Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 156


__ADS_3

Arka di dalam mobil sangat kesal, harapan nya untuk bertemu dengan Alena gagal karena dia ketiduran.


Dia pun memilih jalan untuk menuju kampus Alena.


Namun dia teringat kata-kata Sarah untuk agar tidak menjumpai Alena buat sementara namun dia takut jika Aris mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Dengan percaya diri Arka terus menancap gas ke kampus Alena namun tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Aris mengabari kalau Bentar lagi ada mitting.


"Sialan! Lagi-lagi ada saja yang menggangu!" ucap Arka dia pun memutar balik mobil nya segera ke rumah nya untuk mandi dan berangkat ke kantor.


Setelah sampai di kantor Melihat Aris dia sangat emosi namun dia harus konsisten tidak mungkin karena dia tidak bisa menahan emosi dia menghilangkan harga diri nya di publik.


Arka tidak bisa fokus dia selalu kefikiran Alena di mana dan bagaimana cara dia menjelaskan semuanya.


Walaupun dia bingung menjelaskan nya dari mana, tapi dia ingin bertemu dan ingin bersama Alena.


Hari semakin siang mitting sudah selesai Waktu nya jam istirahat.


Arka segera bergegas keluar dari ruangan nya.


Aris Melihat Arka yang sangat terburu-buru.


"Kemana pak Arka buru-buru!" ucap Aris bingung.


Dia langsung Mengingat Alena.


"Apa dia mau ke kampus Alena!" Batin Aris karena Sarah Sudah mengabari Aris kalau Alena tidak jumpa dengan Arka pagi ini.


Arka langsung menuju kampus Alena.


Setelah sampai dia turun namun para Mahasiswa langsung berbondong-bondong mendekati nya dan dia sudah di kerumin banyak orang.


Banyak yang minta foto dan lain-lain nya layak nya berjumpa Idola saja.


Arka Sampai minta ampun untuk meladeni nya seperti nya mustahil bagi nya untuk masuk ke kampus mencari istri nya dia pun memilih untuk masuk lagi ke dalam mobil.


Sementara Alena yang melihat dari atas kalau suami nya di bawah dia pun Cuek.


"Hanya membuang waktu dan membuang tenaga datang ke sini!" Batin Alena dan segera masuk ke kelas nya.


Arka meninggalkan kampus Alena.

__ADS_1


"Huff kenapa sangat sulit bagi ku untuk menemui Alena!" batin Arka.


"Aku bingung dengan perasaan ku ini, kenapa aku seperti laki-laki yang tidak tau diri, dan kenapa aku bisa punya hati untuk Ajeng!" Batin Arka.


Arka tidak lagi kembali ke kantor dia segera ke rumah Alena karena dia yakin Alena akan pulang ke sana.


Sudah hampir Tiga jam dia di sana, akhirnya Alena pulang dengan Mobil Grap.


Alena tidak menyadari kalau ada Arka di sana, dia membayar Grap itu.


Betapa terkejutnya dia melihat Arka yang tertidur di atas Kursi sambil kepala mendongak ke atas.


Alena tidak memperdulikan nya dia memilih untuk membuka pintu rumah nya namun tiba-tiba Arka terbangun karena suara kunci dan langkah-langkah Alena.


"Alena!" ucap Arka melihat ke arah Alena.


Alena tidak peduli dia pun masuk dan segera menutup pintu saat hendak menutup Arka langsung menahan nya.


"Aku mohon Alena jangan seperti ini aku bisa jelasin!" ucap Arka.


Alena Membuka pintu dan menatap Arka dengan tatapan biasa saja memasang wajah lelah.


Alena diam namun Arka juga terdiam.


Arka terdiam dengan sifat Alena pada nya.


"Apa kesalahan ku terlalu fatal sehingga Alena tidak mau mendengar kan aku!" Batin Arka sambil berdiri di depan pintu itu.


Alena seketika lemas dia menyandarkan kepalanya di pintu dan air mata nya keluar.


"Maaf kan aku mas, aku terlalu jahat sama kamu, namun kali ini aku sangat kecewa sama kamu, aku sudah berusaha jadi yang terbaik untuk kamu namun kamu lebih mementingkan perempuan lain dari pada aku!" Batin Alena.


Arka merasa kalau Alena benar-benar tidak ingin di ganggu dan dia akan kembali lagi kalau waktu nya sudah tepat dengan wajah sedih dan kecewa dia meninggal kan halaman rumah Alena.


Alena perlahan membuka pintu dia melihat mobil Arka yang keluar dari halaman nya.


"Aku tidak pernah bermimpi kalau kamu akan menduakan aku mas, dan perempuan yang kamu pilih ada Ajeng, wajar saja kamu tertarik pada nya dia perempuan yang baik dan pintar namun sebaik-baiknya perempuan dia tidak akan tega menghancurkan hati sesamanya!" ucap Alena seketika dia benci dengan Ajeng.


Alena segera sholat ashar.


Setelah selesai sholat dia masuk ke dapur karena perut nya lapar.

__ADS_1


Namun di dapur semua nya tidak ada karena dia juga sudah lama tidak menempati rumah nya dan juga barang-barang masak banyak yang hilang.


Untung saja kartu kredit Arka di pegang sama Alena dia pun pergi belanja dan juga beli baju tidur karena baju nya semua sudah di rumah Arka.


Terlebih dahulu Alena ke Supermarket namun Tampa sengaja ternyata Daniel juga sedang Ngopi di depan trans mart.


Akhirnya Daniel yang membantu Alena dan mengantarkan nya naik motor.


Daniel tidak ingin bahas apa-apa karena Alena juga tidak kelihatan sedih dia tidak ingin Daniel tau masalah nya walau sebenarnya Daniel sudah tau mereka berdua seakan jadi orang bodoh.


Alena menawarkan makan malam di rumah nya pada Daniel, itung-itung tanda terima kasih, kebetulan Daniel kerja jam sebelas malam dia pun mau.


Daniel sih banyak bingung dan penasaran namun karena bukan urusan nya dan Sepupu nya itu terlihat baik-baik saja dia pun diam karena aneh bagi nya kenapa Alena Malah tinggal lagi di rumah nya.


Akhirnya masakan sudah siap Mereka berdua makan.


"Dua hari lagi mas mau pulang ke kampung!" ucap Daniel di tengah-tengah waktu mereka makan.


"Ngapain mas?" tanya Alena.


"Tari ingin bertemu dengan mas, orang tua kamu juga Nyuruh!" ucap Daniel.


"Aku ikut yah mas, aku juga sudah rindu orang di kampung!" ucap Alena.


"Apa kamu akan di ijinkan sama suami mu, kuliah mu bagaimana?" tanya Daniel.


"Santai aja mas, Alena sudah atur kok!" ucap Alena sambil tersenyum.


"Ya udah boleh! Tapi kamu harus Ijin dulu sama suami kamu, bisa-bisa karena tidak Ijin kamu Malah di cap istri durhaka!" ucap Daniel.


"Tepat di tanggal 2021.17.05 Author ulang tahun loh.


Ucapin dong biar tambah senang dengan bertambahnya umur. doain juga semoga kedepannya Menjadi pribadi yang lebih baik. AMIN🤲


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan, tungguin terus kelanjutan ya.


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya


biar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***.


__ADS_2