Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 242


__ADS_3

Daniel menoleh ke arah Rico.


"Apa Kamu tau Aris di mana?" tanya Daniel.


Rico menaikkan alis nya menatap Bingung ke arah Daniel.


"Dari tadi kamu gelisah, berulang kali menghapus kerjaan kamu karena kamu penasaran Aris di mana! Loe gawat deh, udah buat gue khawatir!" ucap Rico bahasa gaul nya tiba-tiba keluar.


"Bukan begitu!" ucap Daniel.


"Padahal kamu kamu tadi meminta dan menemui nya untuk menandatangani surat itu;" ucap Rico.


"Hmm iyah! Tapi dia ada ngasih tau gak dia mau kemana?" tanya Daniel lagi.


"Enggak ada tuh, emang kenapa?" tanya Rico.


"Gak apa-apa! Aku mau lanjut Kerja lagi!" ucap Daniel.


Rico Bingung.


"Kamu yakin gak apa-apa? Dari tadi kamu terlihat aneh! kenapa kamu dan Aris belakangan ini bersifat sangat Aneh sih!" ucap Rico.


Namun dia tak di hiraukan oleh Daniel dia pun segera pergi.


Di tempat lain Dirga baru saja keluar dari Cafe nya Tampa sengaja dia melihat perempuan yang tidak asing baginya baru keluar dari Indomaret.


"Eh bukan nya itu Jeli!" Batin Dirga dia pun berjalan tidak begitu jauh untuk memastikan itu adalah Jeli.


"Hay!" sapa Dirga pada Jeli yang sibuk Membantu supir memasuk an belanjaan nya ke dalam mobil yang khusus untuk dia selama di Jakarta di berikan oleh Arka.


Jeli menoleh ke arah Dirga.


"Eh kamu! Ngomong-ngomong kok bisa di sini?" tanya Jeli.


"Kamu lupa yah kalau cafe aku tidak jauh dari sini, aku gak sengaja lihat kamu!" ucap Dirga.


"Oohhh!" ucap Jeli.


"Hmm kamu kenapa jauh banget belanja nya?" tanya Dirga.


"Sekalian jalan-jalan aja keliling-keliling!" ucap Jeli sambil tersenyum.


"Ya ampun Kenapa aku begitu gugup saat di berjumpa dengan dia!" Batin Dirga.


"Ya udah kalau begitu Aku pulang dulu yah!" ucap Jeli.


"Hmm aku boleh minta nomor telepon Kamu?" tanya Dirga dengan malu-malu.


Jeli tersenyum dia pun memberikan nya.


"Hari Minggu ini kamu sibuk?" tanya Dirga.

__ADS_1


"Seperti nya tidak! Ada apa?" tanya Jeli.


"Mau jalan-jalan bareng aku?" tanya Dirga.


Jeli tersenyum dia pun mengangguk.


Dirga terlihat senang dia menghubungi Nomor Jeli.


"di simpan yah Nomor aku!" ucap Dirga.


Jeli hanya tersenyum.


Jeli pun pamit pulang sementara Dirga menunggu Mobil Jeli pergi.


Di dalam mobil jeli melihat handphone nya, tiba-tiba dia tersenyum.


Sementara Dirga segera pergi dia terlihat senang sekali seperti mendapat tiket gratis keluar negeri.


Jam sudah menunjukkan pukul Empat sore Daniel segera menyetir mobil menuju Rumah sakit.


Arka yang melihat Daniel Tergesa-gesa keluar ke kantor dan keparkiran pun Heran.


"Ada apa dengan Daniel? Kenapa dia terlihat terburu-buru!" ucap Arka pada Rico yang berdiri di belakang nya.


"Kalau itu saya kurang tau pak, karena dia tidak ada cerita pada saya, karena dari tadi dia sudah sangat aneh!" ucap Rico.


"Hmm ya udah kalau begitu saya pulang dulu, kamu pulang lah!" ucap Arka.


Tidak beberapa lama akhirnya Daniel Sampai dia langsung bertanya kepada resepsionis.


Dan benar saja ternyata ada yang namanya Sarah dan masuk rumah sakit pagi ini.


Seseorang mengantarkan Sarah ke ruangan rawat Sarah.


Daniel melihat Sarah yang terbaring di tempat tidur insuf di tangan nya wajah nya yang sangat pucet.


Daniel memandangi Sarah dan ternyata di sana ada satu orang wanita yang menunggu i nya.


"Maaf buk Sebelum nya kalau boleh tau ibu siapa nya Sarah?" tanya Daniel dengan sopan.


"Saya Ibu nya Sarah! Kamu Siapa nya?" tanya Ranti ibu Sarah. Sambil memandang sinis ke arah Daniel.


"Kenal kan buk nama saya!!! "Kak Daniel kakak Sangat jahat" Daniel tidak melanjutkan kata-katanya karena Sarah mengingau.


"Anak saya dari tadi mengingau seperti itu, sayaa yakin dia bisa sakit seperti ini karena yang bernama pria itu, kalau sempat saya bertemu dengan dia jangan harap ada Ampun dari saya dan juga saya tidak mengijinkan dia bertemu dengan anak saya!" ucap Ranti dengan penuh Amarah.


Daniel terdiam kata-kata Sarah terngiang-ngiang dan telinga nya.


Sekarang dia sangat Bingung apa dia sudah di maaf tentang masalah yang kemarin atau ada penyebab baru yang membuat Sarah seperti ini dia sangat bingung.


"Oh iya Siapa nama kamu tadi? Kenapa kamu ada di sini?" tanya Ranti.

__ADS_1


"N-nama saya Niko Buk, saya Teman Sarah!" ucap Daniel berbohong. Ranti memerhatikan Penampilan Daniel yang masih berpakaian kantor.


"Oohh kalau begitu ibu Titip Sarah sama kamu yah, karena Ibu ada urusan!" ucap Ranti dengan gampang nya.


"Baik buk!" ucap Daniel.


Ranti pun segera pergi.


"Hmm aku pikir ini jadi permasalahan yang sangat besar," ucap Daniel dia mendekati Sarah.


"Aku minta maaf kalau aku yang membuat kamu seperti ini, tapi aku mohon bangun lah katakan pada Kakak apa kesalahan kakak yang buat kamu seperti ini!" ucap Daniel.


Sarah yang merasakan ada Daniel pun bangun dari obat penenang nya.


Perlahan dia membuka mata nya dia melihat ada Daniel di samping nya dia tersenyum namun tiba-tiba dia Murung.


"Ngapain Kakak ke sini?" tanya Sarah.


Daniel senang akhirnya Sarah bangun juga.


"Sudah dua hari kamu hilang kabar, kakak sudah mencari nya ke mana-mana namun akhirnya kakak menemukan kamu di sini!" ucap Daniel.


"Untuk apa kakak cari aku! Bukan kah kakak sudah lebih bahagia dengan wanita cantik dan seksi itu!" ucap Sarah Tampa menoleh ke arah Daniel.


Daniel Bingung apa yang di maksud oleh Sarah.


"Maksud kamu apa Sarah?" tanya Daniel.


"Kakak tidak perlu pura-pura tidak tau, mendingan sekarang kakak keluar!" ucap Sarah.


"Jelasin dulu sama Kakak, apa alasan kamu menghindari Kakak bahkan menghilang, dan maksud kamu wanita cantik! Wanita mana?" tanya Daniel.


Sarah melihat ke wajah Daniel.


"Wanita yang kakak jemput malam itu di hotel XXX!" ucap Sarah.


Daniel terdiam dia mengingat di kala itu dia menjemput Jeli.


"Dari mana kamu tau? Kamu jangan Salah paham dulu!" ucap Daniel.


"Aku di sana saat itu, bagaimana aku tidak salah paham Kakak dengan romantis nya memperlakukan dia!" ucap Sarah.


----------------


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih 🙏 * * * * * * * * ****

__ADS_1


__ADS_2