
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
selamat membaca 🙂
Mereka pun segera berangkat ke supermarket yang terdekat.
Namun ternyata vila mereka sangat jauh dari pusat perbelanjaan.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.
Arak dan Alena Pun turun dan mencari yang di inginkan.
Pertama Alena menanyakan Arka mau di masak apa.
"Tuan mau di masakin apa?" tanya Alena yang sedang memilih-milih Buah-buahan.
"Terserah kamu saja, yang utama saya ingin tumis!" ucap Arka. seketika Alena tertawa.
"Apa tuan? tumis! ternyata orang kaya seperti tuan suka tumis juga yah, gaya aja yang berlebihan ternyata suka tumis!" ucap Alena.
"Sudah lah tidak perlu tertawa itu sudah hal biasa, kamu saja yang jarang sekali bertemu dengan orang kaya!" ucap Arka.
"Buruan belanja! kamu sangat ingin di lihatin orang yah!" ucap Arka lagi.
Alena melihat ke arah sekitar nya, ternyata betul dia sedang di perhatikan oleh kasir dan pembeli di sana, entah kenapa Alena juga tidak mengerti.
Arka terus mengikuti Alena yang jengkel dia tidak mau membantu Alena membawa barang-barang.
Tiba-tiba Barang-barang yang di beli Alena Salah satu jatuh karena dia belanja untuk stok dua Minggu.
Arka sama saja tidak membantu nya, malah nyuruh Alena cepatan.
Siapa sih yang tidak jengkel seperti itu, Alena pun berhasil mengangkat belanjaan nya sendiri ke bagasi mobil Arka.
Dia duduk di kursi super market itu dia kelihatan sangat lelah karena habis putar-putar di supermarket besar itu, dia keluar membawa belanjaan yang sangat banyak sendiri.
Arka sudah selesai membayar tagihan nya.
"Udah buruan! ayo pulang! perut saya lapar." ucap Arka.
Alena Melihat tajam ke arah Arka.
"Nih orang gak lihat apa aku lagi capek, tawarin minum kek, apa kek, malah masang wajah datar dan tidak bersalah seperti itu!" rutuk Alena dan memasang wajah cemberut dia pun masuk ke dalam mobil.
Arka geleng-geleng Melihat Alena.
Mereka pun langsung pulang.
Arka memerhatikan Alena yang sangat marah dan memasang wajah bete.
"Kamu kenapa sih?" tanya Arka.
Alena Diam.
__ADS_1
"Saya tidak suka kamu masang wajah kaya gitu, jelek tau!" ucap Arka.
"Bodo amat! memang saya jelek dari Dulu nya," ucap Alena sangat judes.
"Enggak kok, kamu cantik! apalagi pakai Mukenah!" ucap Arka, tiba-tiba dia menutup mulutnya.
Sementara Alena sudah senyum-senyum sendiri, namun dia menyembunyikan nya.
"Semua perempuan cantik maksud saya! hmm." ucap Arka gugup.
"Udah deh kamu gak usah senyum-senyum kaya gitu, gak usah kepedean, bagi saya semua perempuan itu cantik," ucap Arka.
"Arka! Arka! ngomong apa sih kamu!" Batin Arka.
"Aku tau dia sungguh-sungguh berbicara seperti itu, tapi masih aja di tutup tutupin!" batin Alena sudah mulai kegeeren.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai,
"Kamu masuk aja duluan! Biar security yang bawa masuk belanja an nya," ucap Arka.
Alena pun mengiyakan dan masuk terlebih dahulu.dia langsung mencari air minum karena dia sangat haus.
Hari pun semakin malam waktu nya magrib, Alena pun baru selesai Masak.
Dia sudah membersihkan semua alat-alat masak yang dia pakai dia bersih-bersih.
Setelah itu menata masakan nya di meja makan.
setelah itu dia masuk ke kamar nya dan mandi, setelah selesai mandi dia sholat.
Alena membuka pintu tiba-tiba karena dari tadi di ketuk nya Namum tak juga di buka oleh Arka.
"Kalau mau masuk ketuk dulu, kamu tidak sopan!" ucap Arka sambil meletakkan Gitar nya.
"Hmm, Maaf Tuan, Tapi saya mau ngajak tuan makan," ucap Alena, Arka pun keluar dari kamar nya.
Alena berjalan di depan nya.
Alena yang baru siap mandi dan rambut nya basah dia pun membungkus dengan handuk.
Arka Melihat leher Alena yang sangat mulus dan bersih Serta Wangi badan Alena membuat Arka jatuh cinta.
Namun dia mencoba menahan nafsu nya, karena dia sudah sangat lama tidak bertemu dengan Perempuan-perempuan malam nya itu.
Mereka langsung makan.
"Hmmm ternyata gadis ini pandai masak Juga!" Batin Arka.
"Besok kamu masak aja di rumah yah, saya mual makan di luar!" ucap Arka.
"Baik tuan!" ucap Alena.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka selesai makan, Alena membersihkan bekas makan sementara Arka memerhatikan Alena dari meja makan.
Setelah semua nya selesai Alena menghampiri Arka.
__ADS_1
"Hmm saya dengar-dengar Tuan punya hobi nyanyi!" ucap Alena mendekati Arka.
"Trus?" tanya Arka.
"Hmm Kenapa saat aku lihat tuan nyanyi tuan pasti marah dan berhenti nyanyi?" tanya Alena.
"Itu bukan urusan kamu," ucap Arka dan pergi meninggalkan Alena yang makan jeruk.
"Eee tunggu dulu tuan!" ucap alena mengikuti langkah Arka ke kamar nya.
"Kamu ngapain sih?" tanya Arka.
"Aku mau dengar tuan nyanyi, penasaran sama Suara Tuan, sudah lama saya tidak mendengar nya!" ucap Alena.
"Gak usah ngarang kamu, kapan kamu mendengar saya bernyanyi!" ucap Arka.
"Tuan lupa atau gimana sih, Tuan gak ingat waktu tuan marah sama saya di Cafe, karena minuman tumpah!" ucap Alena.
Arka pun Mengingat nya.
"Jangan bilang kamu mau nyindir saya!" ucap Arka.
"Bukan Tuan," ucap Alena.
"Sudah lah kamu istirahat sana, saya mau istirahat!" ucap Arka masuk dan menutup pintu nya.
"Tuan! Tuan!" Panggil Alena.
Alena pun sangat kesal dia pun masuk ke kamar nya.
"Kalau kaya gini terus bisa-bisa aku kebablasan!" ucap Arka di balik pintu karena mengingat terus leher, Wangi dan juga bodi Alena.
"Ini gak bisa di biar kan aku harus mencari wanita pelampias nafsu ku, aku gak boleh melukai nya lagi!" ucap Arka dan mencari di handphone nya.
Keesokan harinya Seperti biasa'mereka berangkat kerja sama. namun pulang nya kali ini Arka menyuruh Alena terlebih dahulu.
Sudah bisa tebak lah, Arka mau kemana.
Alena pun menuruti nya Tampa menaruh curiga.
Malam hari Alena sendiri di rumah, namun tiba-tiba suara mobil Arka sudah terdengar dia mengintip dari jendela.
Namun ternyata Arka pulang dengan wanita sangat seksi cantik dan bodi yang sangat bagus, Mereka bergandengan mesra dan sesekali bercumbu.
Entah mengapa hati Alena sakit melihat itu, Arka membawa perempuan itu masuk.
Arka tidak menyadari kalau Alena sudah berdiri tidak jauh dari pintu Namun perempuan itu menyadari nya.
Sementara Richo sudah tergila-gila dengan sentuhan perempuan itu, dan mereka pun masuk ke kamar.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar yah, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Terimakasih 🙏***