Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 60


__ADS_3

Hehehehe sebelum nya jangan lupa kepoin Karya baru AUTHOR Karya yang beda dari novel Biasa author punya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Mereka pun masuk.


Alena menyiapkan makan malam di dapur sementara Arka sedang kerja di ruang tamu.


"Assalamualaikum!" sapa Tia dari luar.


Arka Sudah bisa menebak itu Suara siapa.


"Sayang!" panggil Arka pada Alena yang sibuk di dapur.


"Ada apa Mas?" tanya Alena.


sejenak Arka terdiam karena mendengar sebutan Alena pada nya.


"Kenapa kamu manggil aku Mas?" tanya Alena lagi Melihat ke arah Arka yang terdiam.


"Hmm, itu! seperti nya ada Tia di depan!" ucap Arka.


Alena pun segera keluar dari dapur dan membuka pintu untuk Tia.


"Kamu kok lama banget sih buka nya!" ucap Tia cemberut.


"Hehehe, maaf tadi aku lagi di dapur Masak!" jawab Alena sambil melihat bingung pada Wanita yang di berdiri di samping Tia.


Baru kali ini Alena Melihat wanita itu dan penampilan nya sangat beda jauh dari penampilan orang desa ini biasanya lebih tepatnya penampilan nya menarik kulit yang bagus, putih dan wajah sangat cantik.


"Eh iya Alena kenalin ini Senior aku Lebih tepat nya dia dokter, dia datang berkunjung ke kampung kita ini, dia juga pemilik klinik di desa ini!" ucap Tia.


"Oohh, Kenalin nama saya Alena!" ucap Alena sambil menjulurkan tangan nya.


Perempuan itu membalas dengan wajah datar dan hanya tersenyum tipis saja.


"Intan!" ucap Wanita itu dengan datar.


"Aku ke sini mau minta tolong sama suami kamu untuk nganterin kami ke penginapan!" ucap Tia.


"Oohh gitu! ya udah aku Panggil dulu bentar yah!" ucap Alena.


Dia pun masuk dan memanggil Arka, Arka dan Alena pun keluar bersama menyusul Tia dan intan.

__ADS_1


"Mau kemana di antar?" tanya Arka pada Tia.


Dan pandangan nya langsung fokus pada sosok wanita yang di samping Tia.


"Intan!" ucap Arka kaget.


Pandangan mereka pun bertemu sementara intan yang melihat Arka tiba-tiba saja wajah nya menjadi cerah dan tersenyum.


"Kalian sudah saling kenal?" tanya Tia.


Intan pun mengangguk.


"Ya udah kalau gitu aku tidak perlu mengantarkan kamu ke penginapan, karena aku juga masih ada kerjaan kamu bisa kan pergi sama Mas Arka!" ucap Tia pada intan.


"Tapi!" ucap Arka.


"Plis dong mas, kali ini saja. Lain kali Tia gak akan nyusahin Mas Arka lagi!" ucap Tia memohon.


"Huff, ya sudah tapi kali ini saja, kamu lah orang yang pertama memerintah saya!" ucap Arka sedikit Kesal pada Tia.


"Hehehehe, makasih yah mas, ya udah tia pamit dulu, Assalamualaikum!" ucap Tia dan pergi meninggalkan rumah Arka.


Arka menoleh ke arah Alena.


"Kamu pergi lah antar kan dia dulu! gak enak nanti kalau kemalaman, soal nya di sini penginapan kata orang-orang sangat lah jauh!" ucap Alena.


Dia sedikit tidak suka dengan cara Intan Melihat Suami nya itu.


"Gak usah Mas, aku gak mau! pinggang aku Masih sakit," ucap Alena.


"Ternyata sekarang Arka tinggal di sini, dan Tampa sepengatahuan publik dia sudah mempunyai istri, Dan sekarang Arka terlihat beda!" Batin intan.


Karena semenjak Arka Lagi naik daun dan lagi tenar karena kesuksesan nya di waktu yang singkat, intan jadi menyesal Telah meninggalkan Arka dulu.


Dan Tampa di duga ternyata mereka bertemu lagi, dan Sekarang Sudah beda ternyata Arka Sudah mempunyai istri.


Arka pun pasrah dia pun mau mengantar kan intan karena dia tidak ingin Pak RT mendengar jika Anak nya minta tolong pada nya dia mengabaikan dia juga tidak enak.


Intan adalah Mantan kekasih Arka waktu kuliah, Mereka putus Hanya karena Arka belum bisa jadi dewasa.


Dan masih sibuk dengan Hoby nya.


dan juga intan adalah penggila uang Arka.


Arka pun melajukan mobilnya ke penginapan yang lumayan jauh dari rumah nya.


"Wanita tadi istri mu?" tanya intan.

__ADS_1


"Iyah! kenapa?" tanya Arka dengan datar tampa menoleh ke arah Intan.


"Hmm tidak apa-apa, karena setahu aku itu adalah perempuan sekretaris Ayah kamu kan, dan pernikahan kamu sama sekali publik tidak tau!" ucap intan.


Arka pun terdiam.


"Gak kerasa yah sudah dua tahun Lebih kita los kontak, jujur saja aku sangat menyesal telah meninggal kan kamu dulu, karena aku Masih mencintai kamu!" ucap intan langsung.


"Sudah lah tidak perlu bahas itu lagi, biar lah itu masa lalu dan aku juga sudah menikah!" ucap Arka.


"Tapi aku tidak bisa melupakan nya, aku masih mencintaimu!" ucap Intan.


Arka terdiam dia tidak ingin menjawab apa-apa dan sama sekali tidak mau bahas apa-apa pun dengan Intan karena dia juga tidak suka sama sekali dengan intan semenjak d


intan meninggalkan dirinya demi laki-laki yang lebih mapan dan ganteng dari nya.


Tiba-tiba Intan memeluk lengan Arka dan menyadarkan kepalanya di bahu Arka.


"Jujur saja aku sangat merindukanmu dan aku sangat senang akhirnya bisa bertemu dengan mu!" ucap intan.


"Jaga sikap kamu intan, Kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, kamu tau kan aku sudah punya istri!" ucap Arka menggeser Kepala intan dari bahu nya.


Intan pun langsung cemberut, dan dia pun mengulangi lagi tingkah konyol nya itu.


Karena sudah muak Arka pun membiarkan nya.


Dua jam kemudian mereka sampai.


"Aku langsung pulang saja!" ucap Arka.


"Hmm kamu turun lah dulu, Kita bersenang-senang di dalam, apa kamu tidak merindukan tubuh ku!" ucap Intan sambil bertingkah Seksi dan mengelus paha mulus nya.


"Ingat lah batasan mu intan!" ucap Arka kesal.


"Kamu tidak perlu munafik Arka, bahkan aku Masih ingat jika kamu mengatakan jika tubuh ku sangat menarik, dan dengan senang hati aku akan melayani mu malam ini, asal kan kamu mau berdamai dan kembali seperti dulu!" ucap Intan.


Arka Hanya diam dia pun turun.


intan merasa berhasil merayu Arka dan tersenyum, Arka pun membuka pintu mobil di samping intan.


"Sudah ku duga, istri mu tidak akan bisa melayani mu dengan puas!" ucap Intan dengan sombongnya sambil menjulurkan tangan nya Agar di Bantu Arka keluar.


"Kamu tidak perlu lebay intan! Segera lah keluar aku muak melihat wajah mu, dan aku tidak akan tertarik dengan rayuan dari perempuan murahan seperti mu!" ucap Arka kesal karena dari tadi dia sudah mencoba menahan nya.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.

__ADS_1


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


terimakasih 🙏***


__ADS_2