Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 124


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Arka mencoba mengganggu Alena namun Alena Malah tidak merespon nya.


Arka Sangat Kesal dia akhirnya memilih untuk tidur di bawah karena dia merajuk.


Keesokan harinya Alena terbangun di shubuh hari, dia melihat di samping nya tidak ada Arka, Alena mengira kalau Arka Sudah bangun terlebih dahulu.


"Ya Allah bisa-bisa nya aku tidur gak pakai baju!" Batin Alena.


Dia menurunkan kaki nya dan tiba-tiba merasakan ada yang lain di kaki nya.


"Mas Arka!" ucap Alena.


"Dia ngapain tidur di situ!" Batin Alena memerhatikan Arka yang tidur meringkuk tidak ada pakai alas tidur.


Alena mencari Handuk untuk menutup tubuh nya dan membangun kan Arka.


"Mas, Mas! bangun! kamu kenapa tidur di sini apa kamu tidak sholat?" tanya Alena.


Arka perlahan membuka matanya.


Arka tidak ada ngomong apa-apa dia langsung keluar masuk ke kamar mandi untuk whudu setelah selesai dia bergabung dengan Mertua nya yang sedang mengaji menunggu waktu shubuh.


Sementara Alena baru saja selesai mandi suci dia ikut bergabung yang sudah mau sholat jama'ah.


Arka sama sekali tidak merespon Alena.


Setelah selesai sholat Alena langsung masuk ke kamar nya karena Niko merengek.


Sementara Arka dan Faisal sedang minum kopi di depan buatan Bibi.


Hari pun semakin cerah Faisal dan Dewi sengaja tidak pergi kemana-mana karena menunggu kedatangan keluarga Arka sementara Sarah di antar oleh supir Arka ke sekolah.


Arka berniat mau mandi pagi agar lebih segar, namun tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari ayah nya yang bilang sudah dekat namun tidak tau jalan ke sini Arka meminta Supir nya menjemput mereka.


Alena sedang membantu ibu dan Bibi di dapur Faisal sedang menggelar tikar di rumah nya dan juga membersihkan bagian yang lain nya.


Arka segera mandi.


Namun tiba-tiba warga satu persatu datang.

__ADS_1


"Apa benar yah pak kalau Alena mau menikah?" tanya Warga.


"Iyah buk, doain aja yah lancar sampai hari H!" ucap Faisal.


"Hmm kok cepat Banget sih di nikahin nya Pak, bukan kah Alena lebih cocok dengan Toni!" ucap warga lagi.


"Nama nya sudah jodoh mau gimana lagi!" ucap Faisal tetap tersenyum.


"Sebenarnya Alena mau nikah dengan siapa sih, Kenapa kami dengar dari warga kalau calon nya sudah di sini namun Kenapa kami belum melihat nya!" ucap warga yang semakin banyak.


Namun tiba-tiba Arka keluar dengan pakaian yang sangat rapi.


"Eh kok rame-rame ada apa yah?" tanya Arka yang berdiri di pintu semua nya tiba-tiba terdiam kaget.


"Ini kan Pak Arkanja sakan, pengusaha kaya itu!" ucap warga kagum. Faisal hanya tersenyum sambil melanjutkan kerajaan nya.


"Jangan bilang ini adalah calon Alena!" ucap warga.


"Oohh Iyah buk, Saya calon Alena! kenalin nama saya Arka!" ucap Arka.


Namun semua nya langsung heboh mereka menyerbu Arka untuk minta foto dan banyak juga melakukan hal lain nya.


Arka Sangat kaget, semakin lama semakin banyak saja.


Namun tiba-tiba Elsa datang.


"Ini loh mbak Elsa, ini adalah Pengusaha Pak Arkanja sakan! Pemilik perusahaan Shengu yang lagi viral itu!" ucap Salah satu ibu-ibu.


"Ah masa iya sih!" ucap Elsa dia melihat arka yang berpenampilan layaknya pengusaha kaya.


Seketika tulang-tulang nya lemas karena telah berbicara sembarangan di depan nya semalam.


Arka menatap ke arah Elsa yang memasang wajah sedih campur Takut.


"Mati lah aku, kenapa aku bisa seceroboh ini sih!' batin Elsa.


Faisal hanya diam dia melihat teras yang dari tadi di bersihkan nya sudah sangat kotor lagi.


Arka Melihat Wajah Faisal yang sedih melihat ke arah lantai.


Dengan tegas Arka meminta warga agar bubar namun warga Sangat kerasa Kepala mereka hanya turun dari Teras saja.


Namun tiba-tiba Ada tiga mobil mewah berhenti di depan rumah Alena, mata warga langsung tertuju pada Mobil itu.


Dan ternyata itu adalah Pak Wijaya, paman sam dan Masih banyak keluarga Arka.

__ADS_1


Bibi, paman, serta ponakan Arka banyak yang datang Arka Sangat senang.


Alena dan juga Dewi keluar dari rumah menyambut mereka.


Keluarga Arka Sangat lah kaya dan pakaian nya elegan.


Elsa hanya bisa menatap iri pada Alena yang sangat di perlakukan dengan baik dengan keluarga Arka.


Keluarga nya sangat lah baik mereka tidak seperti orang kaya yang sombong namun mereka bisa menyesuaikan diri.


Arka Membawa mereka masuk ke dalam rumah dan banyak juga oleh-oleh di bawa dan di tata rapi di dalam rumah itu.


Warga semakin banyak saja di luar Sangat penasaran ada yang gosib ada juga yang mengangumi.


"Wajar saja Alena mendapatkan pria seperti pak Arka, dia adalah gadis yang baik dan sangat lah beruntung mereka kelihatan sangat cocok!" ucap salah satu ibu-ibu yang tepat Berdiri di samping Elsa.


Elsa hanya diam saja, dia sangat lah iri dan tidak terima dengan puji-pujian yang di berikan warga pada Alena dan seakan menyindir nya.


Elsa langsung pergi dari kerumunan warga itu.


"Huff baru itu saja dia sudah bangga!" ucap Elsa merutuk seketika dia ingat Putri dan putra nya.


"Maaf yah pak, rumah kami sempit dan panas seperti ini!" ucap Faisal pada Wijaya.


"Tidak masalah, ini sudah lah tempat paling nyaman dari pada tidak ada sama sekali!" ucap Wijaya bergurau.


Masing-masing mereka memperkenalkan diri dan saling menyalim tangan.


Alena Sangat senang dan baru kali ini dia melihat keluarga Arka ternyata banyak juga yang masih gadis dan sangat lah cantik-cantik.


Alena memilih untuk duduk di dekat salah satu bibi Arka.


Mereka sangat lah menyukai Alena karena sifat nya sangat sopan dan baik.


"Mungkin Bapak dan Ibu Sudah tau kedatangan kami ke sini, kami ke sini ingin memenuhi permintaan putra kami untuk melamar putri Bapak Alena untuk jadi Istri Putra kami Arka!" ucap pak Wijaya.


Faisal tersenyum. Arka dan Alena duduk di tengah.


Awalnya Arka dan Alena Sudah melepas cincin yang sempat di pakai dan Arka mengganti nya dengan Cincin yang tadi di berikan pak Wijaya pada nya.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2