Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 37


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Sam memerhatikan Arka yang masuk ke dalam rumah nya.


Dia hanya bisa diam saja, dia tidak ingin Arka semakin marah pada nya, akhirnya dia memutuskan untuk pulang.


Sementara Wijaya baru saja sampai di rumah nya, tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Papah Clara.


"Halo Pak Wijaya! bagaimana dengan kelanjutan Pernikahan anak kita!" ucap Papah Clara dari seberang telepon.


"Kalau Masalah itu aman Pak, Semua nya sudah saya atur, kita kasih waktu mereka untuk Saling mengenal terlebih dahulu!" ucap Wijaya.


"Kami hanya Butuh kepastian pak Wijaya! jika seperti ini, anak kami bisa tertukar fikiran!" ucap papah Clara.


"Tidak pak, jangan sampai itu terjadi, karena saya juga ingin hubungan pertemanan antara istri saya dengan keluarga bapak bisa terjalin baik Sampai selama-lamanya," ucap Wijaya.


"Baiklah, kalau begitu kami tunggu kabar baik nya!" ucap papah Clara dan mematikan sambungan telepon.


Sebenarnya Bagi orang tua Clara, Pernikahan mereka tidak perlu di laksanakan, namun karena itu juga keinginan putri nya, mereka pun harus menuruti nya.


Keesokan harinya, Orang tua Clara dan Pak Wijaya, merancang pertemuan Arka dan Clara.


Hari ini Arka tidak bekerja, dia harus mengikuti kemauan Ayah nya itu.


Dia menemui Clara di sebuah Cafe yang lumayan jauh dari rumah nya.


Dia memarkirkan mobilnya di bawah dan dia pun naik ke lantai atas sesuai nomor meja yang di tempati oleh Clara.


Dari jauh sudah kelihatan, wanita cantik rambut pirang panjang, kulit putih, penampilan menarik, Serta baju yang sangat seksi.


Membandingkan dengan Alena, tentu saja Arka lebih suka pada penampilan Alena, karena dia sudah sangat tidak jarang dengan perempuan cantik.


"Selamat pagi menjelang siang!" ucap Arka mendekati Clara.


Clara menoleh ke arah Arka. lalu dia melihat jam tangannya.


"Kamu seorang CEO, bos dari perusahaan Shengu, Tapi tidak bisa menghargai waktu yah!" ucap Clara sedikit Kesal.


Arka menatap tajam ke arah Clara.


"Emang kamu kira kerjaan saya hanya menjumpai kamu!" ucap Arka kesal.


"Sudah lah, tidak perlu berdebat, saya tidak mau ini terulang lagi!" ucap Clara, karena dia adalah bos di perusahaan nya, jadi dia sangat sombong dan selalu ingin semua orang di bawah nya.

__ADS_1


"Saya tidak suka dengan cara kamu! saya sudah jauh-jauh datang ke sini, kamu memperlakukan saya seperti karyawan kamu!" ucap Arka.


Clara terdiam, karena dia juga sedang ada masalah dan bawaan nya emosi.


"Duduk lah dulu, saya Minta maaf, saya terbawa suasana, karena saya juga ada kerjaan sebentar lagi, saya sudah dua jam di sini!" ucap Clara merendah kan suara nya.


Arka pun duduk di depan Clara.


"saya juga minta maaf udah buat kamu lama menunggu di sini, tadi ada kerjaan sedikit!" ucap Arka.


Mereka pun saling Minta maaf, dan memesan makanan. Serta minuman.


"Ini kedua kali nya kita berbincang dan duduk berdua seperti ini," ucap Clara.


"Yang pertama kapan?" tanya Arka.


"Waktu kita tunangan, kita masih saling jaim, dan makan pun malu-malu," ucap Clara.


Arka pun Mengingat hal itu, bukan karena jaim, memang dia tidak suka dari dulu pada Clara.


Arka pun diam.


"Jadi bagaimana dengan hari pernikahan kita?" tanya Clara.


Arka menoleh ke arah Clara.


"Aku tau kamu pasti belum siap kan! tapi aku mau kok nunggu kamu sampai siap dan mau menerima aku, karena aku sudah jatuh cinta sama kamu!" ucap Clara.


Tiba-tiba Clara memegang tangan Arka yang di atas meja.


"Kita jalanin saja dulu yah!" ucap Arka dan melepaskan tangan Clara.


Setelah selesai makan, Clara mengajak Arka jalan-jalan, Arka sih sebenarnya males namun dia juga tidak ingin ada pengaduan Clara pada ayah nya.


Akhirnya dia pun mau dia menuruti semua ke mauan Clara kemana aja.


Karena hari semakin Sore, Clara lagi-lagi mengajak Arka kesebuah taman.


Arka duduk di bawah pohon, sementara Clara membeli eskrim yang tidak jauh dari mereka.


Arka memerhatikan Clara yang datang ke arah nya, entah mengapa perasaan Arka.


Clara memang nyebelin, tukang paksa, namun Clara juga berusaha untuk membuat Arka Tersenyum dan membuat Arka nyaman.


Arka tiba-tiba Tersenyum ke arah Clara yang datang membawa dua eskrim.


"Ini untuk kamu, ini untuk aku, di makan yah!" ucap Clara.

__ADS_1


Arka Tersenyum dan mengambil nya.


"Terimakasih;" ucap Arka.


"Kalau boleh tau, kamu udah pernah belum kesini?' tanya Clara.


"Belum pernah!" ucap Arka sambil menggeleng.


"Hmm, berarti aku dong yang pertama kali ngajak kamu ke sini!" ucap Clara.


"Besok kamu kemana?" tanya Clara lagi.


"Gak kemana-mana!" jawab Arka sambil menikmati Eskrim nya.


"Pas dong, kalau jodoh gak akan kemana!" ucap Clara gombal.


Tiba-tiba Arka tersenyum dan Melihat ke arah Clara yang dari sangat ceria.


"Kamu bisa aja! Pasti banyak laki-laki yang kamu gombalin," ucap Arka.


Clara tersenyum sambil menggeleng.


"Tadi nya aku sangat pusing sangat emosi sekali karena salah satu saham aku bermasalah, namun ketika ketemu kamu, aku seakan lupa dengan masalah ku!" ucap Clara.


Arka pun tersenyum, dia juga merasa terhibur dengan keceriaan Clara dari tadi.


"Tapi kamu gak ada yah beda nya," ucap Clara, Arka menoleh ke arah Clara.


"Maksudnya?" tanya Arka.


"Iyah! kamu dari dulu orang yang pendiam senyum pun jarang, dan sekarang masih Masih sama aja, sangat terkenal dengan sifat sing dingin nya, bahkan sudah satu hari kita bersama, kamu hanya banyakan diam!" ucap Clara.


"Hmm, itu memang bawaan aku dari dulu," ucap Arka.


"Tapi aku senang kok dengan sifat kamu yang seperti ini, aku harap Sifat kamu ke orang lain dingin dan sama aku hangat!" ucap Clara.


Arka hanya bisa diam saja.


"Ya udah kalau gitu, kita pulang aja , udah Sore nih!" ucap Arka.


Clara pun menginyakan, mereka pun pulang, namun Clara meminta Arka mengantar kan nya pulang.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***


__ADS_2