
Like komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat.
Selamat membaca 🙂
Arka dengan Dirga sampai larut malam bercerita, Dirga mencoba terus menasehati Arka.
"Aku masih sangat pusing Bang, aku butuh hiburan tolong boking wanita paling cantik di sini!" ucap Arka.
Dirga menatap kesal pada Arka.
"Loh Abang kok Malah diam?" tanya Arka.
"Percuma yah dari tadi gue ngomong, kalau sempat istri Lo tau apa yang mau Lo jelasin sama dia, apa Lo gak ingat dia rela datang ke sini karena khawatir kamu mabuk berat dan macem-macem!" ucap Dirga.
"Huff, hanya untuk bersenang-senang saja Bang, aku sudah merindukan bermain dengan perempuan!" ucap Arka setengah Terkekeh.
"Mendingan dari pada elu buang-buang uang mendingan nih, seperti biasa lo manggung sana!" ucap Dirga kesal memberikan gitar pada Arka lalu dia pergi begitu saja.
Keesokan harinya, Alena sedang masak bersama para pelayan di dapur.
Wijaya Melihat Alena yang sibuk di dapur.
"Loh kok kamu yang masak?" tanya Wijaya menyusul ke dapur.
"Eh Bapak sudah bangun?" tanya Alena.
"Alena pengen aja masak pak!" jawab Alena.
Jam sudah menunjukkan pukul delapan, Alena berangkat ke kampus di antar kan oleh supir pribadi Wijaya.
"Hmm, Alena adalah anak yang baik, Sangat beruntung orang tua nya!" ucap Wijaya Melihat kepergian Alena.
Di tempat lain Arka baru saja selesai sarapan pagi dia siap-siap mau berangkat ke kantor.
"Permisi Tuan muda, perempuan yang kemarin datang lagi mencari anda!" ucap Pelayan pada Arka yang masih duduk di meja makan.
Arka langsung meninggalkan meja makan dan berjalan ke arah pintu utama.
Arka memerhatikan perempuan yang berdiri di tetas rumah nya membelakangi pintu. wanita itu sangat lah anggun kelihatan dari belakang.
"Selamat pagi! Anda mencari saya?" tanya Arka.
Perempuan itu membalikkan badannya dan membuka kaca mata hitam nya.
Arka kaget.
"Selamat pagi Tuan muda Arka! sudah empat kali aku ke sini namun baru ini bisa bertemu dengan Tuan muda yang sekarang sangat sibuk sehingga sangat jarang pulang ke rumah!" sindir wanita itu.
"Intan! kamu ngapain ke sini?" tanya Arka.
__ADS_1
"Kamu bertanya aku ngapain ke sini! yah mau ketemu kamu lah!" ucap Intan sambil mendekati Arka.
"Jaga sikap kamu yah," ucap Arka ketika intan Hendak menyentuh dada nya.
"Kamu kenapa? bukan kah kamu Merindukan sentuhan dari wanita?" tanya Intan dengan nada menggoda.
"Tidak perlu basa-basi! sekarang katakan untuk apa kau datang ke sini! apa tujuan mu?" tanya Arka mulai Kesal.
"Tujuan ku hanya satu, ya itu bertemu dengan kamu, aku sangat lah merindukan kamu!" ucap Intan sambil memeluk Tubuh Arka.
Tiba-tiba Arka mendorong tubuh Intan dari nya.
"Sudah berapa kali aku katakan jangan pernah lagi datang ke kehidupan ku lagi, aku tidak butuh wanita seperti mu!" ucap Arka marah.
"Kamu ngomong apa sayang? kamu tau kan aku masih sangat mencintai mu, bahkan aku sudah rela datang ke sini!" ucap Intan lagi-lagi merangkul lengan Arka.
Arka menepis.
"Security! segera usir perempuan ini!" ucap Arka pada security.
Dengan cepat bapak security menarik tangan intan.
"Kamu kok tega sih Arka! kamu tidak punya hati!" ucap intan sambil berontak.
"Kamu lah yang tidak punya hati! aku mau kamu jangan pernah datang lagi dan menunjukkan wajah mu itu di mata ku!" ucap Arka.
Intan sangat kesal dia memilih pergi dengan perasaan Marah.
"Ini semua karena perempuan itu, kamu akan tau akibatnya telah melukai hati ku Arka!" ucap intan kesal.
Alena ikut masuk juga.
Arka kaget melihat ke arah Alena.
"Ngapain?" ucap Arka dengan nada datar tampa menoleh ke arah Alena.
"Aku mau membicarakan tentang masalah kita mas, aku gak bisa kaya gini!" ucap Alena.
"Turun!" ucap Arka.
"Tapi mas! aku gak mau kita bertengkar seperti ini!" ucap Alena.
"Turun!" Teriak Arka marah, sontak Alena menutup mata nya karena kaget dan takut.
Dia menatap ke arah Arka yang seakan tidak mau menatap nya.
"Aku Minta maaf Mas, aku yang salah! aku memang egois!" ucap Alena.
Tiba-tiba Arka turun memutari mobil nya dan membuka pintu bagian Alena.
Alena mengerti dia pun turun.
__ADS_1
"Mas aku mohon!" belum selesai bicara Arka masuk lagi ke dalam mobil nya dan meninggalkan Alena yang sudah menangis.
Semua karyawan Melihat adegan itu tentu sangat banyak pertanyaan dan gosib.
Namun mobil putih milik Aris berhenti di depan Alena yang melihat kepergian Arka.
"Masuk!" ucap Aris dari dalam mobil nya.
karena Alena yang sudah malu di lihat tin karyawan lainnya dia pun ikut omongan Aris.
Aris menjalankan mobilnya menjauhi Kantor.
Dia memberikan tisu pada Alena yang tak kunjung bicara namun terus terisak-isak.
"Apa mas Arka sangat Marah pada ku, kenapa aku begitu hancur ketika dia tidak mau sama sekali mendengar kan aku!" Batin Alena.
"Sudah! di hapus air mata nya, entar cantik nya hilang!" ucap Aris dengan lembut sambil tersenyum ke arah Alena.
Alena yang mendengar kata-kata Aris pun menatap ke arah Aris yang tersenyum.
"Loh kok malah liat nya kaya gitu! tuh lihat pipi nya udah basah, di hapus air mata nya!" Ucap Aris.
Alena segera menghapus nya dengan tisu, kali ini Aris tidak mau tanya dulu karena kelihatan nya Alena sangat sedih.
Dua hari kemudian tepat di hari Minggu.
Di siang hari, tiba-tiba pelayan datang mengetuk pintu Alena yang sedang bersantai di kamar nya.
"Maaf nona! Pak Wijaya meminta anda untuk turun ke bawah!" ucap Pelayan.
"Oke! baik baik, saya ganti baju sebentar yah!" ucap Alena karena dia masih pakai baju tidur.
Tidak beberapa lama dia pun turun dan melihat Wijaya yang duduk terdiam sendiri di sofa ruang tamu.
"Selamat siang pak, bapak manggil Alena? ada yang bisa Alena bantu?" tanya Alena dengan sopan.
"Tolong jelaskan ini!" Ucap Wijaya memberikan dua lembar kertas pada Alena. dengan wajah datar tidak seperti biasanya yang terlihat ramah sekarang malah terlihat sangat marah.
Alena bingung dan menerima surat itu.
seketika dia terpenganga mata nya melotot, seketika dia merasa lemas ketika melihat Surat keterangan nikah SIRRI.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak.
terimakasih.
Gimana puasanya lancar?
__ADS_1
Jangan bosan untuk nungguin episode selanjutnya.
Masih penasaran? maka nya di tungguin terus yah, jangan berpaling***.