Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 12


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena pun mengambil dan menghidangkan nasi di atas meja masakan oleh pelayan.


Di rumah itu sangat kelihatan sepi, tidak ada lagi pelayan-pelayan yang mondar-mandir membersihkan seluruh rumah.


Alena sudah bisa menebak nya jika mereka sudah istirahat di kamar masing-masing.


Arka pun langsung makan, setelah selesai makan Alena memberikan Arka minum obat kebetulan obat Arka di letakkan di atas meja ruang tamu.


"Pekerjaan saya sudah selesai tuan! saya pamit pulang!" ucap Alena mengambil handphone nya memasuk kan ke dalam saku nya.


"Ini sudah malam! bagaimana kamu bisa pulang?" tanya Arka.


"saya bisa pulang dengan taksi, tuan istirahat lah, besok siang saya akan ke kantor, karena saya harus kuliah dulu!" ucap Alena.


"Bapak pagi besok tidak ada jadwal apa-apa, hanya jam Satu siang bertemu dengan klien, dan jam tiga sore menandatangani kerjasama dengan perusahaan yang kerja sama dengan perusahaan kita!" ucap Alena.


"Menginap lah di sini, ini sudah hampir jam sebelas malam, bahaya perempuan pulang sendiri!" ucap Arka.


"Tidak apa-apa Tuan, saya harus pulang!" jawab Alena.


"Kamu bisa si bilangin gak sih, ini sudah malam kamu itu perempuan!" ucap Arka kesal.


Alena pun tidak menghiraukan nya, karena dia harus segera pulang.


Arka meraih kunci mobilnya dan berlari menghampiri Alena yang sudah di luar.


"Ayok saya antar!" ucap Arka.


"Tidak usah tuan, Tuan masih kurang sehat!" tolak Alena.


Arka langsung menarik tangan Alena ke dalam mobil nya.


"Gak usah Tuan, saya takut Tuan tambah sakit!" ucap Alena.


"Kamu sangat susah di bilangan, udah jelas ini sudah Tengah malam, ini kota! Buka desa!" ucap Arka kesal dan menghidupkan mesin mobil nya segera melajukan mobilnya ke rumah Alena.


Di dalam perjalanan tidak ada percakapan apapun.


Arka fokus pada jalanan Tampa menoleh ke arah Alena.


Tidak beberapa lama mereka pun sampai,


Arka menoleh ke arah Alena, ternyata dia sudah tidur.

__ADS_1


Arka memerhatikan wajah Alena yang sangat kecapean dan tidur dengan nyenyak nya.


"Hey-Hey!" ucap Arka membangun kan Alena sambil menekan pipi Alena dengan jari telunjuk nya.


Tiba-tiba Alena terbangun dan terkejut melihat Arka yang berusaha membangun kan Nya.


"Tuan mau ngapain? kita di mana?" tanya Alena khawatir.


"Saya gak mau ngapa-ngapain kamu, kepedean banget!" ucap Arka.


"Sudah sampai! masih mau di tidur di dalam mobil?" tanya Arka Melihat Alena yang terdiam.


Alena pun memerhatikan sekeliling nya ternyata benar sudah sampai di rumah.


"Hmm, Maaf tuan saya sudah ketiduran di dalam mobil," ucap Alena dan segera keluar.


Arka tidak turun dari mobil nya, dia membuka Kaca mobil nya.


"Besok jangan telat datang nya!" ucap Arka pada Alena yang berdiri di dekat pintu mobil Arka.


"Baik Tuan!" ucap Alena sambil memasang senyum nya.


Arka pun menghidupkan mesin mobil nya dan menutup Kaca mobil nya.


Tiba-tiba Alena mengetuk nya lagi.


"Ada apa lagi?" tanya Arka.


Arka memerhatikan wajah Alena yang indah dengan senyuman nya.


Tiba-tiba dia membuang pandangan nya.


"Iyah! Saya pulang!" ucap Arka dengan nada cuek dan meninggalkan halaman rumah Alena.


"Kalau di lihat-lihat gadis itu cantik dan imut, baik dan sabar juga!" batin Arka Tersenyum.


"Hus! ngapain sih Arka muji Dia, dia tidak beda dengan perempuan lain, hanya mata duitan saja," ucap Arka menepis pikiran nya.


Alena langsung mencari buku tugas nya dan mengerjakan nya.


Setelah selesai dia meregangkan otot-otot tubuh nya.


"Ya ampun ternyata begini yah kerja cari uang yang sesungguhnya," batin Alena.


"Tuan muda sangat keterlaluan! kalau dia sangat keras kepala dan bersifat se arogan itu bagaimana aku bisa cepat membuat nya berfikir dewasa dan mencoba menghargai orang lain, sementara tujuan pertama ku seperti nya akan berhasil, ya itu membuat Tuan muda tertarik di Dunia perbisnisan dan mengolah perusahaan Ayah nya!" batin Alena.


Setelah selesai memikirkan pekerjaan nya dia pun melaksanakan sholat isya nya dan segera tidur.


Jam sudah menunjukkan pukul Lima pagi Alena harus bangun lagi, dan berangkat ke kampus.

__ADS_1


"Hey Alena! gimana pria tampan yang sakit kemarin?" tanya Sarah yang baru saja sampai di kampus.


"Sudah lah tidak perlu bahas dia," ucap Alena lagi males untuk membahas majikan yang menyebal kan itu.


"Yah Elah!" ucap Sarah.


"Nanti aku mau ke toko buku! kamu mau ikut gak?" tanya Sarah.


"Maaf yah Sarah, aku gak bisa, kan kamu udah tau aku harus kerja sehabis pulang kuliah!" ucap Alena.


"Kan biasanya kamu juga bisa! kan gak lama sih," ucap Sarah karena memang mereka sangat suka membeli buku baru, pelajaran mau pun buku cerita.


"Kali ini aku gak bisa, aku sudah ada kerjaan tambahan sekarang, aku sangat banyak Butuh biaya!" ucap Alena.


"Ya udah deh, gak apa-apa! kamu yang semangat yah, aku ke kelas dulu!" ucap Sarah Karena mere tidak satu kelas.


Hari pun semakin siang, Alena langsung ke perusahaan Shengu dan mendapati Tuan muda nya di ruangan nya.


"Saya butuh dokumen-dokumen yang akan kita bahas dan juga laporan bulan kemaren!" ucap Arka.


Alena tidak tau mau di apakan oleh bos nya itu, Namum dia menyerah kan nya.


Setelah selesai berdiskusi sedikit dengan Arka mereka pun langsung menemui klien nya dan melanjutkan pekerjaan berikut nya.


Hari pun sudah sore, Alena sudah bisa pulang, tiba-tiba dia dan Panggil oleh pria yang bersuara tua.


"Iyah Pak, ada apa?" tanya Alena yang baru saja melihat pak Wijaya masuk ke kantor itu.


"Di mana Arka?" tanya pak Wijaya.


"Ooohh, Tuan muda sedang ada di ruangan Nya pak," jawab Alena sopan.


"Kalau boleh tau bapak dari mana? kok baru datang ke Kantor?" tanya Alena.


"Tadi saya kontrol dulu, dan istirahat sebentar," ucap pak Wijaya.


Alena pun mengerti.


"Kalau begitu saya ke ruangan Arka dulu yah, kamu mau kemana?" tanya Wijaya.


"Saya mau pulang Pak!" ucap Alena.


"Oohh baik lah, kamu hati-hati Terima kasih sudah mau menjaga dan Sabar menghadapi Sifat anak saya!" ucap Wijaya, Alena pun tersenyum.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan tunggu in terus kelanjutan nya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak yah.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***.


__ADS_2