
Sementara Aisyah pulang menggunakan taksi.
Aris Bingung kenapa dari tadi Aisyah hanya diam saja pada nya.
Karena dia tidak ingin berlama-lama terdiam di depan rumah Arka dia itu segera pulang.
Padahal dia sudah janji malam ini dia akan mengantarkan Aisyah ke rumah orang tua nya.
Aris baru Mengingat nya dia pun menuju ke apartemen.
Ternyata mereka sama-sama sampai di parkiran.
"Kakak ngapain ke sini?" tanya Aisyah melihat Aris Berdiri di samping mobil.
"Kamu tidak ingat kalau malam ini Kakak akan nganterin kamu ke rumah ibu mu!" ucap Aris.
"Seperti nya tidak perlu kak, Aisyah tidak jadi ke sana!" ucap Aisyah meninggalkan Aris begitu saja.
"Aisyah! Kamu kenapa dari tadi seperti nya cuek sekali!" ucap Aris.
"Mungkin itu hanya perasaan Kakak saja, Aisyah baik-baik saja lebih baik kakak pulang ini sudah sore!" ucap Aisyah sambil berjalan namun terus di ikuti oleh Aris.
"Kemarin orang tua kamu datang ke rumah Ayah! Itu lah sebabnya kemarin kakak menunda kita keluar malam!" ucap Aris.
Aisyah berhenti.
"Aisyah tidak bertanya Kak, mendingan sekarang kakak pulang!" ucap Aisyah karena dia sudah tau Ayah nya ke rumah paman Sam.
Jujur saja dia sangat malu pada Aris dan juga ayah nya, namun karena semalam dia begitu kecewa karena tidak jadi pergi di campur dengan rasa bersalah karena ulah ayah nya dia hanya bisa diam.
"Baiklah! Kalau kamu mau Kakak pergi! Tapi kakak gak suka kamu diamin seperti ini! kalau kamu ada masalah kamu bisa cerita sama Kakak!" ucap Aris.
"Kakak minta maaf!" ucap Aris.
Aisyah membalikkan badannya dan menoleh ke arah Aris yang memasang wajah lesu.
"Sebenarnya Aisyah yang harus minta maaf, Kakak selama ini sudah banyak membantu Aisyah namun ayah seenaknya datang ke rumah paman Sam mengatakan yang tidak-tidak!" ucap Aisyah.
"Kamu tidak perlu memikirkan masalah itu, Kakak tau betul seperti apa orang tua kamu dan juga keluarga kamu kakak hanya cukup mengerti!" ucap Aris.
"Seperti nya Aisyah tidak bisa berlama-lama Tinggal di sini, Aisyah akan tinggal di asrama kampus." ucap Aisyah.
"Kamu harus memikirkan nya dengan baik dulu Aisyah! Kakak sama sekali tidak keberatan kamu di sini lebih lama Kakak juga senang karena yang ngurus apartemen ada kamu!" ucap Aisyah.
"Makasih banyak kak, Aisyah Sudah memikir kan ini sudah lama, Kalau Begitu Aisyah masuk, Assalamualaikum." ucap Aisyah.
__ADS_1
"Walaikumsalam!" jawab Aris.
Entah mengapa dia tidak rela jika Aisyah pergi dari sana.
"Kesalahan apa yang aku perbuat! Kenapa seperti nya Aisyah sangat kesal, bahkan aku baru melihat nya seperti saat ini!" Batin Aris.
Sementara di tempat lain Daniel memilih untuk nongkrong di sebuah cafe dengan teman-teman kerja nya karena hari Minggu.
Namun ternyata Sarah juga ada disana dengan teman-Teman nya.
Daniel yang baru saja masuk ke Cafe langsung melihat rombongan wanita yang duduk di bagian sudut dan salah satu wanita itu tidak asing baginya.
Sarah yang melihat Daniel pun kaget kenapa kebetulan sekali dia bertemu dengan Daniel di sana.
Sementara dia sudah menanamkan di Diri nya sendiri agar tidak lagi mencari dan berhubungan dengan Daniel.
Daniel tersenyum namun Sarah memalingkan wajahnya fokus lagi dengan teman-teman nya.
Daniel mendekati Sarah.
Semua wanita itu melihat ke arah Daniel yang berdiri di samping Sarah.
Mereka mengagumi ketampanan Daniel.
"Sarah hanya diam Saja.
"Boleh pinjam teman nya Sebentar?" tanya Daniel.
"Boleh kok Tampan! Kalau begitu kami cari meja yang lain yah!" ucap teman-teman sarah.
Sarah melarang mereka agar tidak pindah namun mereka tetap mau pindah dan tidak mau mengganggu.
Daniel duduk di depan Sarah.
"Kamu apa kabar?" tanya Daniel.
Sarah hanya diam dia malah fokus dengan handphone nya.
Tiba-tiba Daniel menarik handphone dari tangan Sarah dan mematikan nya.
"Kakak apa-apaan sih, mendingan sekarang kakak pergi jangan ganggu kami!" ucap Sarah.
Daniel Menatap Sarah yang terlihat kesal.
"Kamu kenapa? Apa kakak mengganggu mu? Kakak hanya menanyakan kabar mu!" ucap Daniel.
__ADS_1
"Untuk apa kakak tau kabar aku, seperti yang kakak lihat! Kemana kakak selama ini, kakak sama sekali tidak menghubungi ku, bahkan tidak ada mengabari ku sama sekali kalau Kakak Bekerja di perusahaan kak Arka!" ucap Sarah.
Daniel terdiam dia menatap wajah Tiara yang hendak menangis.
Daniel tidak Habis pikir dan juga dia terkejut kenapa Sarah bisa tau kalau dia sudah lama tinggal di Jakarta.
"Humm asal kakak tau, aku adalah wanita yang paling bodoh tiap hari menunggu kabar dari kakak!" ucap Sarah air mata nya sudah keluar.
Daniel tidak bisa berkata-kata.
"Aku tidak tau apa alasan nya, namun aku adalah wanita yang terlalu bodoh sudah menunggu yang tidak pasti dan juga sekarang aku mengungkapkan nya dan menangis di depan Pria yang tidak pernah menghargai aku!" ucap Sarah.
"Sarah! Sarah! Bukan gitu! kamu dengarin penjelasan Kakak aku dulu!" ucap Daniel.
"Tidak ada yang di jelaskan lagi kak, Sarah berfikir awal nya Sarah adalah orang penting di hidup Kakak, namun ternyata aku salah! Aku pamit kak!" ucap Sarah dan segera mengambil tas.
Daniel menahan nya dan mengejar nya keluar.
Semua mata teman Daniel dan juga Sarah menoleh ke arah mereka dengan tatapan bingung.
"Sarah! Sarah! kamu dengarin kakak dulu!" ucap Daniel memberanikan diri menahan tangan Sarah.
Sarah segera melepaskan nya.
"Sarah harus kerja! Sarah tidak punya waktu banyak!" ucap Sarah dan masuk ke dalam mobil nya.
Dia meninggal kan Cafe
Daniel Melihat kepergian Sarah.
"Ada apa dengan Sarah? Apa dia sangat marah pada ku karena aku sama sekali tidak mengabari nya sementara aku mempunyai alasan!" ucap Daniel.
Dia kembali masuk ke dalam Cafe walaupun dia berbincang dengan teman nya namun fikiran nya tidak lepas dari Sarah yang menangis di depan nya dan semua kata-kata Sarah Sangat di ingat jelas oleh nya.
"Heh pembaca dapat salam dari, Majikan yang kejam, di suruh mampir 🥰
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan nya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏 S S S S S S S S S***
__ADS_1