Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 137


__ADS_3

***Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***


Tidak beberapa lama akhirnya Tari keluar di bantu oleh dua pria yang sedang membopong tubuh nya, Tari kelihatan sangat Lemas.


Daniel yang melihat itu pun sangat khawatir namun dia tidak bisa apa-apa lagi, sekarang Tari sudah di bawa oleh Ibu dan Ayah nya entah kemana Melihat Tari lemas saja Daniel tidak tega.


Daniel pun pulang dengan perasaan cemas, bingung mau ngapain dan fikiran nya hanya tentang Tari saja.


"Semoga saja Tari tidak kenapa-kenapa!" Batin Daniel.


Hari pun semakin sore Arka terbangun dari tidurnya dan terasa perut nya sangat lapar karena dia tidur belum ada makan siang.


Dia melihat sekitar nya ternyata dia tidak di kamar nya dan tidak ada Alena dia mencari Alena ke kamar nya ternyata Alena tidak ada di sana.


Arka Sudah Sangat lapar dia memilih untuk turun ke bawah Siapa tau ada Alena di sana dan ternyata tidak ada, hanya ada Pelayan yang sibuk kesana kemari mengerjakan tugas masing-masing sementara Wijaya ada tamu.


Arka melanjutkan makan nya.


"Alena Kemana sih!" ucap Arka.


Dia bertanya pada salah satu pelayan.


"Nona Muda di Mana?" tanya Arka, Pelayan itu terdiam. Bingung siapa yang di maksud oleh Arka.


"Apa maksud Tuan muda, Non Alena!" ucap Pelayan itu.


"Iyah! Karena dia sudah jadi istri saya, mulai dari sekarang kalian harus memanggil nya dengan Nona Muda!" ucap Arka.


"Baik tuan muda, tapi dari tadi Nona belum keluar darah kamar!" ucap Pelayan itu.


"Kalau dia tidak ada keluar, lalu dia kemana?" ucap Arka.


"Mungkin Nona sedang Mandi Tuan!" ucap Pelayan.


Kata-kata Pelayan pun masuk akal kalau Alena sedang mandi karena Arka tidak memeriksa ke kamar mandi tadi.


Arka telah selesai makan dia segera naik ke kamar mencari istri nya dan ternyata benar Alena seperti nya baru selesai mandi.


"Eh mas Arka! Kamu udah bangun?" tanya Alena sambil mengoleskan skincare di wajah nya.

__ADS_1


"Kamu kenapa gak bangunin aku sih?" tanya Arka sambil duduk di pinggir kasur.


"Aku tidak ingin mengganggu tidur nyenyak mu sayang! Kamu Makan gih!" ucap Alena.


"Aku baru saja selesai makan!" ucap Arka.


"Oohh, ya udah mandi gih!" ucap Alena lagi.


"Males ah, aku lagi gak ingin mandi, aku hanya ingin melakukan nya lagi dengan mu!" ucap Arka sambil mencium Pucuk Kepala Alena dari belakang.


"Hmm, Aku mau ke rumah aku dulu yah Mas, aku harus mengambil beberapa buku kuliah ku di sana, tugas aku sangat banyak!" ucap Alena.


"Biar saja supir yang kesana!" ucap Arka sambil memainkan rambut Alena yang masih bahas.


"Mereka tidak akan tau Mas, selain buku ada juga yang mau aku ambil!" ucap Alena.


Namun Arka diam dia meletakkan Dagu nya di bahu Alena dan mencium leher Alena.


"Kamu sangat wangi sayang!" bisik Arka ke telinga Alena.


Tiba-tiba Alena berdiri.


"Ini Masih sore mas," ucap Alena langsung.


"Emang kenapa kalau sore?" tanya Arka bingung.


"Aku berangkat dulu mas!" ucap Alena langsung mengambil tas yang ada di atas Meja dia salah tingkah karena tatapan Arka pada nya.


"Tunggu dulu dong! Kamu mau main pergi-pergi aja!" ucap Alena menarik tangan Alena dan duduk di pangkuan Arka yang duduk di atas Kasur.


"Aku semakin ingin melakukan nya Sekarang kalau kamu berperilaku seperti ini!" goda Arka karena Alena memasang wajah malu campur salting juga.


"Ya udah ayo aku antar kamu!" ucap Arka.


Alena tersenyum.


Mereka berdua berangkat langsung ke rumah Alena yang sudah beberapa hari ini kosong.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai, Alena masuk ternyata rumah nya terlihat sedikit berdebu, dia berniat akan membersihkan nya terlebih dahulu namun Arka menolak nya dan memanggil tukang bersih-bersih.


Alena dan Arka Masuk ke kamar, Alena mencari buku dan juga memeriksa lemari nya karena dia ingin membawa baju nya ke rumah Wijaya.


Sementara Arka Berdiri di balkon kamar Alena.


Alena memerhatikan Arka yang terdiam sambil memerhatikan keluar.

__ADS_1


Alena datang dan memeluk pinggang Arka dari belakang.


"Kamu Marah yah sama aku?" tanya Alena pada Arka.


Arka heran dengan kata-kata Alena.


"Kenapa aku Marah sama kamu?" tanya Arka Balik sambil memegang tangan Alena yang melingkar di Perut nya.


"Karena aku menolak permintaan kamu!" ucap Alena.


"Enggak lah sayang, Kamu kok bisa kefikiran kaya gitu!" ucap Arka.


"Dari tadi kamu diam saja!" ucap Alena.


sambil berdiri di depan Arka.


"Aku hanya berfikir kalau aku ke Amerika bagaimana dengan kamu, sementara kamu tidak bisa kuliah online karena itu sudah kebijakan dari Kampus kamu!" ucap Arka.


"Oohh itu, Dosen juga udah bilang ke aku kok mas, aku gak apa-apa kok kalau tinggal sendiri inti nya kamu fokus Kerja dan jaga hati di sana!" ucap Alena tersenyum.


"Bukan itu masalah nya, aku tidak sanggup jika harus pergi Tampa kamu!" ucap Arka.


"Hmm mau bagaimana lagi, aku harus kuliah mas." ucap Alena.


Arka pun memeluk Alena.


"Aku sangat tidak ingin berangkat ke Amerika namun aku tidak bisa melakukan itu, karena itu adalah masa depan aku kamu dan calon anak-anak kita nanti!" ucap Arka.


"Aku tau kok mas," ucap Alena sambil membalas pelukan Arka.


Hari pun semakin malam, Daniel Sudah berangkat kerja namun tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Tari.


Dia sangat senang akhirnya adik nya itu menghubungi nya namun kali ini yang berbicara di telepon itu bukan tari Adik nya melainkan itu adalah Ibu nya.


"Daniel! Ibu mohon kamu sekarang datang ke Rumah sakit XXX, Tari pendarahan hebat dia sekarang sedang kritis!" ucap Elsa sambil terisak-isak.


Daniel Sangat terkejut dia langsung menginyakan dan minta ijin pada atasan nya.


Dengan wajah sedih pikiran sudah sangat kacau dia pun mengendarai motor nya dengan kecepatan tinggi.


...----------------...


Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏


__ADS_2