Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 146


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi


Selamat membaca 🙂


Alena sedikit menyapu-nyapu rumah nya sampai magrib dia di sana setelah selesai melaksanakan sholat Maghrib Alena segera Pulang takut Arka mencari nya.


Namun sebelum pulang Alena terlebih dahulu singgah untuk membeli sate langganan nya karena dia sangat ingin.


Baru saja memakan sate itu tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Arka.


"Halo Sayang! Maaf yah hari ini aku telat pulang nya!" ucap Arka langsung setelah Panggilan di jawab oleh Alena.


"Kenapa mas?" tanya Alena.


"Malam ini kerjaan ku sangat padat!" ucap Arka.


"Oohh ya udah mas, jangan malam-malam yah pulang nya!" ucap Alena.


"Iyah sayang!" jawab Arka dan panggilan pun terputus.


Arka sedang bersama Ajeng di ruangan nya.


"Hmm sangat beruntung perempuan yang jadi Istri Pak Arka!" Batin Ajeng.


"Kalau Pak Arka Sudah punya Istri, lalu buk Alena adalah selingkuhan nya, karena pak Arka mengabari kalau dia telat pulang tentunya dia mengabari istrinya!" Batin Ajeng.


"Kenapa kamu diam?" tanya Arka Heran pada Ajeng.


''Eh enggak kok pak," ucap Ajeng dan dia segera membuka map yang di depan nya.


Arka memerhatikan Ajeng yang terlihat sangat gugup karena Ketahuan melamun.


"Kok pak Arka seperti nya memerhatikan aku yah, apa ada yang salah dengan aku!" Batin Ajeng.


"Saya minta sama kamu lain kali kalau lagi bekerja harus teliti dan juga jangan memikirkan yang lain, semua yang kamu ketik di Laptop ini salah!" ucap Arka langsung karena dari tadi dia melihat hasil kerja Ajeng.


Tiba-tiba jantung Ajeng berdetak sangat cepat.


"Ma-Maaf pak, itu yang bapak periksa salah, dan yang benar di bawah nya!" ucap Ajeng karena dia belum menghapus nya.


Arka segera memeriksa dan ternyata benar.


"Besok kita ada pertemuan di kerajaan Finansial! Kamu harus siap-siap kan berkas nya!" ucap Arka.


"Tapi pak saya belum pernah mempelajari sampai kerajaan Finansial karena dia baru saja bekerja belum banyak yang dia tau.


"Akan ada istri saya yang mendampingi mu!" ucap Arka.


Ajeng terdiam.

__ADS_1


"Istri? Apa yang di maksud pak Arka sih, mana mungkin istri paham karena yang paham ini semua hanya Bu Alena!" batin Ajeng.


Jam sudah menunjukkan pukul sembilan lewat Arka dan Ajeng Sudah Selesai dengan pekerjaan nya.


Ajeng mohon untuk keluar.


Sementara Arka beres-beres untuk pulang.


Arka keluar dari kantor dan Melihat Ajeng yang masih berdiri di teras ternyata di luar sedang hujan sehingga tidak ada Taksi yang lewat.


"Kamu kenapa belum pulang?" tanya Arka pada Ajeng.


"Eh Bapak! Hujan seperti ini sangat sulit untuk mencari taksi kebetulan hari ini saya tidak bawa mobil karena di pakai oleh ayah saya Pak!" jawab Ajeng apa adanya.


"Oohhh, kalau begitu biar lah supir saya yang mengantar kamu pulang!" ucap Arka.


"Tidak perlu pak, nanti juga hujan nya reda Bapak pulang saja dulu!" tolak Ajeng dengan sopan.


"Tidak ada satu pun yang berani memerintah saya apalagi bawahan saya, Dan saya juga tidak pernah menerima penolakan dari seseorang!" ucap Arka dengan Nada datar.


"Maaf pak!" ucap Ajeng tidak enak karena tidak sopan.


Mobil Arka pun sudah terparkir di depan.


"Pulang lah!" ucap Arka.


"Tapi dengan bapak sendiri bagaimana?" tanya Ajeng.


Ajeng segera masuk ke dalam mobil setelah Ijin dan mengucapkan terimakasih.


"Sangat banyak wanita di dunia ini yang keras kepala!" ucap Arka.


Dia baik pada Ajeng Karena pekerjaan nya sangat baik dan benar dia juga pintar dan kebetulan ini sudah malam dia tidak enak untuk meninggalkan Ajeng.


Arka pun menghubungi Supir nya yang lain untuk menjemput nya.


Tidak beberapa lama akhirnya Arka Sampai di rumah namun hujan tak kunjung reda.


Arka Masuk ke rumah namun Alena tidak menyambut nya seperti biasa karena mungkin Alena Sudah tidur.


"Sayang!" Panggil Arka sambil membuka pintu kamar.


Namun Alena tidak ada di dalam Arka mencari ke kamar mandi dan juga balkon Alena tidak ada dia pun bertanya pada pelayan.


Ternyata Alena pergi dari sore tadi, dan sampai sekarang belum ada kembali ke rumah.


Arka panik karena ini sudah sangat malam dan juga hujan Arka menghubungi Alena.


Panggilan pertama dan kedua tidak di jawab oleh Alena sehingga Arka sangat panik.


"Ya Allah Alena! Kamu di mana sih!" ucap Arka.

__ADS_1


Namun tiba-tiba dia melihat cahaya mobil di luar dia segera melihat dari jendela ke bawah.


Di bawah ada mobil putih yang terparkir Arka bisa menebak itu kalau mobil Adalah milik Aris.


"Ngapain Aris ke sini!" batin Arka dan segera turun.


Dan Terkejut nya dia melihat Alena yang turun dari mobil Aris di payungi oleh Aris.


Arka menatap tajam ke arah Alena dan Aris.


"Mas Arka! Kamu sudah pulang? Maaf yah aku telat pulang karena tad!" kata-kata Alena langsung di putus oleh Arka.


"Masuk!" ucap Arka dengan nada datar namun sangat menakutkan. Alena terdiam.


"Masuk!" ucap Arka lagi dengan suara sedikit tinggi karena Alena tidak kunjung masuk.


Alena segera masuk tanpa mengucapkan terimakasih kepada Aris.


"Kamu pulang!" ucap Arka pada Aris.


Aris mengangguk dan segera pergi meninggalkan halaman rumah Arka.


Arka Masuk menyusul Alena ke kamar ternyata Alena duduk di pinggir kasur.


"Kenapa kamu bisa pulang dengan Aris? Kemana saja kalian?" tanya Arka duduk di kursi.


"Mobil yang kami kendarai Tiba-tiba mati di tengah jalan dan tidak sengaja bertemu dengan kak Aris!" ucap Alena.


Arka diam mendengarkan.


"Aku baru saja dari rumah ku," ucap Alena.


"Kenapa kamu tidak mengabari aku kalau kamu ke sana, apa harus pulang dengan Aris!" ucap Arka lagi.


"Aku takut ganggu kamu dan buat kamu marah karena aku tidak ijin mas!" ucap Alena.


"Justru kamu pulang dengan pria lain membuat aku semakin marah!" ucap Arka.


"Aku minta maaf mas, lagian aku gak ngapa-ngapain sama Kak Aris dia hanya membantu aku saja!" ucap Alena.


Arka meninggalkan Alena Begitu saja dan masuk ke kamar mandi.


"Ya Allah kenapa mas Arka Sangat posesif sih, sementara niat kak Aris baik untuk mengantar kan aku pulang!" Batin Alena.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2