
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Alena tersenyum melihat Daniel malu-malu sementara Sarah terlihat bahagia.
Arka merangkul pinggang Alena dengan mesra sambil menikmati alunan musik.
Alena mendekati orang tua nya, namun tiba-tiba Suara Arka memenuhi ruangan itu.
Arka ingin bernyanyi khusus untuk Alena, yang mendengar kata-kata romantis dari Arka semua nya Baper dan bersorak senang bagaikan di konser.
Alena pun tersenyum ke arah Arka yang berdiri di panggung kecil yang khusus untuk bagian music.
Alena Melihat ke arah Wijaya, Alena takut jika pak Wijaya tidak setuju namun ternyata pak Wijaya juga menikmati permulaan musik Arka.
Arka pun mulai bernyanyi semua orang Seketika diam sambil menikmati suara Arka yang bagus.
Arka mendekati Alena sambil bernyanyi, dan mengajak nya ke kursi pelaminan dan di situ pula lagi habis.
Arka mencium kening Alena. Semua nya bertepuk tangan dengan rasa bahagia menyaksikan sepasang kekasih yang sedang berbahagia di depan.
Hari Semakin Sore, Alena dan Arka meminta untuk istirahat dan juga ganti baju yang telah mereka rancang dengan kemauan sendiri gaun warna putih kemeja warna putih untuk Arka Sangat lah pas dan serasi.
Semakin malam semakin ramai Arka dan Alena serta keluarga nya sudah sangat Capek namun acara belum selesai.
Sementara Aris baru saja kembali lagi ke acara pernikahan itu jam delapan malam karena sore tadi dia pergi karena tidak sanggup melihat Alena dan Arka.
Dia datang ke atas pelaminan memberikan selamat pada sepasang pengantin itu.
"Kakak dari mana? kok baru kelihatan!" ucap Alena pada Aris.
"Hmm enggak, tadi di luar kok!" ucap Aris bohong.
"Oh iya ini ada hadiah untuk kamu, maaf yah gak bisa kasih Hadiah yang besar dan Mahal!" ucap Aris.
"Makasih yah kak, Kakak datang saja ke hari bahagia ini Alena sudah sangat senang!" ucap Alena.
"Seandainya kamu tau Alena, senyuman kamu ini yang aku rindukan!" batin Aris.
__ADS_1
"Ya udah kakak Turun dulu yah bergabung sama Ayah!" ucap Aris.
Alena pun mengiyakan dia mengambil kotak Putih di tangan Aris.
Acara pun sudah mulai selesai, Alena dan Arka yang dari tadi berdiri menjabat para tamu, Alena dari tadi sudah mengeluh kecapean.
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, Arka dan Alena Sudah di ijinkan untuk istirahat acara pun sudah selesai namun masih ramai juga.
Alena di bantu oleh Arka masuk ke kamar dan di bantu oleh pelayan-Pelayan lain nya.
Alena meminta kado-kado pemberian dari teman-teman kantor nya teman Arka dan juga pemberian dari tamu undangan di bawa ke kamar nya dan di tata rapi di sana.
Alena dengan perlahan masuk ke kamar dan Seketika dia kagum dengan desain kamar Arka yang berbeda.
Begitu juga dengan Arka sekarang kamar itu sudah di penuhi bunga-bunga Sangat lah romantis.
Alena Melihat ke arah Arka seakan bertanya ini Siapa yang membuat nya.
Namun Arka juga memasang wajah bingung.
Dan ternyata itu adalah rencana Wijaya meminta para pelayan dan juga banyak yang lainnya membantu desain kamar menebar bunga-bunga.
"Selamat istirahat Tuan dan Nona!" ucap Pelayan dan meninggalkan mereka.
Alena duduk di pinggir kasur yang banyak bunga itu serta di di sudut-sudut kamar itu banyak lilin-lilin.
Tiba-tiba Arka bersikulutut di depan Alena dan memegang tangan Alena.
"Terimakasih sudah mau bersedia jadi Teman hidup ku!" ucap Arka Menatap sendu ke arah Alena.
Alena tersenyum.
"Aku yakin kalau kamu adalah Jodoh ku sampai akhir nanti dan aku mau kita selalu bersama dan tidak ada kata pisah kecuali maut yang memisahkan kita berdua!" ucap Arka.
"Makasih juga kamu udah mau menerima aku apa adanya," ucap Alena.
"Aku mau kita saling melengkapi, jika aku salah aku mau kamu menegur ku dan jangan pernah karena masalah sepele itu jadi alasan kita untuk berpisah!" ucap Arka.
"Kamu tuh yang kaya gitu, masalah sepele kamu langsung Marah, dengan seenaknya kamu nyalahin aku!" ucap Alena dengan wajah kesal.
"Aku minta maaf, aku janji tidak akan seperti itu lagi," ucap Arka.
__ADS_1
"I love you, Aku mencintai mu Alena Zahra!" ucap Arka dengan tulus sambil mencium tangan Alena.
"I love you to mas," jawab Alena Arka Berdiri dan memeluk tubuh istri nya itu.
Namun tiba-tiba pintu kamar ada yang mengetuk.
Dan itu perias yang akan bertugas membantu Alena melepas semua riasan dan juga baju yang dia pakai.
Arka memilih untuk mandi. meninggalkan Alena di kamar yang sedang di bersihkan wajah nya dan melepaskan gaun.
Akhirnya selesai juga, perias segera keluar, Alena bingung kenapa arka tak kunjung keluar dari kamar mandi.
Alena mengetuk pintu kamar mandi dan ternyata tidak di kunci Alena masuk dan ternyata Arka sedang berendam di bathtub.
Karena badan nya sangat penat dia lebih memilih untuk menghilangkan rasa penat nya dengan air hangat itu.
"Mas, kamu kok lama banget sih aku mau mandi juga!" Ucap Alena yang masuk tanpa ijin.
Arma terkejut mendengar Alena dan membuka mata nya sambil melihat Alena yang sudah menggunakan handuk menutupi tubuh nya.
"Malah diam sih mas! Aku juga mau mandi. Kamu udahan dong!" Ucap Alena.
"Ya udah mandi aja, aku tidak akan menggangu kamu, aku masih ingin di sini!" ucap Arka.
Alena sangat jengkel mendengar kata-kata Arka Alena pun menarik tangan Arka agar keluar namun seketika dia berteriak karena Arka berdiri dengan telanjang bulat.
Alena menutup mata dan wajah nya menggunakan tangan, Arka tersenyum, dia menarik balik Alena ke arynya sehingga terjatuh ke dalam Bathtub handuk yang gunakan Alena pun basah kuyup.
Alena sangat terkejut dia berontak namun arka tidak mengijinkan Alena beranjak.
Sekarang kulit mereka sudah sangat bersentuhan Alena sangat lah malu.
"Kamu harus ingat sayang aku itu udah suami sah kamu di mata Agama mau pun di negara!" Ucap Arka.
"Iyah aku tau mas, tapi gak harus kaya gini!" ucap Alena, Tiba-tiba Arka menarik tangan Alena dari wajah nya dan meletakkan di dekat leher nya sehingga Wajah Arka dan Alena berdekatan hanya berjarak tiga centimeter saja.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak.
__ADS_1
Terimakasih 🙏***