
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Tiba-tiba Alena melepaskan pelukannya dari Arka.
"Maaf mas!" ucap Alena sedikit canggung.
Arka tersenyum.
"Gak apa-apa kok, aku sangat suka kalau kamu senang seperti ini karena aku!" ucap Arka.
"Hmm ngomong-ngomong kamu gak ke kantor? lagian aku juga harus ke kantor." Ucap Alena.
"Itu urusan belakangan, inti nya kita meluangkan waktu untuk bersama!" ucap Arka.
"Berangkat nya kapan?" tanya Alena.
"Sekarang! kita sarapan di luar saja!" ucap Arka.
Alena pun mengiyakan.
"Tapi pak Widodo sedang di Jakarta, bagaimana dengan dia?" tanya Alena lagi.
"Kamu kok malah mikirin orang lain sih, kamu mau ikut atau enggak?" tanya Arka sedikit kesal karena Alena sedikit ragu karena tanggung jawab Arka sementara dirinya santai-santai saja.
Alena terdiam.
"Hari ini pak Widodo berkunjung ke rumah Ayah, besok sore kami akan bertemu di Perusahaan!" ucap Arka.
Alena yang mendengar itu pun lega dia pun segera mandi.
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, Arka dari tadi sudah selesai dan sudah rapi dia menunggu Alena di teras rumah.
"Huff kaya perempuan kebiasaan nya seperti ini, berdandan saja sangat lama!" rutuk Arka.
"Udah mas! ayo kita berangkat, aku sudah lapar!" ucap Alena berdiri di depan Arka.
Arka memerhatikan penampilan Alena yang sangat beda.
"Kenapa mas? ada yang salah?" tanya Alena sambil membenarkan Baju nya.
"Gak ada yang salah, tapi kamu cantik banget," puji Arka sambil berdiri mendekati Alena.
Alena memakai dress panjang warna Crem serta sepatu Hak pums Heels sebelas Cm warna bening
Alena sedikit memoles wajah nya namun dia mengunakan sedikit berlebihan dari biasa nya sehingga dia keliatan Kalau dia ber makeup namun itu tidak mengurangi kecantikan dan keanggunan nya.
Alena tersipu malu karena pujian dari Arka.
namun saat Arka mendekati nya Alena langsung mengajak dan menghindari Arka sambil menutup pintu.
"Ya udah Mas, kita berangkat aja!" ucap Alena.
__ADS_1
Arka menatap tajam ke arah Alena karena kesal karena hendak saja Arka mau mencium Alena.
Mereka berangkat menggunakan mobil mewah milik Arka Tampa Supir seperti biasa Arka tidak mau ada orang lain yang jadi Anti nyamuk mereka.
"Kita kemana mas?" tanya Alena.
"Udah kamu ikut aja!" ucap Arka. Alena pun memilih untuk diam sambil memainkan handphone nya.
Namun tiba-tiba Arka mengambil handphone Alena dan menyimpan nya di saku pintu mobil.
"Kamu kenapa sih mas, aku lagi balas chat nya Sarah!" ucap Alena kesal pada Arka.
"Kamu milih Handphone kamu Atau aku!" ucap Arka.
Alena terdiam.
"Aku gak suka yah kalau lagi sama aku kamu main handphone, kalau kamu masih mau main handphone mendingan kita batalin saja jalan-jalan nya!" ucap Arka sedikit tegas.
Alena terdiam akhirnya dia pun duduk menatap kosong ke arah jalan.
Tiba-tiba handphone Alena berdering, Alena Menoleh ke arah Arka yang pura-pura tidak mendengar nya.
"Ada apa?" tanya Arka pada Alena.
"Handphone aku bunyi mas," ucap Alena.
"Terus?" tanya Arka tanpa menoleh ke arah Alena.
"Aku jawab sebentar dulu, Siapa itu penting!" ucap Alena memohon.
"Tidak bisa! hari ini aku mau tidak ada yang mengganggu waktu kita!" ucap Arka.
Arka diam.
Handphone Alena tak kunjung berhenti berdering.
Tiba-tiba Alena mau menggapai handphone yang di samping Arka namun tiba-tiba Arka menghalangi nya.
Arka mengambil dan Melihat siapa yang menelpon Alena dan ternyata itu adalah Aris.
Tiba-tiba Arka mengehentikan mobil nya di depan Indomaret dan memberikan handphone pada Alena.
Alena tidak tau tiba-tiba Arka jadi dingin dan keluar dari mobil.
"Ada apa Kak Aris menghubungi ku!" Batin Alena.
"Halo kak, ada apa?" tanya Alena.
"Maaf Alena! formulir yang saya suruh kamu tanda tangani letak di mana?" tanya Aris.
"Aduh kak, Formulir itu di rumah Alena!" ucap Alena.
"Bisa sekalian kamu bawa ke kantor karena saya sangat butuh formulir itu!" ucap Aris.
."Bagaimana yah kak, seperti nya hari ini Aku tidak ke kantor, aku ambil cuti!" ucap Alena.
__ADS_1
"Bagaimana kalau saya jemput saja sekarang!" ucap Aris.
"Aku lagi tidak di rumah kak, bagaimana yah!" ucap Alena bingung.
"Tolong lah Alena! saya sangat butuh itu, karena hari ini pemilik perusahaan yang mau kerjasama dengan perusahaan kita di Eropa akan datang dan tentunya formulir itu akan di butuh kan!" ucap Aris.
"Ya udah Alena usaha kan yah kak!" ucap Alena.
Tiba-tiba Arka masuk lagi ke dalam mobil membawa banyak Cemilan dan juga minum dua botol.
Alena segera mematikan sambungan telepon.
"Aris ngomong apa?" tanya Arka dengan nada dingin.
"Pak Aris butuh formulir perjanjian kerjasama dengan perusahaan baru yang akan kerjasama sama dengan perusahaan kita di Eropa!" ucap Alena sedikit takut.
"Lalu! kalau dia butuh kan tinggal ambil saja!" ucap Arka.
"Memang dasarnya hanya mau mengganggu hubungan orang lain saja!" ucap Arka dengan nada judes.
"Bukan gitu mas, tapi formulir itu aku bawa pulang semalam dan Sekarang tinggal di rumah!" ucap Alena.
Tiba-tiba Arka menatap tajam ke arah Alena.
"Kamu kok bisa seceroboh itu sih Alena! kamu tau kan itu sangat penting dan lagian ngapain kamu bawa pulang!" ucap Arka dengan suara penuh penekanan.
"Aku tidak sengaja mas!" jawab Alena dengan suara Sudah takut.
"Ya ampun Alena! mana ini sudah jauh dari rumah! argh!" ucap Arka Kesal sambil membanting Stiur mobil nya.
Alena kaget dan dia hanya bisa diam sambil menunduk.
Arka Sudah tau jelas kalau formulir itu penting Tampa kata-kata dia pun memutar balik mobil nya pulang.
Dia mengunakan kecepatan tinggi tidak perduli lagi Jalanan yang sangat ramai dan Alena yang ketakutan namun tidak berani protes.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.
"Cepat ambil!" ucap Arka dengan nada datar.
Alena tidak berani memandang ke arah Arka dia segera turun dengan kaki nya sudah gemetar.
Tidak beberapa lama akhirnya dia keluar dengan Map di tangan nya ternyata sudah ada kurir yang akan mengantarkan surat itu.
Sebelum naik lagi ke dalam mobil Alena Terlebih dahulu mengirimkan pesan pada Aris kalau surat Sudah dia antar kan melalui kurir.
Alena Melihat jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang namun Arka tak kunjung keluar dari mobil.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
__ADS_1
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
terimakasih 🙏***