
Arka pun sampai di rumah nya, dia di sambut hangat oleh pelayan-Pelayan nya.
Arka segera masuk ke kamar nya, tiba-tiba dia teringat akan pembahasan nya dengan paman Sam tadi.
Paman sama minta pada Arka agar bertemu dengan keluarga Clara dan juga berdiskusi merundingkan bagaimana hubungan mereka, karena di luar sana sudah banyak gosip hangat tentang ketidak jelasan hubungan mereka.
Arka menolak nya.
Jujur saja dia sudah sangat malas berhubungan atau bertemu dengan keluarga Clara.
Arka segera mandi setelah selesai mandi dia pun memakai celana boxer nya.
Malam ini dia akan berpakaian sesuka nya karena Alena tidak sekamar dengan nya, karena biasanya Alena selalu marah jika Arka menggunakan celana boxer atau bertelanjang dada.
Dia pun mencoba ingin menghubungi Alena melalui Video call.
Tidak butuh beberapa lama akhirnya Alena menjawab.
"Assalamualaikum!" sapa Arka.
"Walaikumsalam," jawab Alena namun tiba-tiba dia menutup mata nya.
"Kamu kok gak pakai baju! Pakai dulu sana, kalau enggak aku matiin entar," ucap Alena.
"Ya udah-ya udah, bentar!" ucap Arka segera mencari baju kaos untuk dia pakai.
Setelah selesai dia kembali lagi ngomong sama Alena.
"Kamu lagi apa sayang?" tanya Arka.
"Nih aku baru saja selesai ngerjain tugas, kamu udah lama sampai nya?" tanya Alena.
"Sudah lumayan aku baru saja selesai mandi, oh iya ngomong-ngomong kamu udah makan?" tanya Arka.
"Udah! tadi aku masak sedikit sebentar!" ucap Alena.
"Oohh, aku sangat tidak berselera makan, rasa nya lain kalau sudah jauh dari kamu!"' ucap Arka.
"Udah deh, mulai lagi lebay nya," ucap Alena.
"Tadi waktu ketemu paman sam kamu ngomongin apa?" tanya Alena.
"Kenapa?" tanya Arka balik.
"Aku nanya mas, kok malah nanya Balik!" ucap Alena kesal.
"Hmm Ternyata kamu penasaran juga yah," ucap Arka Bercanda.
"Tadi aku bahas masalah Clara dan Ayah saja pada Paman!" ucap Arka.
Arka menceritakan dengan detail bagaimana pembasahan mereka waktu di Cafe.
__ADS_1
"Jadi keputusan kamu gimana?" tanya Alena.
"Hmm aku sangat males berhadapan dengan keluarga mereka, karena semakin di ladenin semakin tidak ada kejelasan, bertele-tele!" ucap Arka.
"Hmm ya udah mas kamu fikir kan aja dulu!" ucap Alena.
"Sudah lah tidak perlu bahas mereka lagi, malam ini seperti nya aku tidak akan bisa tidur!" ucap Arka.
"Kenapa?" tanya Alena.
"Gak ada kamu di sini," ucap Arka.
"Lebay deh, biasa nya juga Sendiri, ya udah aku mau tidur dulu!" ucap Alena.
Alena langsung mengakhiri sambungan telepon.
sementara Arka di rumah nya sudah sangat kesal karena Alena mematikan sambungan telepon Tampa Seijin nya.
Karena dia juga sudah mulai ngantuk dia pun memilih untuk mengistirahatkan tubuh nya.
Keesokan harinya Arka sudah berangkat ke kantor bersama supir pribadi nya namun sebelum berangkat dia terlebih dahulu menelpon Alena.
Sementara Alena sudah berangkat ke kampus di antar kan oleh supir baru bayaran Arka khusus untuk Alena Agar tidak ada yang curiga.
Setelah sampai di kampus Sarah langsung menyusul Alena yang sedang berjalan ke arah kelas nya.
"Sarah! kapan kamu bisa nemenin aku?" tanya Sarah.
"Ngapain aku tanya kabar kamu, kamu sehat-sehat aja aku lihat, dan pasti nya kamu bahagia karena aku sudah melihat kamu di antar kan oleh mobil mewah itu!" ucap Sarah.
"Huff emang karena naik mobil mewah aku jadi bahagia gitu!' ucap Alena.
"Hmm sudah lah aku nanya kapan kamu ada waktu mau nemenin aku nonton K-Pop!" ucap Sarah.
"Seperti nya tidak bisa Sarah, aku harus kerja!" ucap Alena.
"Hmm jadi kapan kamu ada waktu libur nya?" tanya Sarah Lesu.
"Aku akan mengabari mu kalau aku ada waktu luang!" ucap Alena.
"Oke baiklah," jawab Sarah dan mereka pun berjalan sama-sama.
Hari pun semakin siang, jadwal kuliah Alena baru saja selesai tepat jam 12:30.
Dia segera ke kantor.
Setelah sampai dia memerhatikan perusahaan tempat Nya bekerja tidak ada berubah nya tetap masih sama.
"Walau baru seminggu lebih aku tidak bekerja namun kantor ini sangat lah aku rindukan, karena aku sudah sangat nyaman." Batin Alena.
Perlahan dia memasuki Perusahaan besar itu dia selalu di sapa hangat dan memberikan hormat pada Alena.
__ADS_1
Alena pun sampai di ruangan nya. Dia segera melaksanakan tugas nya karena sudah ada tumpukan kertas yang harus dia periksa di sana.
Tiba-tiba pintu ruangan Alena terbuka.
"Mas Arka! kamu ngapain?" tanya Alena karena Arka mengunci pintu itu.
"Nanti ada yang lihat Mas, kamu ngapain?" tanya Alena sambil berdiri.
Tiba-tiba Arka memeluk tubuh Alena.
"Aku merindukan mu!" ucap Arka.
"Ini di kantor mas!" ucap Alena.
"Gak apa-apa, Lagian lagi jam istirahat kok, kamu sudah makan? aku bawain makanan untuk kamu!" ucap Arka menunjuk kan makanan yang dua bawa.
Kebetulan Alena belum makan siang, akhirnya dia pun menerima makanan dari Arka.
Mereka berdua pun makan sama-sama di ruangan Alena.
Mereka berbincang-bincang asyik dan sangat lah serasi.
Setelah selesai melepaskan rindu Alena meminta agar Arka keluar dari ruangan nya karena jam istirahat sebentar lagi habis.
Dengan berat hati Arka pun keluar namun sebelum keluar Arka terlebih dahulu menggoda Alena dan meminta Nanti Sore menunggu nya di dalam mobil nya, sengaja memberikan kunci pada Alena agar bisa masuk.
Setelah Arka keluar Alena melanjutkan pekerjaan nya lagi tiba-tiba pintu nya ada yang mengetuk.
"Masuk!" suruh Alena.
Yang mengetuk pun masuk dan itu adalah Aris.
"Ini ada laporan Acara yang akan di laksanakan Minggu Depan bu!" ucap Aris meletakkan map di meja Alena.
Alena segera melihat dan ternyata itu adalah acara pembukaan kerajaan Finansial Mereka.
Mereka membahas dan juga sebagian merancang acara itu dan juga mengumpulkan proposal-proposal.
"Kalau begitu saya mohon diri Bu, banyak yang harus saya siap kan!" ucap Aris Setelah selesai membahas pekerjaan.
"Oh Iyah bagaimana dengan keadaan pak Wijaya?" tanya Alena.
"Hari ini saya belum ada ke sana Bu, semalam juga saya tidak ke sana, rencana saya setelah pulang kerja saya akan ke sana!" ucap Aris.
"Oke baik lah, Saya akan ikut dengan Bapak," ucap Alena pada Aris.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
biar author tambah semangat lagi***.