Kakak di gerbang kampus tadi?" tanya Aris.
"Bukan nya Kakak sudah bertemu dengan Alena!" ucap Aisyah.
Aris Bingung dengan jawaban Aisyah.
"Kakak mau ngomong sama kamu, tapi tidak di sini!" ucap Aris.
"Ini sudah malam kak, kalau ada yang mau di bicarakan di sini saja!" ucap Aisyah.
"Kamu ikut Kakak!" ucap Aris tetap memaksa.
Aisyah diam sambil menatap wajah Aris.
"Sebenarnya kakak mau ngapain lagi ke sini! Menurut Aisyah tidak ada lagi yang mau di bicarakan!" ucap Aisyah.
"Ada! Banyak yang mau kakak bicarakan sama kamu." ucap Aris.
"Tentang Uang atau bantuan Kakak selama ini sama Aisyah? Atau mau Bilang kalau aku ini tidak mungkin jadi Istri Kakak!" ucap Aisyah.
Aris Menatap Aisyah.
"Bukan itu! kamu tenang dulu," ucap Aris.
"Kalau Masalah uang kakak selama ini yang sudah habis untuk Aisyah. Aisyah akan mencoba mengganti nya, dan juga Aisyah berterima kasih pada Kakak!" ucap Aisyah.
"Bukan itu yang kakak mau, kakak mau kamu balik lagi ke apartemen dan jangan hindari Kakak seperti ini!" ucap Aris.
"Terimakasih kak, tapi mungkin ini adalah jalan satu-satunya untuk Aisyah sadar diri, karena Aisyah gak mau perasaan yang ada ini membuat masalah di esok hari dan Aisyah gak mau sakit lebih dalam!" ucap Aisyah air matanya sudah keluar.
Aris menatap wajah Aisyah yang sudah basah.
__ADS_1
"Yang kakak katakan benar! Kalau Perjodohan ini seharusnya di batal kan, karena tidak mungkin orang seperti Kakak mau menikah dengan Aisyah yang seperti ini!" ucap Aisyah.
Aris Pernah mengatakan jika perjodohan mereka harus di batal kan karena Aris menganggap Aisyah adalah adik perempuan nya.
"Kakak minta maaf! bukan maksud Kakak seperti itu," ucap Aris.
"Dan kamu harus tau, Kakak tidak ada niat untuk menyakiti hati kamu, kamu sudah seperti adik Kakak, Kakak sayang sama kamu!" ucap Aris.
Aisyah menghapus air mata nya, tidak Habis like jawaban Aris Membuat hati nya sakit karena Aris menganggap nya sebagai adik saja.
"Aisyah begitu bodoh Telah jatuh Cinta sama kakak yang gak pernah menganggap Aisyah sama sekali, Aisyah juga Terlalu bodoh karena telah salah mengartikan semua perlakuan dan perhatian kakak pada Aisyah!" ucap Aisyah.
"Kakak mohon jangan menangis, jangan kamu tangisi laki-laki seperti Kakak yang tidak pernah peka dan tidak peduli pada kamu, Kamu tidak sewajarnya mengeluarkan air jernih itu untuk laki-laki jahat seperti kakak!" ucap Aris dengan nada Lesu merasa bersalah, perasaan nya sudah campur aduk.
"Kakak memang jahat! Jahat!" ucap Aisyah.
Aris mendekati Aisyah menghapus air mata nya dengan sapu tangan yang ada di saku celana nya.
Aisyah memandang mata Aris begitu juga dengan Aris.
"Hati dah perasaan kamu terlalu mahal untuk Kakak dapatkan, tapi kakak akan berusaha untuk mendapatkan nya dan Maaf dari kamu!" ucap Aris.
Aisyah sedikit menjauh dari Aris karena kata-kata Aris.
"Maaf kak sebaiknya kakak pulang sekarang!" ucap Aisyah.
"Kamu tidak sendirian merasakan hal yang sama Aisyah! Aku juga merasakan apa yang kamu rasakan saat ini, dari awal kakak merasa perhatian kakak dan sikap kakak ke kamu bukan hanya sekedar pada seorang adik!" ucap Aris.
"Kakak mulai merasa ada yang aneh dengan perasaan Kakak Sendiri! Namun Kakak menyakinkan diri Kakak Sendiri kalau semua itu hanya karena Kakak nganggap kamu adik, namun semakin ke sini semakin kakak takut kehilangan kamu!" ucap Aris.
Aisyah terdiam.
"Mungkin kamu mengira ini semua hanya karena Kakak merasa bersalah, namun kenyataannya bukan, jujur saja Kakak tidak bisa melupakan kamu bahkan satu detik saja," ucap Aris.
Aisyah menatap wajah Aris.
"Ini sudah malam kak, nanti pintu asrama nya Tutup lebih kakak langsung pulang dan istirahat mungkin karena Kakak kecapean saja!" ucap Aisyah.
Tiba-tiba Aris memegang tangan Aisyah namun Aisyah langsung langsung melepaskan tangan nya.
Lagi-lagi Aris memegang tangan Aisyah dan meletakkan di dadanya.
"Dari tadi jantung kakak tidak berhenti berdegup dengan kencang! mungkin kamu merasakan yang sama!" ucap Aris.
__ADS_1
Aisyah merasa yang sama juga dia langsung melepaskan tangan nya dari Dada Aris dia merasa gugup.
"Maaf kan kakak!" ucap Aris.
Aisyah menunduk.
"Kalau begitu Kakak pulang! Kamu jaga diri baik-baik, kakak tunggu kami di depan gerbang besok siang! Selamat malam!" ucap Aris dan segera pergi.
Aisyah duduk di kursi.
"Kenapa begitu rumit ya Allah! Maaf kan hamba mu ini!" ucap Aisyah.
Keesokan harinya Arka Sudah sampai di kantor dia menanyakan apa hasil dari yang dia suruh untuk mencari tahu wajah Wanita itu.
Arka Melihat nya dan ternyata itu adalah Tia, bidan desa yang ada di kampung orang tua Arka.
"Tia!!! Kenapa dia ada di sini?" ucap Arka.
Di rekaman cctv itu terlihat jika Tia menunggu seorang pria.
Arka membuka handphone nya dan mengirim kan Video itu pada seseorang.
"Cari tau Nomor nya dan buat janji dengan saya untuk bertemu di Cafe dekat kantor!"' ucap Arka menghubungi seseorang yang.
"Aku masih penasaran kenapa dia ada di sini, bahkan dia seperti nya sudah lama, lalu bagaimana dengan pekerjaan nya!" Batin Arka.
Mau bagaimana pun cuek nya Arka dia pasti penasaran dengan orang yang bersangkutan di masa lalu nya.
Arka yang duduk di loby pun di datangi oleh Daniel.
"Hari ini Rico tidak masuk Pak, saya akan membaca jadwal bapak!" ucap Daniel.
Arka menginyakan setelah selesai Daniel pamit untuk lanjut kerja namun Arka meminta nya untuk duduk dulu.
"Bagaimana dengan Jeli?" tanya Arka.
Seketika Daniel Mengingat kalau hari ini Jeli meminta untuk di temani untuk keluar Daniel tidak mau dia meminta agar Jeli pamit dulu dengan Arka.
...----------------...
***Assalamualaikumkakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, tidak ada komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, Komen dan Vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏 S S S S S S S S S S S S S S S S S***